Caroline'S Story

Caroline'S Story
Episode 10


__ADS_3

Aku bangun pagi" sekali sebelum Hans bangun. Aku mandi dan mengenakan pakaian sekolah. Aku turun dan menyiapkan makanan untuk 2 porsi. Setelah itu aku bergegas ke sekolah. Sangat pagi memang saat aku datang ke sekolah. Tapi itu lebih baik daripada harus pergi bersama Hans. Disekolah aku bertemu dengan senior Jonas. Dia menyapaku.


"Eh hai caroline" senior Jonas melambaikan tangan dan berjalan ke arahku.


Saat itu aku berada di koridor sekolah melihat jendela karena sekolahnya sepi. Untung ada orang.


"Oh hai senior" aku membalas lambaian tangannya.


" Wah sepertinya aku melihat hal yang luar biasa" dia berkata sambil tersenyum.


"Apa?" Aku penasaran


"Kau.....kau tidak pernah datang pagi pagi sekali ke sekolah,kenapa sekarang datang pagi? Ada masalah di rumah?" Senior Jonas bertanya. Aku tidak bisa mengatakan jika aku menghindari Hans.


"Oh tidak, aku hanya ingin datang pagi untuk belajar saja" ah jawab asal sajalah.


"Ah kalau begitu kebetulan sekali,aku ingin meminta bantuan mu....yang waktu itu" senior Jonas mengingatkan ku tentang permintaannya yang di sela oleh Hans.


"Oh yang itu, baiklah aku bantu" aku menerima permintaan senior Jonas.


"Bagus....ayo ke ruang komputer" Senior Jonas dan aku berjalan ke ruang komputer.


Di ruang komputer,aku menjelaskan apapun yang ditanyakan oleh senior Jonas. Kami juga bercerita tentang lelucon hingga melupakan waktu. Tiba tiba senior Jonas mengakui sesuatu.


"Caroline,apa kau sungguh tidak mengingat siapa aku?" Senior Jonas bertanya seolah aku pernah mengenalnya.


"Kau senior Jonas, anak kelas 2 sastra bahasa. Kau adalah seorang pria dengan wajah tampan, rambut coklat, dan....emm oh iya kau jugaa suka menggunakan kaos kaki berwarna hitam" aku mengatakan sesuatu yang aku ketahui tentang dia.


"Hanya itu? Tidak ada yang lain yang kau ingat?" Senior Jonas mencoba mengingatkan ku sesuatu.


"Tidak" jawab saja caroline daripada kau berpikir terlalu lama...keburu kelas dimulai.


"Sebenarnya rambutku bukan berwarna coklat dan penampilan ku tidak seperti ini,jika aku memberitahu mu penampilan ku yang sebenarnya pasti kau akan ingat kepadaku" Senior Jonas menegaskan.


"Oh....haaaaaaaaaa????what???jadi bagaimana penampilan mu?" Wih sepertinya aku akan mendapatkan rahasia tentang senior Jonas, setelah itu aku akan menjual rahasianya dan mendapatkan uang jajan tambahan....oh caroline kau benar benar pandai.


"Aku akan memberitahu mu, mari bertemu di taman kota dekat sekolah....kalau begitu aku pergi dulu ke kelas, terima kasih atas bantuannya" senior Jonas berkata sambil berdiri meninggalkan ruang komputer.


"Oh baiklah,sama sama" aku menjawab sambil berdiri untuk pergi ke kelas,heran kenapa senior Jonas memberitahu ku tentang hal dia yang sebenarnya.


Aku pergi ke kelas dan melihat Hans duduk dengan wajah datar dan cuek. Aku duduk di samping nya,Karena memang tempat dudukku disitu.


"Hei kau sudah makan makananmu?" Aku bertanya sembari melihat wajah Hans.


"Hm.." Hans memalingkan wajahnya. Ih sebenarnya apa yang terjadi? Kenapa dia begitu cuek kepadaku? Oh atau mungkin...... Makanannya tida enak? Aduh harus bertanya resep makanan enak dari ibu.


Sepanjang pelajaran,Hans tidak berkata apapun hingga pulang sekolah. Aku benar benar bingung,dia kenapa??? Astaga adakah yang tau Hans kenapa? Jika ada tolong tulis di kolom komentar^^


[BREAK ROOM]

__ADS_1


(PENGUMUMAN PENGUMUMAN!! DIMOHON SEMUA TOKOH DALAM CERITA BERKUMPUL KE RUANGAN WRITER.... SEKARANG!!! KALAU TIDAK DATANG, AKU BERJANJI AKAN MEMBUANG DIA DARI CERITA INI....sekian terima kasih)


Caroline: eh kenapa ini?


