Ceo Kejam Pilihan Papa

Ceo Kejam Pilihan Papa
pertengkar


__ADS_3

Aku hanya diam menunggu mereka selesai sholat zuhur. tapi setelah mereka selesai sholat ntah apa yang akan aku lakukan pada pelacur ini dan cowok brengsek ini.


Tak lama kemudian akhirnya mereka selesai sholat dan aku pun langsung marah pada mereka.


" Keluar ini rumahku dan tinggalkan rumah ini secepatnya " bentak kabir pada mereka


" Jangan melampoi batas kabir aku adalah kakakmu. aku akan pindah ke rumahku sendiri kalau renovasinya selesai " tegas fadil


" Kakak mana mengganggu hubungan rumah tagga adeknya " bentak kabir dengan suara lebih tinggi daripada fadil


" Kamu bisa punya pikiran gitu pernahkah aku ganggu mainanmu dulu waktu kamu kecil " tanya fadil


" Tidak " jawab kabir


" Lalu kenapa aku ganggu dan ingin memiliki kekasihmu kabir " ucap fadil


" Brengsek mana ada maling ngaku, tadi pagi loe boleh mukul gue seenaknya tapi sekarang nggak " plak kabir pun memukul wajah fadil dan fadil membalas pukulan kabir iya memukul perut kabir. zahra berusaha menghentikan mereka tapi alhasil zahra tak sengaja terkena pukulan mereka.


" Au. hentikan " teriak zahra


" Kamu nggak papa " tanya fadil


" Serasi aku akan pergi " ucap kabir sambil menepuk kedua tangannya 3 kali ( prok prok prok )


" Mas aku sama mas fadil nggak ada apa-apa sungguh " ucap zahra sambil mencegah kabir untuk pergi karna diluar sedang ada hujan deras disertai angin dan petir


" Aku udah nggak peduli " ucap kabir sambil memalingkan wajahnya dari zahra


" Mas boleh panggil aku pelacur oke aku ikhlas tapi tolong jangan pergi. ini hujan mas " ucap zahra sambil menangis dan memegang tangan kabir


" Baiklah tapi suruh pria itu menjauh dari mataku " suruh kabir


" Aku akan pergi zahra "

__ADS_1


" Aku akan obati luka mas " ucap zahra yang mengobati luka dimulut kabir tapi kabir menolaknya


" Tidak usah aku bisa sendiri " tolak kabir dan pergi kekamar seraya membanting pintu kamarnya


" Asstagfirullah hal adzim " batin zahra


" Zahra " panggil kabir


" Tidurlah didalam "


" Iya mas " zahra masuk kekamar kabir


Aku begitu senang akhirnya mas kabir tak jadi keluar tapi apa mas kabir udah makan pikirku sambil menata tempat tidurku.


" Zahra tadi sindia telfon dia nyariin kamu " ucap kabir dan memberikan handponnya pada zahra


" Iya mas biyarin aku akan kesana besok. boleh? "


" Ya " begitu singkat jawaban kabir tapi cukup membuat zahra senang


" Aku akan membuatkan makanan mas "


" Iya "


Ketika zahra ingin pergi tapi kabir malah menarik tangan zahra hingga jatuh kekasur dan mereka saling bertatap tatap begitu romantis


" Aku mencintaimu jangan pergi zahra "


" Iya mas aku gak akan pergi "


" Masih sore kita tidur sampek pagi oke "


" Apa " ucap zahra yang begitu terkejut

__ADS_1


Kabir pun tertidur sambil memegang erat tangan zahra hingga zahra tak bisa pergi akhirnya zahra ikut tidur dengan kabir dengan saling berpelukan


Jam menuju pukul 11 malam zahra pun terbagun dan ingin kedapur untuk makan karna seharian zahra belum makan sesuap nasi pun


" Mas fadil lagi ngapain " tanya zahra yang melihat fadil sedang memotong sayuran


" Au " rintih fadil yang tak sengaja tangannya terkena pisau karna terkejut melihat kedatangan zahra


" Maaf aku ngagetin ya "


" Gapapa zahra aku dari tadi pagi belum makan aku lapar "


" Biar aku yang masakin mas "


" Gausah nanti kabir marah "


" Mas kabir sedang tidur biar aku masakin "


" Oke biar aku bantu yah "


" Iya "


Aku dan mas fadil memasak bersama dan kesalah fahaman ini terjadi lagi saat mas kabir bangun dan melihat kami sedang masak bersama didapur


" Aku akan keluar " ucap kabir yang begitu emosinal


" Mas aku " ucap zahra yang berusaha menjelaskan semua pada kabir. tapi kabir tak mau mendengarkan zahra sedikitpun


" Aku gak mau ganggu kalian. jangan cari aku zahra " kabir pergi keluar rumah dengan membawa mobil lamborgininya itu.


...********...


...***makasih udah baca...

__ADS_1


jangan lupa komentarnya ya


__ADS_2