
Pagi hari di rumahku. Ibu menyuruh ku untuk pergi sarapan bersama Hans.
"Nak jangan sarapan disini,ini ambil ini... pergilah ke rumah Hans.. sarapan mu ada di sini juga.... setelah itu ke sekolah sampai jumpa Babay...anakku belajar yang rajin muach" ibu berkata tanpa jeda serta mendorong ku keluar dan menutup pintu.
Apa yang ibu lakukan??? Aaa ku bakar saja ni rumahhh......aaaaaaa. Sudahlah aku lapar mau makan saja. Aku berjalan ke rumah Hans dengan penuh emosi.
Sampai di rumah Hans aku mengetuk pintu. Dan ketika Hans membuka pintu, aku langsung masuk dan langsung menyiapkan sarapan.
"Hey kau kenapa?" Hans bingung.
"Makan cepat" aku menatap nya dengan amarah.
"Baik" ekspresi tidak berani menjawab
~Dug~ aku meletakkan gelas dengan tenaga dalam.
"Kau tau tadi di rumah aku jttjsjts jg thttkqtteuptoyfkyfjzgnfhdskyajtsukshfnfxnxbxhdajksyreuk5+;'!"?-*+_$*+&*&+$+"+&&$?-"("-?"?+"(-"-!!#(&*tjsgkdkydjfwjshtdjgxj($!&$!-$(kgstjsgmdmgyi& ku sndkgsmsngzg+#(!&*&+$_)-_-?*" aku menjelaskan panjang lebar kepada Hans.
"Emm cobalah untuk menjelaskan dengan tenang" Hans tertekan karena tidak bisa menerjemahkan bahasa elien.
"Tidak mau, terlalu panjang" aku kembali duduk dan makan.
"Aku tau kau emosi,tapi kau harus menyikapi nya dengan tenang" Hans menasehati ku
"Tenang? Okeh aku akan mencoba menjadi kalem" aku mencoba diam dan tenang. Tapi bayang bayang pagi tadi terus saja menghantuiku.
"Aaaa aku prustasiiii" aku berdiri dan memegang kepala karena geram.
Hans berdiri lalu memegang tanganku dan meletakkan tanganku ke dadanya.
"Apa yang kau lakukan?" Aku berkata dengan wajah datar.
"Rasakan detak jantungku,ini akan membuat mu tenang" Hans tersenyum.
__ADS_1
Aku merasakan detak jantungnya. Rasanya benar benar tenang. Seperti beban yang aku pikirkan tiba tiba menghilang. Hingga aku sadar ternyata aku memeluk Hans saat mendengarkan detak jantungnya.
"Sudah tenang?" Hans bertanya
"Eh maaf,aku tidak sengaja" aku langsung mendorong diriku untuk menjauh.
"Baiklah ayo berangkat ke sekolah" Hans menarikku dan kami pergi ke sekolah.
[Sekolah]
"Anak anak ku yang aku cintai" pak guru berkata sambil memegang kaca mata nya.
"Bapak" murid mengacungkan tangan.
"Maaf saya bukan bapak mu" pak guru mengangkat kacamata nya
"Lah tadi katanya •anak anak ku yang aku cintai• itu artinya kan" murid lain menjelaskan
"Anak anak orang yang saya ajarkan tentang pelajaran, bapak ingin memberitahu bahwasanya besok adalah libur musim panas" pak guru membaca dari buku catatan.
"Pak kalau besok hujan?" Murid mengacungkan tangan.
"Tak mungkin,orang namanya aja liburan musim panas ya berarti panas terus" pak ini bahas apa ya pak. Aku bingung.
" Lah kalau seandainya hujan?" Ni anak satu lagi nanya ja kerjaannya.
" Ya kalo gitu anggap saja hari itu liburan musim hujan" pak guru sepertinya pasrah.
"Oh baik pak" nah menurut juga akhirnya.
"Nah iya, jadi setelah liburan musim panas hujan,kalian akan naik kelas. Itu berita bagus untuk bapak" pak guru tersenyum.
"Lah kok berita bagus untuk bapak?" Astaga apa ini? Nanya ja kau ni.
__ADS_1
"Woa ya iya,sebab bapak tidak usah mengajari para satwa liar lagi...sekian pengumuman nya...bapak pergi dulu yeee" pak, sepertinya bapak harus pensiun.
Kami pun pulang Dengan raut wajah gembira.
[Cafetaria]
Writer sedang bertemu dengan teman temannya. Writer itu manusia normal jadi wajar dia punya teman.
Teman 1: eh kau sudah dengar lagu yang aku kirim ke kamu itu?
Teman 2: oh yang itu bagus banget loh... liriknya bener bener sama kaya perasaan ku yang bahagia
Teman 1: ya benar benar mewakili hatiku
Writer: emang lagu apa yang kalian bicarakan....
Teman 1: oh judul nya apa sih anuu.....eh apa judulnya?
Teman 2: oh judulnya"Lingsir wengi" katanya lagu dari negara Suriname kan?
Writer tercengang
Writer (berkata dalam hati): Lingsir wengi? Suriname? Mewakili hati? Astaga Lingsir wengi kan lagu manggil mbak Kunti.....haw haw juga mereka.
Writer: em coba kalian search gugul or kalian cari di yourube lagu "Lingsir wengi beserta maknanya" pasti keren.
Teman 1-2: oh ayo ayo...
~Baaaa~ mereka tercengang dengan makna lagunya.
Writer: nah lagu itu memang mewakili hati kalian, cocok sekali dengan perasaan kalian.....aku pergi dulu para fans mbak Kunti....dada
Setelah kejadian itu,teman teman writer mencari asal usul lagu yang mereka dengar. Nah untuk kalian juga, cari dulu asal usul lagu yang akan kalian gunakan untuk membuat video. Karena jika anda tidak tau apa yang disampaikan oleh lagu itu maka orang orang akan menganggap anda tidak waras. Ya kali lagu yang bertema sedih, frustasi, ingin bunuh diri, kejamnya dunia di jadikan tarian kebahagiaan kan gak lucu.
__ADS_1