Ceo Kejam Pilihan Papa

Ceo Kejam Pilihan Papa
acara pernikahan teman kabir


__ADS_3


" Pakai ini " ucap kabir sambil melemparkan pakaian mini dan indah untuk zahra


" Untuk apa mas aku gk bisa pakai ini. ini terlalu pendek " ucap zahra


" Untuk ke undangan pernikahan teman aku nanti malem. mau gak mau kamu harus pakai itu " ucap kabir sambil melotot pada zahra


" Aku gak mau mas aku mohon jangan " ucap zahra sambil menangis


Mendengar bantahan zahra kabir langsung menampar zahra ( plak ) begitu keras tamparan kabir membuat zahra terjatuh dan zahra merintih kesakitan sambil menangis


" Aaakh.. hik... hik.. " rintih zahra sambil memegang pipinya.


Bagaimana tidak jatuh selain pukulan yang kabir berikan begitu keras tangan kabir memang sangat besar


" Jangan membangkang sama saya " ucap kabir yang kemudian pergi meninggalkan zahra


Malam harinya kabir kembali datang menemui zahra dia sangat marah melihat zahra belum bersiap untuk pergi ke undangan pernikahan teman kabir


" Zahra ayo " ucap kabir


" Mas aku " ucap zahra yng sangat ketakutan melihat kabir datang


" Gimana kamu belum siap ini udah jam 8 " bentak kabir


" Aku mohon mas aku gak mau pakai ini. aku malu " ucap zahra sambil berlutut dan menangis dikaki kabir


" Baiklah pakai saja apapun yang kamu suka. tapi awas kalau kamu bikin malu saya " ucap kabir sambil menendang zahra karna zahra memagang kaki kabir dan menangis dikaki kabir


" YA Allah aku gak mungkin bikin malu mas kabir apa yang dia katakan " batin zahra dalam hati


30 menit berlalu zahra keluar mendatangi kabir. kabir begitu kagum melihat zahra berpenampilan begitu anggun dan cantik



Kabir dan zahra pun masuk ke mobil

__ADS_1


Sesampainya disana kabir membukakan pintu mobilnya agar zahra bisa keluar. zahra keluar dan kabir menggandeng tangan zahra. semua mata memandang mereka dengan rasa kagum


" Antoni rosa selamat ya " ucap kabir


" Iya makasih " ucap antoni


" Silahkan nikmati pestanya dulu kabir " ucap rosa


" Iya. kenalin ini zahra istri aku " ucap kabir


" Hai aku rosa " ucap rosa sambil mengulurkan tangannya pada zahra


" Aku zahra maisita " ucap zahra


" Aku antoni " ucap antoni


" Aku zahra " ucap zahra


" Ayo makan dulu " ucap rosa


" Iya " ucap kabir dan zahra secara bersamaan


" Apaan sih gue pergi dulu " ucap kabir


" Mas aku ikut " ucap zahra


" Ayo " ucap kabir


" Cie ikut aja " goda antoni


Zahra dan kabir pun pergi ke kolam. di kolam sana juga ramai tamu yang sedang makan dan ngobrol


" Mas aku gak kenal siapapun disini " ucap zahra sambil memegang tangan kabir


" Trus. jangan banyak bicara atau akan aku pukul kamu" ucap kabir


" Maaf mas " ucap zahra

__ADS_1



Dikolam ada yang berlari kencang dan menyengkol tubuh zahra membuat zahra terjatuh dan terjebur kedalam kolam. zahra yang tak bisa berenangpun berteriak minta tolong


" Tolooong.. toloong mas tolong aku " teriak zahra


" Zahra " ucap kabir dan langsung menolong zahra


Zahra pingsan dan kabir menekan dada zahra niatnya mengeluarkan air yang ada di tubuh zahra.


" Beri dia nafas buatan kabir " ucap ayu


Mendengar ucapan ayu. kabir langsung mencium mulut zahra dan zahra pun sadar dan batuk batuk


" Cepat ganti pakaianmu zahra aku ada baju " ucap rosa


Kabir menutupi tubuh zahra dengan jaketnya agar zahra tidak kedinginan


" Aku gak tau kamar mandinya dimana " ucap zahra


" Mari aku antar " ucap rosa


Zahra pergi ke kamar mandi


" Ini semua gara gara kamu " ucap kabir marah pada nisa


" Maaf " ucap nisa


" Aku ingin sekali memukulmu '' ucap kabir kesal dan ingin memukul nisa


" Aku mohon maafin aku kabir aku gak sengaja " ucap nisa ketakutan


" Baiklah " ucap kabir


...bersambung...


...komen vote rate follow makasih udah baca...

__ADS_1


...maaf kalok ada typo...


...hargai yang nulis...


__ADS_2