
Aku mencari zahra dan ternyata dia ada di dijalanan sendiri ku hentikan mobilku dan aku turun menghampiri zahra yang tengah duduk dipinggir jalan.
" Zahra " teriak kabir penuh emosi
" Iya " jawab zahra sambil menghapus air matanya yang sedari tadi mengalir tanpa henti
Plak dengan amarah tinggi kabir menampar pipi zahra dengan tangannya yang kekar
" Aakh.. " rintih zahra sambil mengelus pipinya yang sakit karna habis ditampar oleh kabir
" Kamu tau aku nyariin kamu dari tadi " gerutu kabir
" Maaf aku pergi gak pamit aku cuma mau tenangin diri aja mas, setelah itu aku pulang lagi ke rumah " ucap zahra
" Ikut aku pulang sekarang " ucap kabir sambil menarik tangan zahra menuju mobil.
" Naik " suruh kabir
" Iya mas " ucap zahra yang langsung memasuki mobil
Dijalan kabir begitu marah hingga menyetir mobil begitu kencang
" Mas pelan aku takut"
" Aku gak peduli ini salah kamu "
" Iya aku salah mas tolong pelan nyetirnya " ucap zahra sambil meremas tangan kabir
" Bodo amat " bantah kabir
" Ya Allah aku takut semoga mas kabir segera sadar dan dia mau memelankan mobilnya. amin " batin zahra dalam hati seraya berdoa
" Kamu tau apa yang terjadi jika membuatku marah "
__ADS_1
" Iya mas "
" Mas aku mohon jangan sakiti aku. aku jangan aku gak akan bikin mas marah lagi " ucap zahra sambil berlutut dikaki kabir
" Aku gak peduli ikut aku " ucap kabir sambil menarik zahra ke kamar mandi
" Mas tolong jangan lakuin itu "
Tanpa belas kasih kabir pun menendang zahra sampai jatuh dan kepalanya terbentur tembok hingga berdarah
" Aargg.... " rintih zahra
Kabir mengambil tali untuk mengikat tangan dan kaki zahra dan membungkam mulut zahra dengan kain
Sower dinyalakan oleh kabir dan diguyurkan ke tubuh zahra tanpa belas kasih sedikitpun
" Itu hukuman buatmu karna kamu berani pergi dari rumah tanpa seizinku " tegas kabir
Kabir pergi meninggalkan zahra sendiri dikamar mandi
Pagi harinya kabir bangun dari tidurnya dia memangil zahra
" Zahra. Ouh iya aku ikat dia dikamar mandi " gumam kabir dan langsung pergi ke kamar mandi
Dikamar mandi kabirpun langsung mematikan sowernya dan kabir membuka ikatan ditangan dan dikaki dimulut zahra
" Zahra tubuhmu sangat panas, ini semua salahku " ucap kabir sambil menggendong zahra ke kamar
" Ini semua salahku. Aku maaf zahra " ucap kabir sambil mengompres kepala zahra dengan air.
Tubuhnya begitu panas maaf zahra kumohon bangunlah .
1 jam akhirnya zahra bangun dari pingsannya
__ADS_1
" akh.. kepalaku " rintih zahra
" Maaf " ucap kabir sambil memegang tangan zahra
" Kenapa mas gak bunuh aku sekalian. Aku capek disiksa terus mas "
" Aku salah zahra aku mencintaimu aku gak bisa hidup tampamu maaf " ucap kabir sambil menangis dan mencium tangan zahra
" Aku minta mas untuk nikah lagi tapi mas nolak, aku ingin menenangkan diri tapi mas begitu marah aku capek mas "
" Maaf zahra mas janji mas gak akan gitu lagi kamu tau mas itu saiko "
" Iya mas biarin aku sendiri tolong pergilah "
" Aku gak mau pergi tubuhmu sangat panas aku akan merawatmu "
" Terserah "
" Aku tidak mau menikah lagi zahra tolong mengertilah aku begitu mencintaimu "
" Tapi kamu ingin memiliki keturunan dan aku mandul mas "
" Aku ingin anak darimu bukan dari wanita lain. "
" Terserah "
...bersambung...
Komen rate follow vote
Makasih udah baca
Maaf kalok banyak typo
__ADS_1
Salam : ramadan