
"Maaf pak, Saya sedikit terlambat" Ucap Hana dengan sedikit membungkuk kan badan nya,
"Lain kali Jangan di ulangi !" Ucap Aryan dan langsung meletakkan dokumen yg baru saja ia periksa di atas meja,
"Baik pak" Jawab Hana, Dan Langsung berjalan ke meja nya,
"Tunggu!!" Ucapan Aryan membuat langkah Hana tiba-tiba terhenti.
"Iya pak, Ada yg bisa saya bantu? "
"Kenapa kamu memakai masker? " Tanya Aryan menatap Hana
"Haaciuww....Maaf pak Saya sedang flu, Jadi saya memakai masker" Ucap nya berbohong
"Flu ?, Apa kamu sudah ke dokter? " Ada sedikit raut wajah khawatir di wajah Aryan saat mendengar Hana yg sedang flu,
"I-itu pak, Saya sudah minum obat, Jadi sudah agak mendingan " Hana semakin gugup mendapat tatapan seperti itu dari Aryan, *"Astaga jangan sampai pak Aryan nyuruh aku ke dokter, Bisa-bisa aku ketahuan kalau sedang berbohong" Gumam Hana dalam hati,
__ADS_1
Aryan memperhatikan Hana yg terlihat sedikit gugup serta jidat nya yg sedikit berkeringat, *"Hem.. Sekarang aku mengerti !!, Jadi ini hanya siasat mu, Agar pak Bram tidak mengenali mu" Aryan bergumam dalam Hati sambil menggeleng kan kepala nya,
"Baiklah kamu boleh kembali ke meja mu" Titah Aryan dan kembali mengecek berkas-berkas yg berada di atas meja milik nya,
*"Huh hampir saja" Gumam Hana sambil mengelus dada nya, Saat sudah berada di meja kerjanya.
"Jam berapa rapat dengan perusahaan Bramasta grup? " Tanya Aryan tampa mengalihkan pandangan dari berkas-berkas yg ada di tangan nya,
"Jam 12:00 WIB pak, Saat makan siang" Jawab Hana,
"Em..Baiklah"
Tapi tiba-tiba tenggorokan Hana terasa sangat kering, Dan ia tidak mendapati segelas pun air minum di atas meja kerja nya,
"Saya permisi sebentar ya pak" Ucap Hana memecah keheningan di dalam ruangan tersebut,
"Mau kemana? " Tanya Aryan tampa melihat ke arah Hana
__ADS_1
"Mau ambil minum pak, Saya haus" Jawab Hana, Dan hanya di jawab anggukan oleh Aryan,Hana pun Beranjak keluar dari ruangan tersebut, Lalu berjalan masuk ke dalam lift,
Tidak butuh waktu lama, Hana pun keluar dari dalam lift dan berjalan menelusuri kantor yg saat ini terlihat tidak terlalu ramai, Karena saat ini sedang jam kerja, Itu lah sebabnya semua pegawai sedang sibuk dengan pekerjaan mereka masing-masing,
"Mau ke mana dia?, Di jam kerja seperti ini" Gumam seseorang yg sedang mengintip Hana, Dari balik pintu salah-satu ruangan, "Hem.. Ini saat yg tepat untuk membalas nya" Lanjutnya lagi sambil melihat ke kiri dan kanan, Dan langsung mengikuti Hana dari belakang,
Sedangkan Hana tidak merasakan jika ada yg sedang mengikuti nya dari belakang, Dan tetap melanjutkan jalannya menuju ke arah dapur kantor.
....
"Bell..." Panggil Riko saat melihat Bella yg sedang berjalan di koridor kampus, Tapi Bella tidak menggubris nya sama sekali, Entah ia tidak mendengar panggilan dari Riko atau apa.
"Dih, Tuh anak budeg apa gimana sih" Gumam Riko, "Oi Bella " Teriak Riko sambil berlari kecil ke arah Bella,
"Astaga lu teriak ke lagi pake toa Rik" Tegur Bella pada Riko yg kini sudah berada di sebelah nya,
"Lu sih budeg, Gw dari tadi manggil , tapi lu gak denger" Jawabnya dengan santai,
__ADS_1
"Pala lu budeg" Ujar Bella sedikit kesal, "Lu kenapa manggil? "
Yg mampir baca,Jangan lupa tinggalkan jejak ya,Like ,Komen ,Favorit ,Dan Rate bintang 5⭐,Makasih🙏