Ceo Kejam Pilihan Papa

Ceo Kejam Pilihan Papa
sembuh


__ADS_3

Kita tidak akan tau indahnya sembuh tanpa kita merasakan sakit!!!


Kamu pasti segera sembuh mas


" Zahra kapan bikinin Kita cucu " tanya papa zahra


" Gatau pa doain aja " jawab zahra singkat


" Aamin " sindia yang baru datangpun berkata amin sambil menaroh minuman dimeja


" Makasih sayank "


" Iya kak "


" Zahra tumben copot hijab " tanya mama zahra yang heran karna zahra baru kali ini copot hijab


" Iya ma, soalnya zahra belum mandi lagian gak ada orang juga dirumah cuma kita bertiga "


" Ouh gitu "


" Pokoknya mama harus tidur sini " ucap sindia


" Iya tapi besok mama harus balik karna mama sibuk "


" Iya ma "


Mereka asyik ngobrol tanpa menganggapku ada huff menyebalkan.


Aku berdiri karna merasa diabaikan tapi ternyata mereka memanggilku


" Kabir mau kemana " tanya mama zahra


" Aaa..anu aku " jawabku terbata-bata karna aku memang bingung mau pergi kemana


" Apa nak ayo kesini " suruh papa kabir sambil menepuk sofa disebelahnya. Bermaksud untuk menyuruh kabir duduk kembali disebelahnya.


Seraya menghembuskan nafasku yang begitu kesalpun aku kembali duduk.


Apa maksud mereka 30 menit aku hanya diam disini oh tuhan sabarkan hatiku ini.


" Gimana kondisi tubuhmu kabir " tanya papa sambil menepuk bahuku tiga kali


" Baik pa " jawab kabir singkat


" Alhamdullilah inget papa gak "

__ADS_1


" Nggak "


" hmm kamu akan segera sembuh nak "


" Iya pa. "


" Aku ingin mandi ma, pa " ucap zahra


" Iya sayank "


" Aku juga ingin mandi ma, pa " ucap kabir


" Mandi berdua " tanya papanya terkejut


" Tidak dirumah ini ada 5 kamar mandi "


" Ouh memang rumah ini sangat indah dan besar " puji mama mereka


" Iya ma kabir mandi dulu "


Mama slalu mendoakanmu sayank setiap solat


Karna mama takut kamu menderita hidup dengan manusia saiko seperti kabir


Jam menuju pukul 19:30 kabir mengajak zahra keluar untuk jalan-jalan


" Zahra mau main " tanya kabir sambil melilit perut zahra dengan tangannya yang begitu kekar


" Main kemana "


" Gatau cari udara segar aja "


" Iya mas aku siap-siap dulu "


" Iya sayang "


Zahra bersiap dan mempercantik dirinya agar suami senang


30 menit kemudian zahra selesai bersiap dan kabir menggandeng tangan zahra


" Mau kemana kak cantik banget " tanya sindia


" Gatau dek ini kak kamu yang ajak aku gak tau mau diajak kemana "


" Anak kecil jangan ikut campur " ucap kabir sambil mengacak acak rambut sindia

__ADS_1


" Apaan sih iya-iya kak kabir "


" Udah aku pergi dulu da sindia "


" Iya kakak iparku yang jelek "


Sesampainya dimobil kabir membukakan pintu untuk zahra. Zahra langsung masuk mobil dan kabir mengendarai mobil sangat cepat


Dag..


Karna menyelamatkan zahra kepala kabirpun terbentur dan berdarah


" arrgg.. " rintih kabir


" Mas gapapa " tanya zahra kawatir


Karna kepalanya terbentur akhirnya kabir kembali mengingat masa lalunya


" Aku ingat semuanya zahra " ucap kabir sambil memegangi kepalanya


" Mas serius "


" Iya zahra maisita "


" Mas bener-bener inget nama panjangku. Alhamdullilah ya allah "


Aku begitu senang akhirnya mas kabir sembuh juga makasih ya Allah. Kau telah mengabulkan doaku


Kau beri suamiku kesembuhan makasih ya Allah


Aku sembuh sungguh kepikir aku tidak akan sembuh mungkin tuhan mengabulkan doa zahra.


Aku mencintaimu zahra


Setiap hari dia berdoa untuk ku


***Rate vote follow komen


Makasih udah baca


Jangan jadi pembaca gelap ya


Maaf kalok banyak typo


See you***

__ADS_1


__ADS_2