
Yg tadinya pria itu ingin memasukan sesendok nasi ke dalam mulutnya, Tiba-tiba terhenti saat mendengar pertanyaan dari gadis yg sedang duduk di hadapan nya. Ia pun meletakan kembali sendok itu ke atas piring, Dan menoleh menatap Hana.
"Kenapa bertanya seperti itu?" Tanya nya menatap Hana.
"Aku cuma penasaran" Jawab Hana dengan polosnya.
Aryan menggeleng kepala mendengar jawaban Hana. "Aku tidak mempunyai kekasih.."
"Benarkah? Aku pernah dengar banyak gosip, Kalo CEO Wijaya Grup selalu di dekati banyak wanita" Jelasnya.
Aryan tersenyum tipis, Ternyata gadis di depannya itu juga mendengar gosip tentang dirinya. "Memang nya Kenapa? Jika aku memiliki kekasih?" Aryan menatap Hana sambil menaikan satu alisnya.
'Apa maksudnya! Apa dia beneran punya kekasih' Batin Hana, Entah kenapa ia tiba-tiba merasa kesal mendengar jawaban dari Aryan.
"Aku akan membatalkan pernikahan ini, Kak Aryan kan udah punya kekasih" Hana membuang muka dari Aryan, Yg membuat pria itu sedikit panik.
"Hey sejak kapan aku bilang kalau aku sudah memiliki kekasih?" Bantah nya.
"Baru saja kak Aryan bilang seperti itu" Gadis itu malah menatap Aryan dengan tajam.
"Coba cerna ucapan ku dengan baik, Tadi aku hanya bertanya" Aryan berusaha menjelaskan pada calon istrinya itu, Yg masi memiliki sifat labil.
Hana terus saja diam. Tidak menggubris ucapan Aryan lagi.
"Selama ini aku hanya sibuk bekerja, Bukan mencari pasangan"
"Dan gosip yg kau dengar, Semua nya memang benar" Jelas Aryan yg membuat Hana langsung menoleh kepadanya.
__ADS_1
"Tapi aku tidak pernah pernah meladeni mereka" Jelasnya lagi menatap manik mata Hana.
Hana tidak menghindari tatapan itu, Ia malah semakin menatap Aryan dengan dalam, Berusaha mencari kebenaran di dalam mata pria itu.
"Jika kau setia padaku Setelah menikah nanti, Maka aku berjanji akan menjadikan mu satu-satunya wanita di dalam hidup ku!" Ujar Aryan menatap dalam manik mata Hana, Yg membuat gadis itu langsung menegang.
'Apa! Apa yg baru saja dia katakan?' Entah kenapa saat ini otak Hana tidak bisa berfikir setelah mendengar ucapan dari Aryan. Otak nya seakan tidak bisa mencerna semuanya.
"A-apa maksud kak Aryan?" Tanya nya pelan, Saat ini jantung nya terasa ingin copot. Sedari pagi Aryan sudah membuatnya senam jantung.
"Tidak ada maksud apa-apa, Sekarang cepat lah habiskan eskrim mu, Setelah itu aku akan mengantar mu pulang" Ujar Aryan dengan lembut. Ia bisa melihat raut wajah gadis itu sangat gugup. Ia hanya bisa tersenyum dalam hati saat melihatnya.
Tidak ada bantahan dari gadis itu, Ia dengan cepat menghabiskan eskrim nya yg sudah mencair.
.....
"Kak Aryan gak mau masuk dulu?" Tawar Hana.
"Tidak perlu, Ada pekerjaan penting yg harus segera aku selesai kan" Tolak nya.
"Titip kan salam ku untuk Pak Bram dan tante Rika" Lanjutnya tersenyum simpul.
"Oke kak, Hati-hati di jalan.." Ucap Hana dengan tersenyum manis.
Aryan pun menjalankan mobilnya meninggal kan rumah Hana.
"Ouh astaga aku bisa gila kalau tiap hari berdekatan dengan nya" Gumam Hana sambil memegang dadanya.
__ADS_1
Ia pun langsung berjalan masuk ke dalam rumahnya.
"Assalamualaikum.. Mah Ana pulang" Hana sedikit berteriak tapi tidak ada jawaban dari orang rumah.
"Kok sepi banget, Orang rumah pada kemana" Bingung Hana, Dan berjalan ke arah dapur. Tapi tetap saja ia tidak menemukan siapa pun di sana.
Kini ia berjalan ke halaman belakang dan mendapati Bik Surti yg sedang menjemur pakaian.
"Bik" Panggil Hana.
"Iya Non, Sebentar" Bik Surti meletakan pakaian yg ia pegang lalu menghampiri anak majikan nya itu.
"Ada apa Non?"
"Mama, Sama ayah kemana Bik? Kok rumah sepi banget" Tanya Hana.
"Tuan sama nyonya lagi keluar Non, Katanya ada urusan penting" Jelas Bik Surti.
"Ouh gitu ya Bik.." Ia mengangguk kan kepalanya. "Ya udah bik, Bibi lanjutin jemur pakaian nya, Aku mau langsung ke kamar aja" Pamitnya lagi. Dan kembali ke kamarnya.
....
"Aah.. Aku sangat lelah" Hana melempar tasnya ke atas tepat tidur, Dan ikut merebahkan tubuhnya di sana, Tampah mengganti pakaian nya.
Hari ini adalah hari yg sangat melelahkan, Mulai dari mencoba gaun pengantin, Mencari cincin pertunangan. Di tambah lagi jantung nya yg di buat senam jantung oleh calon suaminya itu.
Hingga tidak terasa ia terlelap di atas tempat tidur, Dengan posisi terlentang dan kakinya masi menyentuh lantai.
__ADS_1
Yg mampir baca,Jangan lupa tinggalkan jejak ya,Like ,Komen ,Favorit ,Dan Rate bintang 5⭐ Biar Author makin semangat buat up:v
Makasih buat kalian yg selalu like dan komen, berkah selalu 🙏