Caroline'S Story

Caroline'S Story
Episode 20


__ADS_3

[Rumah Hans]


~♪♪♪♪♪♪~ telepon Hans berbunyi.


"Halo" Hans mengangkat teleponnya.


"....." Hans terdiam.


"Baiklah aku akan segera bersiap ke Inggris" Hans berkata sambil menutup telepon nya.


Pagi pagi sekali Hans sudah pergi ke Inggris tanpa mengabari caroline. Karena mendadak sekali jadi Hans tidak sempat menghubungi caroline, bahkan headphone nya tertinggal di rumah Hans.


[Rumah caroline]


"Bu, aku mau pergi sebentar" aku turun dan berpamitan kepada ibuku.


"Nak coba kau pergi ke rumah Hans" ibu sepertinya sangat cemas.


"Kenapa?"


"Begini, dari tadi ibu menghubungi Hans.... tapi tidak ada jawaban,jadi tolong coba cek apakah Hans baik baik saja"


"Ya... aku pergi dulu"


Aku berada di depan pintu rumah Hans. Aku mengetuk pintu berkali kali tapi tidak ada jawaban. Aku juga mencoba menghubungi Hans tetapi juga tidak ada balasan. Aku masuk ke rumahnya dengan menggunakan pin yang diberikan Hans. Disana aku mencari Hans dan tidak ada orang. Lalu aku menemukan headphone milik Hans tergeletak di atas meja. Aku langsung menghubungi ibu.


"Bu, Hans tidak ada di rumahnya.... Bahkan teleponnya ada di rumah"


"Baiklah akan aku bawa pulang teleponnya"


"Nak kau cari siapa?" Ada seorang bapak bapak yang datang menghampiri ku.


"Orang di rumah ini,apa bapak melihat nya?"

__ADS_1


"Oh Hans, iya aku melihatnya tadi pagi pagi sekali dia pergi membawa koper"


"Apakah dia pindah?"


"Tidak tau nak,tapi sepertinya dia sedang terburu-buru. Memangnya ada apa?"


"Tidak ada pak"


"Apakah kau kekasihnya Hans" astaga bapak kenapa kau bertanya seperti itu.


"Bukan"


"Oh ku kira, begini saja jika aku bertemu dengan Hans aku akan memberitahu bahwa ada seorang wanita cantik yang mencari nya"


"Oh siapa namamu nak?"


"Caroline pak"


"Iya pak terima kasih,oh ini headphone nya Hans bagaimana pak?"


"Emm...kau bawa saja,jika dibiarkan disini ntah apa yang akan terjadi. Ku lihat kau sangat baik,jadi mungkin Hans akan mempercayakan barangnya kepadamu. Bukankah kau sering datang kemari"


"Bapak selalu melihatnya"


"Em baiklah pak"


"Iya oke,bapak pergi dulu ya nak"


"Baik pak"


Aku berjalan pulang ke rumah. Sampainya di rumah aku mencari ibu dan memberitahu apa yang terjadi tadi. Setelah ibu memahami,aku langsung pergi ke kamar.


"Coba kita lihat apakah ada kontak yang dapat menghubungi Hans" aku mencari kontak yang bisa dihubungi, mungkin saja keluarga nya.

__ADS_1


"Lah kenapa semuanya togel" astaga memangnya dia bisa tau siapa yang menghubungi dia.


"Sudahlah sebaiknya ku menunggu sampai ada yang menghubungi hp ini"


Sudah berhari hari tidak ada yang menghubungi telepon Hans. Hingga libur musim panas telah selesai, Hans juga belum kembali.


Aku bersiap untuk masuk ke sekolah setelah liburan musim panas.


[WRITER ROOM]


Caroline: writer Hans dimana?


Writer: di Inggris


Caroline: kenapa dia tidak memberitahu ku sebelum dia pergi?


Writer: dia terburu buru


Caroline: apa yang membuatnya terburu buru?


Writer: mana ku tau saya bukan mamak nya


Caroline: kau kan writer harusnya kau tau karena kau yang membuat Hans pergi


writer: hey hey hey kenapa jadi aku?


Caroline: ya kamu lah...kau yang tau ceritanya


writer: heh kau tau aku sudah lama tidak mengupdate ceritamu ini...aku sudah lupa ide nya dan kenapa Hans pergi


Caroline: aku tidak mau tau..cepat ingat ingat ide membosankan mu itu


writer: hm...

__ADS_1


__ADS_2