Caroline'S Story

Caroline'S Story
Episode 6


__ADS_3

Sepulang sekolah aku bertanya kepada ibuku. Ibu menjawab ku seperti sedang menjawab seorang penjahat yang tengah di interogasi.


"Ibu aku pulang" aku melepas sepatu dan menemui ibu.


" Oh kau sudah pulang? Ganti bajumu dan cuci tangan lalu turun kebawah untuk makan" ibu berkata sambil menaruh makanan di meja makan.


Aku naik ke kamar berganti baju dan mencuci tanganku setelah itu turun ke bawah. Aku duduk di meja makan dan mengambil makanan.


"Ibu, apa kau tau alamat ini?" Aku memberikan kertas yang berisi alamat rumah Hans.


"Ini apartemen di belakang mall Bulan, kenapa bertanya?" Ibuku memberikan kertas itu kembali.


"Oh setelah ini aku ingin pergi ke sana" aku berkata sambil makan.


"Hah kerumah siapa?" Ibu bertanya dengan nada terkejut.


"Rumah teman sebangku" aku menjawab dengan jujur.


"Pria atau wanita?" Ibu kau sangat penasaran.


"Pria" aku menjawab dengan wajah tenang.


"Tampan tidak?" Ibu kau benar benar aneh.


" Lumayan" lagi lagi ku jawab dengan jujur dan wajah tenang.


"Sudah punya pacar belum?" Astaga ibu!! Kau sedang menginterogasi ku.


"Tidak tau" aku memalingkan wajah.


"Aaa.... baiklah aku mengerti,bawa makanan untuk dia oke akan aku siapkan sebentar" ibu pergi untuk menyiapkan makanan.


Aku makan sambil melihat tingkah ibu yang sedang menyiapkan makanan. Baru pertama kali aku melihat ibu sangat girang. Setelah selesai makan aku pergi ke rumah Hans. Aku sudah berada di depan rumahnya. Aku ingat dia menyuruhku untuk meneleponnya setelah sampai di depan rumah nya.


"Halo Hans" tersambung.

__ADS_1


"Siapa?" Dia bertanya dengan nada lemas


"Aku caroline" aku mengatakan dengan nada khawatir.


"24434 kodenya masuklah" dia mengatakan dengan nada lemas. Dan tiba-tiba....


~Bruk~


"Hans!!! Hei kau kenapa? Tunggu aku akan masuk" aku menerobos masuk dan melihat Hans terbaring lemas di lantai.


"Hans!!" Aku berteriak dan mengangkat Hans untuk duduk di sofa.


~gruk...gruk....gruk...~


Suara ini....sepertinya Hans lapar. Aku membawa makanan. Untungnya ibu menyuruhku membawa makanan. Aku membuka makanan dan menyuapi Hans.


"Hans kenapa kau bisa sampai kelaparan? Dimana orang tuamu?" Aku bertanya dengan nada khawatir.


"Aku tinggal sendiri di rumah, tidak ada yang tinggal bersamaku" Hans mengatakan dengan wajah sedih.


"Jadi kau tinggal sendiri di rumah ini? Memangnya kau bisa menjaga diri?" Aku sangat khawatir.


Aku geram dan langsung memeluk Hans untuk menenangkannya. Aku menepuk pundaknya dan mengelus kepalanya.


"Lain kali, aku akan membawakan sarapan untukmu dan kau harus ikut aku pulang ke rumah" aku meyakinkan Hans agar mau ikut denganku.


"Untuk apa kerumahmu?" Dia bertanya dalam pelukanku.


"Hei kau akan makan dirumahku sebelum kau pulang kerumah mu... sekalian belajar bersama...jadi kau harus membawa pakaian ganti" aku melepaskan pelukanku.


"Aku akan merepotkan mu" Hans berkata dengan wajah tersipu. Kenapa dia tersipu? Oh mungkin karena aku menyuruhnya makan di rumahku jadi dia tidak takut kelaparan lagi.


"Tidak, aku akan memberitahu ibu kalau mulai besok aku akan mengontrol makananmu" aku berkata dengan yakin.


"Baiklah, ayo kita mulai merangkum" Hans mengambil buku catatan temannya di atas meja.

__ADS_1


Aku dan Hans merangkum bersama hingga waktu menunjukkan kalau sudah sore. Aku berpamitan kepada Hans dan pulang. Sesampainya di rumah,aku menceritakan hal yang terjadi di rumah Hans kepada ibu.


"Jadi begitu Bu Ceritanya" aku menjelaskan panjang lebar.


"Oh begitu, kasihan sekali temanmu. Baiklah,bawa dia kemari setiap hari. Ibu akan memasakkan makanan untuknya" ibu benar benar semangat ya, jadi masalah ini selesai.


"Baik Bu" aku benar benar bahagia melihat ibu setuju.


[WRITER ROOM]


IBU CAROLINE DATANG KE RUANGAN WRITER.


Ibu Caroline: writer hai


Writer: hai bibi


Ibu Caroline: apakah calon menantuku orang yang baik?


Writer: emm ya begitulah


Ibu caroline: besok menantuku akan datang ke rumah, aku akan memasak apa ya?


Writer: kalau bibi ingin memasak, bisakah aku meminta untuk dimasakkan corndog?


Ibu caroline: condong? Apa itu?


Writer: corndog itu makanan yang isinya daging dan keju Mozarella


Ibu caroline: apakah menantuku suka?


Writer: tidak tau


Ibu caroline: kalau begitu aku tidak akan membuat condong


Writer: kenapa bi?

__ADS_1


Ibu caroline: menantuku butuh gizi seimbang, jadi akan ku buatkan makanan yang sehat,makanan itu tidak cocok untuknya (mengibaskan tangan)...kalau begitu sampai jumpa writer (pergi meninggalkan ruangan writer)


Writer: kenapa nasibku begini?? Corndog ku hilang....mau masak lagi juga males....aaa sudahlah aku pesan di Bofood saja


__ADS_2