
BAB.19
"Kita akan makan siang di luar" Kata Aryan yg masi terus berjalan,Sementara Hana masi terus mengikuti nya dari belakang,Walaupun ia merasa risi mendapat tatapan dari beberapa pegawai yg berpapasan dengan mereka,
"Naik lah" Ucap Aryan membukakan pintu mobil buat Hana,Saat mereka sudah tiba di parkiran khusus CEO,
"I-iya pak" Ucap Hana dengan gugup,Karena mendapat perlakuan seperti itu dari bos nya.
Selama perjalanan,Suasana di dalam mobil itu sangat lah hening,Tidak ada yg ingin memulai pembicaraan,Entah itu Aryan atau pun Hana,
Aryan memilih fokus pada kemudi nya,Sedangkan Hana terus saja menatap ke luar jendela Sambil menikmati pemandangan gedung-gedung yg tinggi,
....
"Assalamualaikum" Ucap Bella yg baru saja masuk ke dalam rumah adik ibunya,
"Waalaikumsalam" Jawab bu Lina dan bu Suci secara bersamaan
"Kamu baru datang Bell?" Tanya bu Lina yg sedang duduk ruang tamu
"Iya Ma,Aku abis nganterin Hana ke kantor,Terus langsung dateng ke sini" Jawab Bella dan langsung duduk di sebelah sang ibu,
"Kantor?" Tanya bu Lina sedikit bingung
"Mbak,Aku ke atas dulu ya" Pamit bu Suci dan langsung beranjak naik ke atas
"Hana pergi ke kantor siapa Bell?" Tanya bu Lina lagi
"Itu Ma,Hana ke kantor Wijaya Grup untuk interview" Jelas Bella , "Dan apa Mama tau? Itu kantor calon suami nya Hana" Lanjut nya lagi,Sambil tersenyum geli,
Bu Lina di buat sangat bingung dengan perkataan dari putri nya itu, "Calon suami Hana? Apa Hana tau?" Tanya nya lagi
"Ya gak lah Ma,Kalau Hana tau pasti dia gak akan melamar kerja di sana" Jelas Hana
"Sini Ma aku ceritain semuanya" Ujar Bella sambil mendekat kan duduknya ke pada sang ibu,
Bella menceritakan semuanya pada sang ibu,Dari hana yg memintanya mencarikan pekerjaan,Dan juga Ayah Hana yg menyuruh nya untuk memberikan alamat kantor itu.
__ADS_1
.....
Kini mobil Aryan telah sampai di parkiran Restoran yg cukup terkenal di kota ini,
Aryan dan Hana pun turun dari mobil dan langsung berjalan masuk ke dalam Restoran,
"Selamat siang tuan,Nona" Sambut sang pegawai Restoran sambil membungkuk kan badan nya,
"Siang" Sahut Hana tersenyum kecil,Sedangkan Aryan hanya mengangguk kan kepala dengan pelan,Dan langsung berjalan masuk,
"Anda ingin pesan apa tuan?" Tanya pelayan itu dengan sopan,Sambil memberikan buku menu kepada Aryan dan juga Hana.
