CALON ISTRIMU, MILIKKU!!

CALON ISTRIMU, MILIKKU!!
PUTRI ANGKAT ANTONIO


__ADS_3

Bryan terpaku menatap Antonio


"apa maksud tuan Antonio?". Bryan bingung.


"terhitung mulai hari ini alevnder menjadi putri angkat ku, aku telah mengubah segalanya Bryan, sekarang apa kau Masih Mau memaksakan kehendak mu, sebagai seorang ayah aku tak kan membiarkan kau mengganggu kehidupan putri kecil ku". lavender terpana kemudian menatap Antonio. ia tak habis fikir, betapa cepat nya Antonio mengubah identitas seséorang .


seorang pria parlente berjalan mendekati mereka bertiga Dan meyerahkan beberapa berkas pada Antonio. kemudian Antonio menyerahkan kan berkas itu pada Bryan


"kau bisa cek sendiri". Bryan dengan seksama membaca berkas itu, rahangnya mengeras kemudian ia menatap Antonio.


"mengepa kau melakukan Hal ini tuan, untuk apa kau mempersulit kehidupan putraku". Bryan tak terima atas apa yang telah dilakukan Antonio.


"kau keberatan Karna aku telah mempersulit hidup putramu, namun apa kau tak sadar.. kau telah mempersulit hidup keponakan mu serta gadis ini".


Bryan tak mampu berkata lagi. mungkin rangga Dan Rafael tak bisa melawan nya, namun kini Bryan lah yang tak mampu melawan Antonio. kekuasaan pria itu terlalu besar untuk di lawan.


" ayo sayang, kita pulang.. setelah ini ayahmu akan membutkan pesta pernikahan yang mewah untuk mu Dan Alex". Antonio langsung merangkul bahu lavender Dan membawa gadis itu pergi meninggalkan Bryan.


namun sebelum mereka pergi, tiba-tiba saja Valentin melangkah ke luar Dari mobil kemudian memanggil lavender.


" lavender".


mendengar suara yang sangat tak asing itu lavender langsung menoleh kemudian menatap Valentin. Hal itu juga membuat arimbi kaget, gadis yang sangat ia cintai itu tengah berdiri di Sana, bersama bryan.


Valentin berjalan mendekati lavender Dan memeluk sahabatnya itu, Valentin terisak. ia tak Tau apa yang harus ia lakukan kini.


" kembali lah lavender, menikahlah dengan Alex, aku Dan keluarga ku serta ayah mu dalam bahaya kini". ujar Valentin di tengah tangis nya, namun setelah mendengar Hal itu lavender langsung melepaskan pelukan nya.

__ADS_1


" apa kau sekarang memintaku untuk menyelamatkan mu Dan keluarga mu Valentin". ujar lavender.


" selamatkan kami lavender, aku sangat takut". ujar Valentin


" tapi ******* mu mengetakan Hal yang berbeda Valentin, kau tega mengorbankan aku hanya untuk menyelamatkan mu?.. mengorbankan kebahagiaan ku, mengorban kan segala yang ku punya hanya untuk mu Valentin, mengapa kau sungguh egois". lavender sangat kecewa Dan terluka. bisa-bisanya Valentin meminta lavender berkorban untuk nya tanpa rasa malu sedikitpun.


" bukan begitu maksudku lavender, kita bia menjadi keluarga , kau akan menikah dengan yoga .. aku akan menjadi ibu mertua mu nanti lavender, kita akan bertemu Setiap hari, kita bisa berbagai segalanya". valintin memegang tangan lavender mencoba meyakinkan sahabatnya itu.


" tidak Valentin, kau mengatakan tentang keluarga? kau saja tidak memikirkan tentang diriku, tentang arimbi.. kau hanya ingin kebahagiaan mu saja yang terwujud, sekarang apa yang kau inginkan .. kau sudah bersama dengan pria yang kau cintai itu.. tapi aku? aku harus brpisah dengan pria yang aku cintai Karna ulah kekasihmu, Dan sekarang dengan sangat tak berperasaan kau bercerita tentang keluarga dengan ku, kau sangat lucu". lavender menepis tangan Valentin.


"pikiran tentang ayah mu, ayah mu membutuhkan bantuan mu". Valentin kembali berusaha, ia berharap hati lavender akan tergugah.


"dia bukan ayah ku, ia. bahkan telah menjual ku pada orang demi uang".


