
" Arrggg... " teriak kabir yang mendapat pukulan dari antoni
" Tuan tolong jangan sakiti suamiku lagi kumohon " ucap zahra sambil menangis dan menatap tubuh suaminya yang penuh luka
" Kenapa aku lupa jika ada wanita cantik disini " ucap antoni sambil mendekati zahra
" Jangan dekati istriku aku yang salah. tolong jangan sakiti istriku " ucap kabir sambil memohon belas kasih pada antoni
" Kamu liat ini apa " tanya antoni yang menatap mata kabir penuh benci dan dendam
" Pisau " jawab kabir dengan nada lemah karna tubuhnya sudah penuh luka
" Sring.... sring.... " antoni melukai tangan kabir dengan kejam. seakan kabir bukan manusia tapi hewan
" Tidak " teriak semua keluarga kabir dan zahra yang ada di sana
" Maafkan aku antoni " ucapku pada antoni
Mataku sangat buram kepalaku berkunang kunang. ya Allah apa aku akan mati ditangan antoni
Aku ikhlas. dan mungkin ini karma karna aku pernah melakukan dosa besar
" Aku mencintaimu zahra " ucapku yang melihat zahra menangis
Kabir pingsan dan antoni melepaskan ikatan kabir dan ikatan zahra
Zahra berlari menemui kabir dan zahra
menaroh kepala kabir dipangkuannya
__ADS_1
" Hiiik.. hiikk... kabir bangun ini aku zahra " ucap zahra sambil menangisi kabir yang sedang pingsan
" Pasti akan ada orang yg nolong kita kabir dan antoni pasti dipenjara "
Tak lama kemudian kabir bangun dari pingsannya dan menatap zahra. kabir bangun dan berusaha melawan mereka
...Jiak.......
Dag....
^^^Pruak...^^^
Kabir berhasil melawan 3 anak buah antoni
Walaupun kabir penuh luka dan darah yang begitu bercucuran tak membuat kabir lemah karna dulu kabirpun mantan mafia jadi dia kuatnya minta ampun.
...Dag.......
...Brak......
Jiakk....
^^^Prakk....^^^
" Kau curang brengsek 1 lawan 4 dasar pecundang cuuuiiihhh " ucap kabir sambil meludah didepan antoni. kabir kalah karna preman itu tiba-tiba menyerang kabir secara bersamaan.
" Hasbunallah Wanikmal Wakil Nikmal Maula Wanikman Nasir. cukuplah Allah sebagai tempat diri bagi kami, sebaik-baiknya pelindung dan sebaik-baiknya penolong kami โ ucap kabir lembut sambil menutup matanya
" Tolong hamba ya allah jika hamba harus mati ditangan antoni hamba ikhlas " batin kabir dalam hati sambil meneteskan airmatanya.
__ADS_1
...*******...
...*****...
Bruk.. bingkai foto kabir dengan tiba tiba jatuh dan perasaan fadil begitu tidak enak fadil pun merasakan kalau kabir dalam bahaya.
Fadil berusaha menelpon adiknya itu dan telponnya tidak bisa dihubungi
Rasa kawatir fadil begitu hebat dan akhirnya fadil memutuskan untuk pergi kerumah kabir.
Sesampainya disana penjaga rumah berkata jika tuan kabir 5 hari tidak pulang ke rumah
" Ya allah apa yang terjadi pada kabir 5 hari ini aku bermimpi dia sedang terluka begitu juga perasaanku sangat tidak enak. apa yang terjadi denganmu dek " batin fadil yang hanya diam didepan pintu rumah kabir
" Tuan fadil tuan kabir mengunci pintu rumah ini dengan kunci rahasia dan hanya dia yang bisa membukanya tuan " ucap pak satpam
" Ouh iya saya tau yaudah saya pergi dulu ya pak " pamit fadil dengan sangat ramah pada satpam itu
" Iya tuan "
" Kemana aku harus mencari kabir ya Allah apa yang terjadi dengannya. hamba mohon lindungi dia ya Allah " batinku sambil mengendarai mobil dengan rasa gelisah
...****...
Komen vote follow rate biar semangat ngetiknya hee
Jangan jadi pembaca gelap makasih udah baca
Maaf kalok banyak typo oke see you next time
__ADS_1