CALON ISTRIMU, MILIKKU!!

CALON ISTRIMU, MILIKKU!!
SALAH LAWAN


__ADS_3

Lavender berdiri di bawah manara Eiffel, ia menatap nya dengan takjub.


"Apakah memurutmu itu sangat indah". Daniel berjalan mendekati lavender.


"Ya, Hal terindah setelah Alex". Ujar lavender malu-malu.


" Apa kau sangat menyukai pria itu? ".


" Aku, sangant mencintai dia". Jawab lavender tegas. Namun Daniel mendengar nya sebagai sebuah peringatan. Alex sungguh beruntung , bahkan ketika lavender berada sangat jauh namun kekasih nya tetap memberikan benteng tinggi pada pemuda lain untuk mendekatinya.


"Alex sangat beruntung memiliki mu, tadinya aku berharap bisa membuatmu jatuh cinta padaku, tapi sepertinya pesona Alex telah menutupi mata mu ". setelah mengatakan itu Daniel langsung tertawa.


" Kau tak kan bisa membuatku jatuh cinta Daniel, kau lebih cocok menjadi kakak untuk ku". Lavender tersenyum kemudian menarik lengan Daniel Dan bergelayut pada nya.


" Baiklah adik ku, besok aku akan mempersiapkan segalanya". Lavender menatap Daniel.


" Apa maksudmu Daniel". Ujar lavender.


" Kau akan menjadi adik ku yang sebenarnya, Dan sepertinya ayah akan mengabulkan nya". Daniel ikut tersenyum


" Benarkah? ". Lavender tertawa bahagia.


" Tentu saja, jika kau kembali ke Indonesia Maka tak ada lagi yang bisa menyentuh hidup mu, termasuk ayah kandung mu ". Mendengar ucapan Daniel membuat lavender tenang.


" Terimakasih Daniel". Ucap lavender.


" Jadi kita akan punya adik baru Daniel". Belle yang sejak tadi berdiri di belakang mereka langsung merangkul pundak lavender.


" Tentu".


" Aku akan lebih sering membawa mu berbelanja, kau seperti manequeen hidup , aku sangat suka mendandani mu , ma ravissante sœur". Lavender cemberut ketika belle kembali menggunakan bahasa prancis ketika berbicara dengan nya.


" Aku akan mengajarimu". Danie langsung tertawa sambil mengacak rambut lavender.


"Kau harus berjanji padaku". Lavender ikut tertawa .


Di tempat lain, rangga mencoba menghubungi Alex Karna ternyata Bryan kembali menarik Dana yang telah di berikan pada rangga. Ia merasa bodoh Karna telah mengikuti apa Mau Bryan. Dan kini perusahaan nya kembali coleps .

__ADS_1


Rangga terus menghubungi ponsel Alex , namun Alex tak juga mengangkat panggilan Dari rangga. Alex Tau jika rangga menghubungi nya, namun ia sengaja tak Mau mengangkat telepon itu.


Alex sangat marah, ia bahkan sangat kecewa pada sikap rangga, harusnya ia Dan lavender sudah resmi menikah namun Karna keserakahan rangga Maka pernikahan mereka harus di batal kan sekarang. Terlebih lagi Alex harus berjauhan dengan lavender entah untuk waktu berapa lama.


"Siapa yang meneleponmu?". Rafael bertanya pada Alex ketika ia memasuki kamar putranya itu


"Rangga". Jawab Alex.


"Perusahaan nya kembali koleps Karna Bryan telah menarik kembali uang yang telah ia berikan". Ujar Rafael.


"Aku Tau, dia sepertinya ingin meminta pertolongan padaku". Alexander menghembuskan nafasnya dengan berat.


"Jangan ikut campur lagi dengan pria itu Alex, bagaiamanpun dia telah membuat hidup ku sempat dalam bahaya". Setelah mengatakan itu Rafael meninggalkan Alex.


Ponsel Alex kembali berdering, Kali ini bukan Dari rangga, namun Dari lavender. Dengan cepat Alex meraih ponselnya Dan menerima panggilan itu.


"Aku pikir kau Masih marah padaku , Maka nya aku tak berani menghubungimu". Alex langsung berkata seperti itu ketika ia mengangkat panggilan telepon Dari lavender.


"Aku tidak marah, Karna aku Tau yang kau lakukan untuk kebaikan dirimu Dan perusahaan kalian". Jawab lavender.


