
Selesai sholat aku menemani mas kabir dan duduk disebelahnya ku genggam tangannya dengan erat seraya ku cium tangannya yang begitu kekar dan lembut.
Tiba-tiba jari jemari mas kabir bergerak pelan aku begitu senang aku berlari keluar untuk memanggil sindia dan dokter
" Dek... " teriakku penuh kebahagiaan
" Iya kak " jawab sindia
" Panggil dokter cepet dek mas kabir siuman " suruh zahra
" Sungguh? bentar kak aku panggil dokter dulu " ucap sindia yang langsung berlari memanggil dokter dan zahra masuk kedalam lagi
...dokter datang...
Dokter datang dan memeriksa kabir selesai memeriksa kabir dokter berbicara dengan zahra
" Bagaimana dokter keadaan suami saya " tanya zahra
" Aku dimana akh.. kepalaku " rintih kabir sambil memegang kepalanya
Mendengar rintihan kabir dokter kembali memeriksa kabir
" Pasien mengalami almesia " ucap dokter itu
" Bagaimana caranya agar mas kabir sembuh dok " tanya zahra
" Kembalikan ingatannya pelan-pelan jika dia mulai sangat pusing jangan paksa dia untuk mengingat ingat kenangannya " ucap dokter itu
" Makasih dok ''
" Obatnya nanti saya kasih setelah semua transaksi pembayarannya lunas "
" Iya dok nanti saya bayar "
" Ya sudah mari " pamit dokter
__ADS_1
Kepalaku sangat pusing sungguh ini seperti sakaratul maut bagiku
Sebenarnya apa yang terjadi padaku
oh tuhan sakit sekali rasanya
" Mas kabir " panggil zahra
" Pergi siapa kamu " usir kabir yang lupa pada zahra
" Aku istrimu kamu lupa padaku " ucap zahra sambil menangis
" Bahkan aku gak tau aku siapa "
" Aku istrimu dan kamu adalah ceo terkenal di negara ini " ucap zahra
" Aku lupa.. arrgg.. pergi kepalaku sakit " rintih kabir
" Aku akan panggil dokter " ucap zahra yang berlari memanggil dokter
Dokter memberi kabir obat tidur dan kabir tertidur
" Setelah dia bangun jangan paksa dia untuk mengingat semuanya. bicara yang tidak membuat pikirannya bingung " perintah dokter pada zahra
" Baik dok " ucap zahra
" Jika dia dipaksa mengingat begitu keras maka bahaya!! "
" Apa yang akan terjadi jika dipaksa untuk mengingat begitu keras " tanya zahra
" Kematian "
" Baik terima kasih dok "
Dokter itu pergi meninggalkan zahra dan zahra kembali duduk di sebelah kabir
__ADS_1
...*********...
Aku akan slalu ada untukmu mas saat kamu susah maupun senang aku janji
Sembari menunggu kabir bangun zahra menyeka tubuh kabir dengan air dan kain
Zahra bersihkan tubuh kabir dari tangan sampai kaki. karna 2 hari kabir tidak di bersihkan tubuhnya dengan zahra.
Ku bersihkan tubuh suamiku dengan air hangat. setelah selesai ku ganti pakaiannya dengan pakaian yang lebih bersih.
30 menit kemudian kabir terbangun dari tidurnya. diapun masih merintih kesakitan
" Aargg.. aku dimana " tanya kabir sambil memegang tangannya
" Di rs mas kamu tenang saja sini aku pijit kepalanya " tawarku sambil memegang kepala kabir
" Tidak siapa kamu " tolak kabir
" Zahra aku istrimu. tenanglah aku tidak akan menyakitimu "
" Aku bener bener lupa padamu. maaf " ucap kabir berusaha tenang
" Baiklah aku akan berusaha membuatmu ingat semuanya " ku pijat kepalanya pelan agar dia tidak canggung padaku. jika aku terus dekat dengannya otomatis dia akan terbiasa dekat denganku
" Sudah terima kasih zahra " ucap kabir sambil memegang tanganku dan menatapku
" Aku sangat lapar " ucap kabir
...***...
***
Jangan lupa rate komen and vote makasih udah baca maaf kalok banyak typo
Jangan jadi pembaca gelap oke
__ADS_1
see you all