CEO CANTIKKU

CEO CANTIKKU
Episode 12


__ADS_3

Ara bangun dengan keadaan seluruh tubuhnya di penuhi dengan ****** dan rasa sakit, ia melirik pria yang masih tertidur pulas di sampingnya, kembali bayangan itu terlintas, mahkota yang dijaganya untuk suami suaminya kelak, telah di renggut paksa oleh orang yang kejam dan tak berperasaan seperti the black king.


Ara menangis semakin kencang, hingga membuat Alston terbangun dari tidurnya, dia duduk dengan keadaan yang masih telanjang, dan menghadap Ara.


melihat keadaan Ara yang sangat hancur tidak membuatnya kasihan. malah, dia melanjutkan kegiatannya lagi setelah melihat tubuh mulus milik Ara, dan sekali lagi Ara di perkosa oleh orang kejam itu.


000


"Huft kemana saja Ara, kenapa tidak bisa dihubungi. " sang sekretaris yang juga menjadi sahabat Ara, cemas dan risau dengan keadaannya, ia merasa ada hal buruk yang menimpa sahabatnya.


Pada malam hari, tepat pukul 11 malam, saat Rahma sedang lembur di kantor, handphonenya berbunyi, dan tertera nama sang presiden direktur, dengan cepat Rahma mengangkatnya dan mencerca Ara dengan pertanyaan yang bertubi tubi.


tetapi Ara tak kunjung membuka suara, dan hanya mengatakan "aku baik baik saja, dan sedang menenangkan diri, tolong jangan Ganggu aku, dan suruh wakilku untuk mengerjakan pekerjaanku, aku mengandalkanmu untuk mengawasinya, aku harap kalian bisa bekerja sama dengan baik." setelah itu sambungan langsung terputus.


000

__ADS_1


Ara merasa tubuhnya sangat kotor, hingga dia berkali kali membasuh tubuhnya, dan tetap jijik dengan dirinya saat ini, apalagi saat melihat noda darah di sprei Alston, membuatnya semakin hancur.


saat dia di bawah shower dan sibuk menangis, tiba tiba ada seselrang yang memeluknya dan mengecup punggungnya. langsung saja Ara mendaratkan tamparan keras di pipi orang yang kurang ajar tersebut.


dengan cepat Ara meraih jubah mandinya dan keluar dari kamar mandi dengan tergesa gesa, melupakan rasa nyeri di areanya.


"Aku akan mengembalikan perusahaanmu, dan akan memberika salah satu perisahaan cabangku untukmu. "


suara sexy seorang pria yang baru saja keluar dari kamar mandi, menbuyarkan lamunan Ara yang sedang duduk di depan kaca, sembari melamun dengan rambut yang masih basah.


melihat wanita itu tetap diam, tua muda Stewart yang tak lain adalah Alston stewart, segera berganti baju dan pergi, meninggalkan Ara sendirian di kamar itu.


Ara ingin sekali pergi dari rumah itu, tetapi dia tidak akan bisa, semuanya telah di sita, dan perutnya berdemo untuk diisi, karena sejak kemarin, tenaganya telah habis oleh nafsu bejad Alston Stewart yang sangat kejam.


bingung karena bajunya sudah tak berbentuk, ia membuka lemari Alston, dan terdapat pakaian dalam dengan ukurannya, dan surat yang berisi bahwa pakaian dalam itu untuk Ara. setelah memakai pakaian itu, Ara kembali di pusingkan dengan pakaian, karena menyerah mencari, akhirnya Ara memutuskan untuk memakai pakaian Alston.

__ADS_1


Gadis itu menuruni tangga dengan linglung, mencari ruang makan di rumah yang sangat besar itu, dan kebetulan sekali, sekretaris Alston berada di dekat Ara berdiri.


Ara menghiraukan rasa sungkannya kepada pria tampan di depannya, dia bertanya dan merengek untuk makan, hingga akhirnya sekretaris itu pun menyetujui permintaan Ara setelah di beri kode oleh Alston yang diam diam memperhatikan gerak gerik Ara.


"hei pak tampan, siapa namamu? ternyata kamu pandai memasak ya? jangan jangan si ******** itu selalu menyuruhmu memasak ."


Ara berkata dengan menyendokkan nasi goreng di mulutnya.


"Siapa yang menyebutku ********. "


Ara sangat terkejut mendengar suara itu, dan langsung menundukkan kepalanya dengan tubuh gemetar, sedangkan sang sekretsris pun memberikan hormat pada tuannya.


"Kemarilah, aku akan menyuapimu. "


mata Ara melotot mendengar itu, dia sangat bingung, kenapa sikap si bastard berubah jadi sangat lembut dan manis?

__ADS_1


__ADS_2