"Bagaiamana dengan kota Paris, apakah indah?". Alex bertanya sambil merebahkan tubuh nya di atas ranjang


"Sejak kapan kau jadi jago merayuku , sayang". Alex meraih banyak kemudian memeluknya.


"Sejak aku bersama mu". Jawab lavender tanpa rasa malu.


"Calon pengantin ku yang cantik, bersabarlah dulu.. jika saatnya tiba aku akan datang menjemputmu".


"Aku akan menunggu mu, aku sangat mencintai mu Alex". Mendengar kata cinta yang di ucapkan lavender membuat pria itu semakin tergila-gila.


"Aku juga mencintaimu lavender". Jawab Alex. Malam itu Alex sangat bahagia, ia berharap kalau kebahagiaan nya Kali ini bertahan lebih lama.


"Jangan terlalu lama Alex, kau harus sesegara mungkin menjemput ku". ujar lavender malu-malu


" rupanya ada yang sangat merindukan ku ". Alex tersenyum sambil membenarkan wajahnya ke bantal.


" apa kau tak meriñdukan ku". lavender cemberut, bagaiamana mungkin Alex tak meriñdukan nya.

__ADS_1


"aku sangat merindukan mu, selain RINDU aku juga..". Alex menggantung kalimat nya .


"juga apa ". lavender bingung, mengapa Alex tak menyelesaikan kalimatnya.


"aku merindukan segalanya tentang mu lavender , dirimu, senyummu, pelukan mu ciuman mu serta wangi tubuhmu, aku sangat merindukan nya". mendengar Alex mengatakan itu membuat lavender benar-benar malu saat ini.


pikiran nya kembali ke malam terakhir mereka bersama, bagaimana Alex memperlakukan nya. Karna tenda yang tak begitu besar Maka ruang gerak mereka pun sangat terbatas. namun bukan itu masalahnya, Alex pria yang sangat berpengalaman, Maka mudah saja bagi Alex untuk membuat gadis itu melayang.


lavender Masih ingat dengan jelas betapa gagah Dan perkasa nya Alex ketika memasuki tubuhnya. bagaiamana *******-demi ******* Lolo's begitu saja Dari bibirnya. mengingat Hal itu saja membuat lavender malu.


"apa yang kau lakukan, mengapa kau diam saja". Alex mengejutkan lavender, pikiran lavender sedang bertraveling saat itu.


"pikiran ku sedang jalan-jalan, Alex". jawab fajrina.


"apa yang kau fikirkan , sayang". Alex bingung maksud perkataan lavender.


"aku , sedang mengingat malam terakhir kita bersama". mendengar lavender mengatakan itu, Alex langsung bangun Dari tidurnya.


"kau, nakal sekali rupanya ". bulu kuduk Alex berdiri, ia mulai gelisah. ia kembali mengingat Hal itu , di mana erangan serta ******* lavender memenuhi tenda mereka.


"bukan ya nakal, aku hanya sedang bersikap jujur, harap di makhlumi, namanya juga RINDU". ujar lavender di selingi oleh tawanya


malam itu alexander Dan lavender melepaskan RINDU mereka, mereka berbicara sampai lavender mendengar dengkuran kerasa Alex.


"lavender ". arimbi menepuk pundak sahabatnya itu.


"ya". jawab lavender sambil menatap pemuda itu.


"ayo pulang".


"ya". lavender berjalan berdampingan bersama arimbi, lalu tak lama kemudian di susul Daniel Dan juga bella. namun ada yang aneh di Sana, ada beberapa orang berpakaian serba hitam mengikuti mereka. belle memberikan kode pada Danie, Daniel tersenyum kemudian mengangguk kan kepalanya.


kini mereka sudah berada di dalam satu mobil yang sama, hanya arimbi Dan lavender yang tak menyadari bahwa mobil yang mereka tumoangi sedang di ikutin van hitam dengan selusin orang di dalam nya.namun Daniel Dan belle merasa tak takut sama sekali, mereka bahkan terlihat sangat tenang.


kemudian ketika merasa tempatnya cocok van hitam itu sangsung memotong laju kendaraan Daniel. arimbi Dan lavender kaget, tapi tidak dengan Daniel.


"belle, turunlab". ujar Daniel, ia membuka jass nya kemudian turun Dari mobil Dan kini Daniel berserta belle berhadapan langsung dengan pria-pria nertubuh gagah itu.

__ADS_1


"kau Salah lawan". Daniel mengerahkan suaranya, Karna Daniel Tau siapa orang yang tengah duduk di dalam mobil van itu


__ADS_2