"Sama seperti biasa" Ucap Aryan,Ia memang sudah sering datang ke restoran ini,Saat jam makan siang,Bahkan saat ingin bertemu dengan rekan kerjanya,
"Baik tuan" Jawab pelayan itu
"Kalau Anda ingin pesan apa Nona?" Tanya nya pada Hana,
Hana masi membolak-balikan buku menu yg ia pegang,Dan melihat begitu byk gambar makanya yg terlihat sangat enak,Membuat nya jadi bingung ingin memesan apa, "Em..Samain aja deh Mbak,Seperti pesanan pak Aryan" Kata Hana,Padahal ia belum tau makanan seperti apa yg di pesan oleh Aryan,
Aryan yg mendengar Nama nya di sebut oleh Hana,Langsung menoleh dan menatap Hana,
Aryan masi terus menatap wajah Hana,Hingga membuat Hana menjadi gugup,"Pak Aryan,jangan menatap saya seperti itu" Tegur Hana,Karena merasa sangat gugup,
"Kenapa?" Tanya Aryan dan masi terus menatap Hana,
"Saya jadi sangat gugup kalau di tatap seperti itu pak,Jantung saya berdetak sangat kencang" Ucap Hana lirih,Dengan wajah yg memelas ,Sedangkan Aryan hanya menggeleng kan kepala sambil tertawa pelan,Saat mendengar ucapan dari Hana yg begitu sangat polos,
Tidak butuh waktu lama,Pesanan mereka pun sudah datang, "Selamat menikmati tuan,Nona" Ucap sang pelayan saat baru saja meletakan makanan itu di atas meja,
"makasih" Balas Hana,Dan pelayan itu pun langsung beranjak pergi,
Hana melihat beberapa hidangan di atas meja yg begitu terlihat sangat enak,Tapi ada satu hidangan yg membuat nya menelan ludah dengan kasar,Ya itu Salad sayur,Hana sangat tidak menyukai makanan yg terbuat dari sayur mentah,Seperti salad,
*"Apa dia sangat menyukai sayur mentah itu" Gumam Hana yg masi saja melihat salad yg berada di hadapan nya,
"Ada apa? Apa kamu tidak menyukai makanan nya?" Tanya Aryan saat melihat Hana yg hanya melihat makanan itu ,tapi tidak menyentuh nya sama sekali,
__ADS_1
"Eh..Suka kok pak" Sahut Hana dan langsung mengambil Steak daging sapi yg terlihat begitu lezat,Dan menggeser piring yg berisi salad sayur itu agar sedikit menjauh darinya,
"Steak ini sangat enak" Gumam Hana setelah memasukan sepotong Steak itu ke dalam mulut nya,Mereka sangat menikmati hidangan makan siang hari ini,Sampai tidak terasa piring mereka telah kosong,
"Kenapa Salad itu tidak kamu makan?" Tanya Aryan yg melihat salad milik Hana yg masih utuh,Tidak kurang sama sekali,
"Maaf pak Aryan,Saya sangat tidak menyukai Salad" Jawab Hana dengan wajah yg memelas.
"Kenapa? Salad sangat bagus buat kesehatan" Ujar Aryan
"Iya pak Saya tau,Tapi tetap saja saya tidak menyukai sayur yg masih mentah" Kata Hana sembari tertawa canggung,
"Bai lah tidak perlu memakannya" Sambil mengecek beberapa dokumen lewat ponselnya,
"Pak Aryan" Panggil Hana dengan hati-hati
"Ada apa?" Tanya Aryan menoleh pada Hana
"Em itu pak,Saya boleh pesen satu Eskrim gak?" Kata Hana,Ia sedari tadi ingin sekali memesan Eskrim,Yg tadi sempat ia lihat di buku menu,
"Boleh" Ucap Aryan,Dan langsung memanggil satu pelayanan,
"Ada yg bisa saya bantu tuan?" Tanya pelayan itu dengan sopan
"Pesan lah" Suruh Aryan pada Hana,
"Saya mau pesen ini Mbak" Kata Hana menunjuk salah saru Eskrim yg ada di buku menu,
"Baik Nona tunggu sebentar" Pelayan itu pun berjalan meninggal kan meja Hana,Tapi tidak butuh waktu lama Ia pun kembali lagi,Sambil membawa nampan berisi satu mangkuk kecil Eskrim,
"Silahkan di nikmati Nona" Ucap pelayan itu sambil menaruh Eskrim pesanan Hana di atas meja,
"Makasih Mbak" Hana pun langsung menyendok Eskrim itu dan memasukan nya ke dalam mulut nya, "Em...Enak sekali" Ia menutup mata nya dan tersenyum lebar,Merasakan kenikmatan yg baru saja masuk ke dalam mulut nya,
Sedangkan Aryan terus saja menatap Hana yg sedang menikmati Eskrim nya dengan begitu lahap,"Apa Rasanya seenak itu?" Tanya Aryan.
.
__ADS_1
.
Yg mampir baca,Jangan lupa tinggalkan jejak ya,Like ,Komen ,Favorit ,Dan Rate bintang 5⭐,Makasih🙏