Ceo Kejam Pilihan Papa

Ceo Kejam Pilihan Papa
siksaan


__ADS_3

Aku mencari zahra dan ternyata dia ada di dijalanan sendiri ku hentikan mobilku dan aku turun menghampiri zahra yang tengah duduk dipinggir jalan.


" Zahra " teriak kabir penuh emosi


" Iya " jawab zahra sambil menghapus air matanya yang sedari tadi mengalir tanpa henti


Plak dengan amarah tinggi kabir menampar pipi zahra dengan tangannya yang kekar


" Aakh.. " rintih zahra sambil mengelus pipinya yang sakit karna habis ditampar oleh kabir


" Kamu tau aku nyariin kamu dari tadi " gerutu kabir


" Maaf aku pergi gak pamit aku cuma mau tenangin diri aja mas, setelah itu aku pulang lagi ke rumah " ucap zahra


" Ikut aku pulang sekarang " ucap kabir sambil menarik tangan zahra menuju mobil.


" Naik " suruh kabir


" Iya mas " ucap zahra yang langsung memasuki mobil


Dijalan kabir begitu marah hingga menyetir mobil begitu kencang


" Mas pelan aku takut"


" Aku gak peduli ini salah kamu "


" Iya aku salah mas tolong pelan nyetirnya " ucap zahra sambil meremas tangan kabir


" Bodo amat " bantah kabir


" Ya Allah aku takut semoga mas kabir segera sadar dan dia mau memelankan mobilnya. amin " batin zahra dalam hati seraya berdoa


" Kamu tau apa yang terjadi jika membuatku marah "

__ADS_1


" Iya mas "


" Mas aku mohon jangan sakiti aku. aku jangan aku gak akan bikin mas marah lagi " ucap zahra sambil berlutut dikaki kabir


" Aku gak peduli ikut aku " ucap kabir sambil menarik zahra ke kamar mandi


" Mas tolong jangan lakuin itu "


Tanpa belas kasih kabir pun menendang zahra sampai jatuh dan kepalanya terbentur tembok hingga berdarah


" Aargg.... " rintih zahra


Kabir mengambil tali untuk mengikat tangan dan kaki zahra dan membungkam mulut zahra dengan kain


Sower dinyalakan oleh kabir dan diguyurkan ke tubuh zahra tanpa belas kasih sedikitpun


" Itu hukuman buatmu karna kamu berani pergi dari rumah tanpa seizinku " tegas kabir


Kabir pergi meninggalkan zahra sendiri dikamar mandi


Pagi harinya kabir bangun dari tidurnya dia memangil zahra


" Zahra. Ouh iya aku ikat dia dikamar mandi " gumam kabir dan langsung pergi ke kamar mandi


Dikamar mandi kabirpun langsung mematikan sowernya dan kabir membuka ikatan ditangan dan dikaki dimulut zahra


" Zahra tubuhmu sangat panas, ini semua salahku " ucap kabir sambil menggendong zahra ke kamar


" Ini semua salahku. Aku maaf zahra " ucap kabir sambil mengompres kepala zahra dengan air.


Tubuhnya begitu panas maaf zahra kumohon bangunlah .


1 jam akhirnya zahra bangun dari pingsannya

__ADS_1


" akh.. kepalaku " rintih zahra


" Maaf " ucap kabir sambil memegang tangan zahra


" Kenapa mas gak bunuh aku sekalian. Aku capek disiksa terus mas "


" Aku salah zahra aku mencintaimu aku gak bisa hidup tampamu maaf " ucap kabir sambil menangis dan mencium tangan zahra


" Aku minta mas untuk nikah lagi tapi mas nolak, aku ingin menenangkan diri tapi mas begitu marah aku capek mas "


" Maaf zahra mas janji mas gak akan gitu lagi kamu tau mas itu saiko "


" Iya mas biarin aku sendiri tolong pergilah "


" Aku gak mau pergi tubuhmu sangat panas aku akan merawatmu "


" Terserah "


" Aku tidak mau menikah lagi zahra tolong mengertilah aku begitu mencintaimu "


" Tapi kamu ingin memiliki keturunan dan aku mandul mas "


" Aku ingin anak darimu bukan dari wanita lain. "


" Terserah "


...bersambung...


Komen rate follow vote


Makasih udah baca


Maaf kalok banyak typo

__ADS_1


Salam : ramadan


__ADS_2