Hans: entah aku juga tidak tau..mari kita pergi


Olif: ayo pergi,jika tidak pergi aku akan di buang dari cerita...sudah 2 episode aku tidak ada di cerita..nanti aku tidak akan terkenal


Kevin: ayo lah jangan banyak bicara (menarik kerah olif)


Jonas: wah pasti aku akan diangkat menjadi tokoh utama pria


(Semua tokoh cerita pergi ke ruangan writer)


Caroline: yo! Apa kabar writer


Writer: oh kabar baik sayang


Olif: hii lesbi ya kau?


Writer: astaga monyet, nggak lah


Hans: ada masalah apa?


Kevin: kenapa memanggil kami?


Jonas: sudahlah umumkan saja kalau aku adalah pengganti Hans


Olif, Hans, Kevin, Jonas: oh iya itu


Caroline: ih kenapa itu masih dipermasalahkan? Hanya 3 buah corndog saja dipermasalahkan!


Writer: tenang,aku tidak mempersalahkan itu lagi karena,aku sudah menemukan pelakunya


Semua tokoh: Siapa?


Writer: ya kalian tidak akan menyangka siapa...karena si pelaku ada di sini


Olif: jangan jangan...


(Caroline gemetar dan berkeringat dingin)


Olif: kau Kevin


Writer dan tokoh lainnya: hah? What!!!!


Kevin: kenapa jadi aku?


Olif: Yo lah, kan dari dulu kau suka makan jadi kau lah pelakunya

__ADS_1


Writer: hih apa lah,bukan dia...oke langsung saja lah..kasian para reader lama nunggu siapa yang bersalah


Writer: dan pelakunya adalah dia si tokoh utama wanita (menunjuk caroline)


Caroline: aa...apa yang kk..kau katakan?


Hans: tidak mungkin caroline,dia tidak pernah kemari


Writer: eh eh eh kau mana tau,dia datang kemari di episode 2 dan memakan corndog ku, walaupun disini tidak ada cctv...tapi aku sudah langsung tau siapa pelakunya.


Olif: apa yang membuat mu menuduh caroline?


Writer: pertama,aku tidak pernah bertemu dengannya...ku kira dia akan datang besok atau kapan,tapi sampai episode 9 dia tidak datang


Caroline: di episode 9 aku datang lah...kau tidak mendengar aku datang


Writer: oh iya kah? Tapi saat aku selesai berbicara dengan temanku tentang kucingnya kenapa kau tidak ada?


Caroline: em Karena aku darurat... biasalah panggilan alam


Writer: oke, yang kedua....kenapa dia gemetar saat Olif berkata "jangan jangan" kau langsung berkeringat


Olif: oh benarkah?


Writer: ya, dan bukti yang paling kuat adalah..... JUMLAH CORNDOG YANG HILANG DI EPISODE 2


Hans: apa?


Writer: heyy coba pakai logika kalian,aku bertanya tentang corndog dan tidak memberitahu berapa jumlah corndog ku yang hilang,bahkan para pembaca juga tidak tau berapa jumlah corndog ku waktu itu...lalu kenapa dia bisa tau kalau jumlah ada 3? Berarti dia lah yang memakan makananku di episode 2


Caroline: em....iya iya aku mengaku,waktu itu aku ingin bertemu denganmu,tapi karena kamu tidak ada aku menunggu sangat lama hingga lapar. Lalu aku melihat ada makanan di atas meja mu,ku kira tidak ada yang makan jadi aku saja yang makan. Karena putus asa menunggu mu jadi aku pergi saja. Kau senang sekarang? Kau bisa membuangku dari cerita.


Writer: Tidak aku sudah memaafkan mu dah tidak akan membuangmu. Aku justru malah ingin berterima kasih kepada mu.


Semua tokoh: apa!!!!


Hans: berterima kasih?


Writer: yo, Karena caroline aku menjadi seorang detektif....wih sepertinya aku bisa menjadi detektif elite...tidak ku sangka aku pintar juga


Para tokoh: astaga(memegang kepala)


Writer: tapi!! Jika kalian ada yang memaksaku untuk menjadi detektif di ruangan ku sendiri lagi maka...."AKU TIDAK AKAN SEGAN UNTUK MEMUTILASI KALIAN DAN MEMBERIKAN TUBUH KALIAN KEPADA HEWAN BUAS...


Para tokoh: (menelan ludah)


Writer: tapi karena aku baik,jadi aku tidak akan melakukan itu, bukan tidak akan tapi belum saatnya


Hans: Astaga seperti nya writer memiliki jiwa psikotes...ayo kita pergi

__ADS_1


Jadi intinya adalah, mereka takut berbuat sesuatu yang akan menimbulkan jiwa psikopat yang ada pada writer. Astaga aku juga takut


Tunggu episode selanjutnya ya... sampai jumpa^_^


__ADS_2