
Pagi hari tiba. Di kelas guru memberikan banyak materi untuk persiapan ujian besok.
"Oh ya anak anak masalah kerja kelompok untuk ujian kemarin, kalian bisa bekerja kelompok oh aku juga telah memanggil senior kalian untuk membantu" pak guru berkata di depan kelas.
"Baiklah silahkan kalian masuk" pak guru mempersilahkan senior senior yang akan membimbing kami masuk ke kelas.
Saat aku menoleh ke depan kelas aku melihat banyak senior senior yang pintar dalam pelajaran. Wah ada senior Jonas dan senior Kevin juga.
"Baiklah kalian berhak memilih siswa yang akan kalian bimbing. Ingat maksimal 2 dan minimal 1. Paham?" Pak guru berkata kepada senior senior itu.
"Ya pak" semua senior menjawab.
"Em aku dulu yang memilih" senior Jonas langsung mengacungkan tangan.
"Baiklah,siapa yang kau pilih?" Pak guru bertanya kepada senior Jonas.
"Em aku pilih dia, wanita yang duduk dimeja tengah yang satu meja dengan pria disitu." senior Jonas menunjuk diriku.
"Oh caroline ya?" Pak guru bertanya kepada senior Jonas.
"Ya dia, apakah kau mau aku bimbing?" Senior Jonas bertanya kepada ku.
"Aku juga ingin dibimbing oleh anda senior" tiba tiba Hans berdiri.
"Eh?" Banyak murid yang bertanya tanya.
Tiba tiba Hans berjalan mendekati senior Jonas dan membisikkan sesuatu kepadanya. Kelihatannya mereka benar benar serius. Hans sepertinya dia sedang mengancam senior Jonas. Karena dari dari tampang senior Jonas dia tidak berdaya. Setelah itu Hans kembali ke tempat duduknya.
"Ah baiklah kalian berdua yang duduk di meja tengah, akan aku bimbing" senior Jonas menunjuk ke arah kami.
"Oh baiklah kalian berdua ikut Jonas untuk pembimbingan" pak guru menyuruh kami untuk mengikuti senior Jonas.
[Di Ruang Kelas]
"Baiklah kalian tidak masalah kan kalau aku yang membimbing kalian?" Senior Jonas menunjuk dirinya sendiri.
"Ah tidak masalah" aku melambaikan tangan tanda aku tidak memiliki masalah dengan hal itu.
__ADS_1
"Hm" Hans berkata sambil melihat ke bawah.
"Baiklah bagaimana kalau setelah pulang sekolah,kita belajar?" Wah saran senior Jonas benar benar bagus .
"Bagaimana kalau di rumah Hans?" Aku berkata dengan nada yakin.
"Kenapa di rumah Hans?" Tanya senior Jonas.
"Ya karena aku tinggal di...ummm" sebelum aku selesai berbicara, Hans menutup mulutku.
"Em maksudnya dia tinggal di dekat rumahku" Hans berkata sambil masih menutup mulutku.
"Oh baiklah kalau begitu, Hans nanti kirimi aku alamatmu. Aku pergi dulu" senior Jonas pergi meninggalkan kami.
"Ya senior sampai nanti" Hans berkata sambil tersenyum.
"Hosh...hosh...hosh...aku tidak bisa bernafas, kenapa kau menutup mulutku?" Aku benar benar geram.
"Oh ayolah,jika kau memberitahu Jonas kalau kita tinggal bersama maka dia akan memberitahu guru dan membuat mu tinggal di asrama. Apa kau mau?" Hans berkata dengan amarah.
[WRITER ROOM]
Olif bertanya kepada writer
Olif: writer sekarang diadakan ujian apa?
Writer: ujian kenaikan kelas
Olif: apaan!!!! Kami baru masuk sekolah tiba tiba naik kelas?
Writer: ya, beginilah aku. Aku malas berpikir. Lebih baik satu kali ujian saja
Olif: hei writer, apakah kau ingin cepat cepat menamatkan cerita ini?
Writer: Yup
Olif: kenapa?
__ADS_1
Writer: tsk....aku membantu mu. Kau hanya perlu belajar giat satu kali saja. Memangnya kau mau belajar 4 kali? Dan masih ada kelas 2-3, jadi jika kelas satu kau belajar 4 kali maka 4×3\= 12 kali. Wah kau mau belajar 12 kali?
Olif: tidak tidak mau
Writer: nah aku sedang membantu mu
Olif: wah writer kau yang terbaik ( Olif meninggalkan ruangan writer)
Writer:ck...ck..ckk....muahahahahaahaha
Writer: mau saja dia dibodohi. Padahal aku tidak sedang membantu dia. Aku hanya ingin menghemat kepintaran ku mengarang saja
??: Halah bilang saja kalau kau malas
Writer: siapa itu?
??: Hei kau tidak kenal suaraku?
Writer: astaga monyet...oh monyet (mengangguk) haa monyet?(kaget)
Monyet: Yo tambah 3 lagi.
Writer: apanya?
Monyet: gapapa.
Writer: kamu menguping?
Monyet: ya benar sekali
Writer: shtt...jangan katakan kepada siapapun
Monyet: apa untungnya denganku?
Writer: tenang jika rahasia ini aman aku kasi kau 3 sisir, pisang. Bagaimana setuju?
Monyet: wah oke
__ADS_1