CEO CANTIKKU

CEO CANTIKKU
Episode 24


__ADS_3

saat will dan alex keluar untuk menghalau serangan tersebut, Ryan segera melepaskan ikatan pada ara dan rahma, serta memberikan jas yang di kenakannya pada Ara yang pakaiannya sudah tidak berbentuk lagi.


Ara menatap tidak percaya pada Ryan, ternyata dia tidak seperti yang ada di pikirannya.


"ryan apakah kamu? "


"sudah jangan banyak bicara lagi, ayo kita keluar dari sini. " ungkap ryan membawa ara di gendongannya, Sedangkan Rahma di bawa oleh asisten pribadi Ara sendiri.


bahagia? tentu saja ara sangat senang dengan hal ini.


tidak semua orang itu jahat, dan pasti ada seseorang yang benar benar tulus, sayang padamu.


saat mereka sudah jauh pergi keluar dari wilayah itu, ryan mulai membuka suara.


"jangan katakan apapun, aku mohon percayalah padaku, aku benar benar mencintaimu."


ucap Ryan tulus menggenggam tangan mungil Ara


"jelaskan apa yang terjadi tuan baverly" Ara sudah tidak bisa setegar itu, dia mulai meneteskan bulir kristalnya


"Aku sengaja berpura pura untuk bekerjasama dengan dia, demi membebaskanmu."


ungkap ryan dengan sejujurnya.

__ADS_1


"aku bergabung dengan mereka saat aku tau kamu di bawa oleh Alex. "


Ara memejamkan mata menahan sakit hatinya, dia telah salah mencintai seseorang.


"terimakasih ryan. " ucap ara dengan masih memejamkan matanya.


2 jam berlalu dengan keheningan.


ryan pun memecahkan kesunyian di antara mereka ber 4.


"Ara aku akan mengantarmu ke villa Stewart di tengah hutan, mertuamu sudah menunggu di sana. untuk Alston, dia masih koma setelah kehilangan banyak darah. "


"k-koma?! kenapa dia?! apa yang terjadi dengannya? " raut ara berubah menjadi penuh dengan kekhawatiran akan suaminya.


"dia terkena tembakan di Perutnya saat mencoba menyelamatkanmu dari penculikan itu. Jadi asistennya lah yang menyusun rencana untuk menyelamatkanmu. "


"tapi kenapa harus berada di villa tengah hutan itu." tanya Ara ragu ragu


"villa itu adalah tempat paling aman, tidak ada seorangpun yang tau, kecuali mertuamu dan als sendiri, aku saja baru di beritahu saat menyelanatkanmu. "


"ryan aku benar benar takut dengan mereka. "


"stt tenanglah, jangan takut, semua akan baik baik saja." Ryan menenangkan Ara dengan menyandarkannya di bahu lebar ryan.

__ADS_1


"Kyle."


"hm? "jawab ara dengan singkat.


"panggil saja aku kakak, sebenarnya aku memang Kakakmu. "


Arapun sangat terkejut, dan segera menegakkan tubuhnya.


"kamu ingat? saat kamu berusia 2 thn? kamu memiliki seorang teman yang kamu anggap sebagai kakakmu. "


"tapi namanya rafi. " Ara semakin kebingungan di buatnya


"iya dia adalah aku, aku mengganti namaku cyril. " mata ryan berkaca kaca memandang Ara yang kini menyunggingkan senyumannya


"nama itu? " Ryan menganggukkan kepalanya dengan senyum lebar yang nengembang kala Ara masih mengingat nama spesialnya


cyril berasal dari bahasa latin yang artinya terhormat, ryan selalu menganggap cyril sebagai ratunya, dan selalu menjaga gadis itu layaknya seorang pengawal.


"kakak? "


mereka berpelukan dan berisak mengeluarkan segala kerinduan.


"Aku akan selalu menjagamu Ara, selamanya. sekarang, kamu dan rahma masuklah ke helicopter itu, aku akan segera menyusulmu. "

__ADS_1


helicopter mulai memutar baling balingnya, dan segera terbang. Ara melihat kakaknya, yang terus memandangi dia di dalam helicopter di balik kacamata hitam yang di kenakan pria tersebut.


satu persatu kisah masalalu Ara mulai kembali bermunculan, semoga saja hal baik selalu menyertai Ara.


__ADS_2