
Hari itu, suasana di kantor sangatlah sibuk, para karyawan sangat serius mengerjakan tugasnya masing masing, tak terkecuali Ara.
Di kala Ara harus berhadapan dengan begitu banyaknya berkas dan dokumen, ponsel Ara berdering.
drt..
drt...
lama dering itu berbunyi, hingga pada akhir deringan Ara pun menjawabnya tanpa melihat namanya terlebih dahulu
"ms. kyle speaking"
"Aku ada di rumahmu."
panggilan itu langsung di akhiri begitu saja oleh penelepon. Ara melihat, siapa yang menelfonnya, dan mengganggu dia di hari yang sibuk ini.
Wanita itu melihat layar telfonnya, dan panggilan tadi dari William Johansons.
deg
apa - apaan ini, apakah takdir seolah mempermainkannya? Ara sudah 2 kali patah hati, dan kini dia memutuskan sendiri, karena sudah tidak tertarik dengan cinta. Tetapi hari ini?! WILL MENELFON UNUTUK PERTAMA KALINYA!!!!
dengan buru - buru Ara keluar dari kantor, hingga karyawan melihatnya dengan tatapan bertanya.
"Aku harus cepat bertemu will. "batin Ara dengan semangat.
__ADS_1
Ara lebih memilih untuk mengendarai mobil sportnya sendiri, dan dengan cepat Ara sampai di mansionnya.
"hmm Will.. Sedang apa kamu di si.. "
belum sempat Ara menyelesaikan ucapannya, wil sudah menciumnya terlebih dahulu.
"Aku mencintaimu. "
Seketika Ara merasa ada berjuta kupu kupu di hatinya, dia merasa terbang ke langit ke tujuh.
dengan cepat Ara segera membalas ungkapan Will.
"AKU JUGA MENCINTAIMU WILL. SANGAT MENCINTAIMU. " ara sangat bersemangat dengan hal ini, ternyata perasaannya tidak bertepuk sebelah tangan.
Tak lupa juga Ara menbalas ciuman will dan memeluknya. Will menyunggingkan senyuman yang sulit di artikan, wajah iblisnya muncul saat berada di pelukan Ara.
000
"RAHMAAAAAAA DI MANA KAMU CANTIK."
Sikab abstrak dan Random seorang Arafa Kylie bryan kembali muncul, dan sahabatnya yang sangat hafal dengan tingkahnya pun memutas matanya dengan jengah, dia tidak tahu apa apa, tetapi datang datang malah teriak teriak di apartement.
"Ada apa? kenapa bahagia sekali. "
"Aku jadian dengan Will. "
__ADS_1
"Hah?! seriously?!"
"That's right, I've got her heart."
"Ya sudahlah, aku akan pergi berkencan malam ini. BYEEE CANTIK. "
pintu apartment tertutup dan Rahma tersenyum tulus di mukanya
" Semoga kamu selalu bahagia Ra. "
000
"Will mengajakku makan malam di sebuah restaurant hotel yang sangat mewah, aku harus berdandan secantik mungkin. "
Ara berangkat dengan jantung yang berdegup kencang layaknya remaja yang sedang jatuh cinta, tetapi itulah perasaannya.
sesampainya di sana, Ara memasuki restaurant, dan ada seorang pelayan yang langsung mendatanginya, dan mengantarkan pada meja VVIP milik Will

Will terpesona dengan kecantikan Ara, dari dasar hatinya, dia memang mencintai Ara, tetapi dia begitu menyayangi adiknya, hingga cintanya tertutup oleh balas dendam.
Pria itu bersikap sangat romantis, dan mengecup tangan Ara dengan lembut. Will meperlakukan Ara bagaikan ratu. sehingga Ara sangat terlena dengan cintanya, mereka berciuman sangat lama, yang pada awalnya lembut, kini berubah menjadi ganas dan agresif, Ara yang sudah terbuai pun hanya bisa mengikuti alur yang di buat oleh will. karena mereka berada ruang VVIP yang privat, jadi mereka bebas melakukan apa saja.
Saat will mulai terbakar gairah, Ara menahannya dan beralasan belum siap. Padahal, Ara tidak ingin Will mengetahui bahwa dirinya sudah pernah di sentuh oleh pria lain.
__ADS_1
Malam yang sangat indah mereka lalui dengan cinta, meski Ara tidak mengetahui maksud busuk dari seorang William Johansons yang ternyata seorang Psycho.