Ceo Kejam Pilihan Papa

Ceo Kejam Pilihan Papa
mandul


__ADS_3

Ingatlah Allah saat hidup tak berjalan sesuai keinginanmu. ...Berdoalah, Allah mendengarmu.


Aku menangis di kamar meratapi nasip ku yang tidak bisa memiliki keturunan sungguh aku gak nyangka kalau aku bakalan jadi wanita yang tidak sempurna bagi suamiku.


Aku ikhlas jika dimadu asal mas kabir bahagia bahkan jika mau dia bisa ceraikan aku.


Sungguh wanita tak sempurna untuk apa. Dia butuh bahagia dia butuh anak aku gak boleh egois.


Ku berjalan keluar kamar ku lihat mas kabir sedang melamun di sofa sendiri


Ku datangi dia dan aku duduk di bawah kakinya


" Mas aku rela dimandu " ucapku yang menangis dikaki kabir


" Aku gak ingin nikah lagi zahra " ucap kabir yang memalingkan wajahnya dari zahra


" Aku gak bisa kasih mas keturunan trus apa yang harus ku lakukan "


" Pergilah " usir kabir yang menjauh dari zahra


" Menikahlah lagi mas kumohon "


" Tidak!! Kenapa kamu harus mandul aku ingin anak dari rahimmu Zahra " ucap kabir sambil meremas tangan zahra


" Arrgg sakit mas, aku juga tak ingin mandul "


Aku tak mendengar tangisan zahra emosiku telah membuatku melukai tangan zahra.


" Pergi aku ingin sendiri "


" Iya mas " ucapku yang pergi taman

__ADS_1


Apa yang harus kulakukan ya Allah sungguh aku lelah satu ujian selesai seribu ujian datang sungguh aku lelah ya Allah.


Ku pandang langit yang berwarna biru karna hari masih pagi


Aku mengambil tasku dan tanpa izin aku pergi dari rumah mengenakan mobil berwarna putih milik mas kabir


" Maaf mas aku butuh menenangkan diriku sendiri untuk beberapa hari " batin zahra yang menghapus air matanya


" Zahra " teriak kabir


" Zahra kamu dimana sih panggil diem aja " teriak kabir sambil mencari zahra kesana kemari


Kemana sebenarnya zahra aku mencari diseluruh ruangan tapi zahra tidak ada


Brak


...Brak...


^^^Bruak^^^


" jika aku menemukanmu aku akan langsung memukulmu zahra, sungguh kau membuatku kesal " gerutu kabir


...Telpon...


Hati zahra yang tidak enak pun menelfon kabir. Kabir sangat marah saat nengangkat telpon dari zahra.


Zahra yang mendengar omelan kabirpun langsung menutup telfonnya dan mulai menangis


" Hallo "


" Mas aku ingin sendiri tolong jangan cari aku "

__ADS_1


" Zahra pulang "


" Gak mas aku ingin sendiri "


" Jangan membangkang zahra. Pulang "


"Maaf "


Tut..tut.. zahra mematikan telponnya


"Awas kamu zahra berani kamu membangkang padaku " gerutu kabir dengan marah


Aku bergegas mencari zahra. Aku menuju mobil dengan penuh amarah kubanting pintu mobil dengan sangat keras.


" Aku tidak akan pulang sampai aku bisa menemukanmu zahra " batinku


Aku ingin kamu menikah lagi mas aku gak mau kamu gak punya keturunan


Tapi kamu nolak


Jika aku membangkang pasti siksaan lagi yang akan kabir berikan padaku aku ikhlas walau dia menyiksaku lagi dan lagi


Tapi sekarang aku hanya butuh ketenangan maaf mas aku berani melawan perintahmu.


Aku cuma mau kamu menikah lagi mas aku gak mau kamu gak punya anak


Sebagai istri aku malu tak bisa memberimu keturunan maaf mas kabir.


Maaf aku mandul harusnya aku tau dari dulu kalau aku mandul kita bisa periksa dan obati dari dulu.


Tapi mungkin sekarang udah terlambat aku gak mungkin bisa punya anak

__ADS_1


...***Komen rate vote follow ya thanks...


salam ; autor***


__ADS_2