"ayahmu hanya berharap kau lebih bahagia dengan menikah dengan yoga ". Valentin kembali mencoba memegang lengan lavender , namun lagsung di hentikan oleh arimbi.


" apa maksudmu arimbi, Karna kau lavender mengambil keputusan yang Salah, kita sama-sama Tau lavender sejak awal sudah mencintai yoga bukan Alex".


" ya, pada awalnya iya sebelum yoga melakukan Hal yang tidak sesonoh padanya , apa kau Tau bahwa pria itu telah memperkosa sahabatmu". arimbi naik pitam hingga akhirnya keluar lah pernyataan mengenai pemerkosaan itu.


" tidak, lavender melakukan itu dengan senang hati, ia bahkan menerima yoga begitu saja, apakah itu yang di namakan pelecehan". mendengar ucapan Valentin, lavender langsung mengangkat tangan nya Dan memukul wajah gadis itu.


" lancang nya kau Valentin". lavender meneriaki Valentin, Dan ini Kali pertama lavender melakukan itu


" mengapa kau memukulku, aku mengatakan yang sebenarnya".


" apa yang kau Tau Valentin?, semua yang yoga lakukan terhadap ku semata-mata agar ia bisa membalas dendam nya pada Alex .. lalu apakah kau membenarkan juga apa yang telah yoga lakukan padaku hah".lavender mendorong tubuh Valentin .

__ADS_1


" yang penting sekarang yoga akan mempertanggung jawabkan segala perbuatan nya, mengapa kau malah tak terima". lavender menghembuskan nafasnya kasar, ia sangat marah. Valentin telah menutupi matanya, ia bahkan menggunakan segala cara agar lavender Mau kembali bersama dengan nya.


" mata mu telah di butakan oleh pria itu, kau bahkan sama sekali tak mara setelah Tau sahabatmu ini telah mengalami pelecahan , kau gila". arimbi menggelengkan kepalanya, ia tak habis fikir sama sekali.


" apa yang kau Tau arimbi, kita semua sudah sama-sama dewasa, melakukan *** itu sudah biasa.. jika keduanya menikmati Hal itu berarti itu buka pelecehan". Valentin tetap bersikukuh bahwa yang di lakukan yoga bukan lah kesalahan. andai Valentin Tau bagaiamana yoga terakhir Kali memaksa lavender, bahkan dingin nya lantai kamar mandi serta aliran air itu tak menyurutkan hasrt nya utuk mempermain kan tubuh lavender mungkin Valentin tak kan berkata seperti itu.


"apa itu sama artinya dengan apa yang telah kau lakukan dengan SI tua bangka itu?". arimbi menarik tubuh lavender kemudian membawa gadis itu pergi. Antonio yang sejak tadi berada di antara mereka sengaja tak melakukan apa-apa.


ia sengaja agar perselisihan diantara ketiga orang itu selesai, agar tak ada keributan lagi di kemudian hari.


"tunggu, apa Karna aku tak membalas cinta mu makanya kau sangat kasar padaku arimbi". Valentin menarik lengan arimbi hingga menghentikan langkah kaki pemuda itu.


"tidak, aku bahkan menyesal telah mencintai dirimu dengan sangat". arimbi meludah. belle terbelalak setelah pengakuan Dari Valentin . ia langsung berjalan menghampiri mereka.


"jadi kau gadis yang sudah membuat keponakan ku patah hati, oh ya tuhan". belle langsung menatap arimbi kemudian tertawa terbahak.


"apa yang kau tertawakan". Daniel berteriak .


"yang benar saja, maksudku.. keponakan kita mencintai gadis seperti dia, kau lebih baik mencari wanita prancis untuk kau nikahi Dari pada gadis ini arimbi". lanjut belle.


"apa maksud mu, apa aku sangat tak pantas untuk di cintai". Valentin merasa tak terima atas apa yang di katakan belle.


"tentu, gadis seperti mu tak pantas untuk keponakan ku yang Tampan ini.. ayo pergi anak-anak, acara di sini sudah mulai membosan kan".


lavender juga arimbi berjalan mengikuti belle, mereka memasuki mobil kemudian mulai meninggalkan tempat itu, Dari kaca spion lavender melihat jika Bryan memukul wajah Valentin dengan sangat keras hingga gadis itu jatuh tersungkur.


" biarkan saja, itu bukan lagi urusan kita".

__ADS_1


__ADS_2