
Bertemu dengan ranbir dengan perasaan canggung zoya sedikitpun tak mau memandang ranbir
Saat ranbir duduk zoya malah Bangkit dari duduknya.
" Tunjukan wajahmu " tegas ranbir dan ikut bangkit dari duduknya
" Gamau " tolak zoya dengan nada serak basah
" Sepertinya aku pernah mendengar suaramu " ucap ranbir dan mengingat ingat suara wanita yang ada di hotel saat itu.
...Hening...
Dengan penasaran ranbirpun menarik cadar zoya dengan sangat kasar hingga wajah zoya terlihat.
" Kau " ucap ranbir terkejut ketika melihat zoya
" Berikan cadarku " ucap zahira dan merebut cadar miliknya dari tangan ranbir
" Ninja hatori " ejek ranbir dan kembali duduk di sofa.
" Pria biadab " ketus zoya dan membuat ranbir kembali kesal
" Apa katamu " ucap ranbir dan bangkit dari duduknya seraya mendekati zoya dengan mata penuh amarah
" Kamu pria biadab " tegas zoya kembali mengulangi perkataannya, dan memundurkan langkah kakinya hingga zoya menempel di dinding
" Jika aku biadab lalu kau apa pelacur " tegas ranbir dan menatap mata zoya seraya memukul dinding didepannya
__ADS_1
" Karna mu aku sekarang hamil " ujar zoya sambil menutup matanya karna ketakutan
" Mungkinkah itu anakku dengan siapa saja kau pernah tidur " ejek ranbir dengan tersenyum sinis pada zoya
Plak tamparan melesat keras ke pipi ranbir membuat ranbir sangat kesal.
" Aku bukan pelacur ini anakmu brandalan " bentak zoya sambil mendorong tubuh ranbir dengan keras agar menjauh darinya.
" Apa yang kalian ributkan " ucap emerson yang baru saja datang. Dan zoya segera memakai cadarnya kembali.
" Tidak ada tuan "
" Tuan emerson istrimu telfon " teriak kabir dari dalam rumah
Mendengar panggilan kabir emerson langsung pergi, zoya dan rambir kembali bertengkar.
" Jangan bilang kamu hamil dihadapan semua orang, jangan buat citraku hancur kamu faham " ucap ranbir sambil mencram lengan zoya.
" Aakh.. Kurang ajar " ucap ranbir dan mendorong zoya begitu keras hingga terjatuh
" Aakh.. " rintih zoya seraya memegang perutnya
" Zoya kemarilah " panggil kabir dan menyuruhnya untuk masuk ke dalam
" Iya ayah " ucap zoya dan berusaha berdiri
Tanpa rasa iba ranbir masuk sendiri dan meninggalkan zoya di luar
Baru satu malam bagaimana mumgkin zoya hamil, tidak apa zoya perawan akh.. Sial Baru kali ini aku lakuin itu dengan perawan.
__ADS_1
" Mereka besok akan menikah " ucap emerson membuat mereka terjingkat
" apa " ucap mereka secara bersamaan
" Iya soalnya saya 3 hari lagi ke korea buat miting " ujar emerson pada kabir
" Iya saya sih terserah tuan aja " jawab kabir seraya meminum teh yang ada dimeja
Tak bisa berkata apapun mereka hanya bisa diam dan tersenyum mengiyakan perkataan ortunya.
" Ranbir berikan cincin ini untuk zoya " titah emerson seraya merogoh saku jasnya dan memberikan cincinnya pada ranbir
" Berikan tanganmu " ucap ranbir dan menatap zoya
Zoya memberikan tangannya dan ranbir memasangkan cincin ke jari manis zoya.
" Makasih om " ucap zoya seraya tersenyum pada emerson
...****************...
Tidakkah lebih baik aku berjodoh dengan anak disabilitas daripada dengan brandalan seperti ranbir.
Menyedihkan
Ya Allah gagalkan pernikahan ini ku mohon.
Jauhkan aku darinya tolong dia biadab aku jijk padanya bagaimana aku bisa hidup dengannya.
Melihatnya sekali saja aku tak sudi apa lagi harus melihatnya setiap hari. Huaa menyedihkan.
__ADS_1
***Tinggalkan jejak
Salam autor dewi***