Ceo Kejam Pilihan Papa

Ceo Kejam Pilihan Papa
kembali ke rumah


__ADS_3

...Salam autor...


...Mohon tinggalkan jejak setelah baca jangan jadi pembaca gelap oke...


.......


.......


.......


.......


.......


...Selamat membaca...


" Pasien sudah bisa di bawa pulang. Tapi ingat jangan buat dia mengingat masa lalunya terlalu keras ya bu " ucap dokter


" Iya dok "


" Ya sudah saya pergi dulu "


" Iya "


Aku heran gak biasanya sindia ngelamun aja


Kudatangi sindia dan kutepuk tubuhnya pelan dia begitu terkejut, sebenarnya apa yang dia pikirkan.


" Kak zahra " ucap sindia sambil memegang kkepalanya


" Kok ngelamun kenapa "


" Kak " panggilku seraya aku peluk kakakku begitu erat


" Kenapa ada masalah " tanya zahra


" Aku ditembak hasan kak " ucap sindia


" Trus kenapa gak diterima "


" Aku bingung baru kenal sama dia beberapa hari ini "


" Trus tolak juga gapapa penting ngomongnya yang baik jangan sakitin hatinya "


" Aku gak enak kak kalok nolak "


" Terima aja kalau dia baik jalanin aja kalau gak cocok bisa putus "

__ADS_1


" Iya kakak bener "


" Ya udah bantu kakak beresin baju kita akan pulang "


" Iya siaapp "


Aku begitu lega karna udah cerita ke kakak


Aku akan terima hasan sebagai pacarku


" Tapi siapa yang antar kita kak " tanya sindia


" Gatau dek cari taxi aja " jawab zahra


" Aku yang akan antar " ucap hasan yang baru saja datang "


" Kok kamu disini " tanya sindia heran


" Hee gak boleh ya udah aku pulang aja "


" Boleh hasan " ucap zahra


" Ayo ku bantu " tawar


" Dia siapa zahra " tanya kabir


" Teman sindia " jawab zahra


" Aku belum terima kamu " bantah sindia


" Tapi aku yakin kamu pasti nerima cintaku sindia " ucap hasan terlalu pede


" Pede banget "


" Udah jangan ribut kaya anak kecil " tutur zahra


Aku dan semua orang masuk mobil hasan


Beruntung ada hasan yang bantu aku dan mas kabir


...Telpon...


Diperjalanan zahra mendapatkan telpon dari fadil dan zahra mengangkat telpon dari fadil


" Halo kak fadil "


" Zahra maaf aku

__ADS_1


gak pernah telpon kamu soalnya sinyalnya di sini susah buat nelpon jauh " tegas fadil


" Gapapa kak oh iya mas kabir udah siuman tapi sekarang dia almesia " ucap zahra


" Iya zahra rawat dia dengan baik aku akan pulang 6 bulan lagi "


" Iya kak "


...Tutt..tutt telpon mati...


" Aku mau bilang juga kalok aku udah menikah satu minggu yang lalu, bilang pada kabir saat dia ingat siapa aku " ucap fadil lewat chat wa


" Iya kak aku akan rawat suamiku sebaik mungkin dan aku akan beritahu dia kalau kakak sudah menikah " balas zahra


" Makasih zahra aku beruntung punya adik sepertimu "


" Iya kak "


Fadil off dan zahra memasukkan handponnya ke tas kecil miliknya


" Maukan jadi pacarku " tanya hasan


" Iya-iya " jawab sindia


" I love you sindia " teriak hasan pembuat sindia malu karna ada kedua kakaknya dibelakang


" Hasan apaan sih "


" Aku bener-bener seneng sindia " ucap hasan sambil mencium tangan sindia


" Aku juga mencintaimu zahra " melihat sindia dan hasan bermesraanpun kabir ikut mencium tangan zahra


" Apaan sih mas jangan ngikutin mereka "


" Memang kenapa "


" malu "


" Iya deh maaf "


Mobil berjalan ke arah tujuan dan sekarang mereka sudah sampai ke rumah zahra dan kabir


...Bersambung...


^^^hay jangan lupa^^^


***Rate vote komennya ya makasih udah baca

__ADS_1


Maaf kalok banyak typo


See you all***


__ADS_2