CEO KU TERNYATA CALON SUAMIKU

CEO KU TERNYATA CALON SUAMIKU
65.Terpukau


__ADS_3

Iya tan, Perkenalkan dia Hana Ayudia Bramasta, Calon istri ku" Ujar Aryan dengan bangga, Memperkenalkan gadis cantik itu sebagai calon istri nya.


Membuat beberapa pegawai yg berada di sana menoleh ke arah Hana.


"Hana tan.." Ia menjabat tangan Bu Dona sambil tersenyum manis.


"Kau sangat cantik Hana" Puji Bu Dona. Tersenyum lembut pada Hana.


"Pantas saja tuan muda es ini bisa luluh pada mu" Ucap Bu Dona tertawa pelan.


Yg membuat Hana jadi tersipu malu. "Tante bisa aja"


"Hahaha Ya sudah, Tante akan menunjukan beberapa gaun pada mu, Kau pilih lah mana yg kau sukai" Ajak Bu Dona, Berjalan ke suatu ruangan di ikuti Hana dan juga Aryan dari belakang.


Mereka memasuki suatu ruangan yg dimana di dalam nya, Terpajang beberapa gaun yg terlihat sangat indah dan juga mewah.


Hana sangat terpukau melihat gaun-gaun itu. "Wah semua gaun nya sangat indah" Gumam nya yg masi bisa di dengar oleh Aryan yg sedang berdiri di sebelah.


"Pilih lah yg mana kau suka" Ucap nya pelan dan sedikit menunduk di sebelah telinga Hana. Yg membuat Hana jadi bergidik ngeri.


"Tapi aku bingung Pak, Semua gaun nya sangat indah" Ujar nya masi memperhatikan semua gaun itu.


"Kemari lah Hana.." Pinta Bu Dona.

__ADS_1


Aryan dan Hana pun berjalan menghampiri Bu Dona.


Hana melihat sebuah kebaya yg terpajang di dalam kotak kaca, Kebaya putih yg terlihat sangat indah.


"Ini adalah kebaya yg di rancang oleh Bu Winda" Jelas Bu Dona sambil membuka lemari kaca itu.


"Tante Winda yg merancang nya?" Hana masi tidak percaya bahwa gau seindah itu rancangan dari Bu Winda.


"Bukan hanya merancang nya saja Hana, Tapi beliau juga yg menjahit nya" Jelas Bu Dona tersenyum. Yg membuat Hana semakin Terpukau.


"Dan kebaya ini, Ia buat khusus untuk calon menantu nya" Jelas Bu Dona lagi.


Refleks Hana menoleh ke arah Aryan untuk meminta jawaban, Apa kah yg di katakan oleh Bu Dona itu benar atau tidak.


"Jadi aku akan memakai kebaya ini" Ucap nya sambil menyentuh kebaya itu.


"Tentu saja, Kau adalah calon menantu nya" Bisik Aryan membuat pipi Hana memanas, Dan detak jantung nya jadi tidak terkendali.


"Kamu bisa mencoba nya sekarang, Jika ukuran nya tidak pas, Kita bisa langsung mengubah nya." Ujar Bu Dona, Melepaskan gaun itu dari tempat nya lalu memberikan nya pada Hana.


Dengan cepat Hana mengambil kebaya itu dan langsung masuk ke dalam ruang ganti, Ia tidak ingin pria itu melihat keadaan pipinya, Yg mungkin sekarang sudah memerah seperti tomat. Sementara Aryan hanya tersenyum menggelengkan kepalanya melihat tingkah dari Hana.


Beberapa saat kemudian Hana pun keluar dari ruang ganti itu, Dengan sudah menggunakan kebaya. Ia berjalan ke arah Aryan dan juga Bu Dona yg sedang duduk di sebuah sofa.

__ADS_1


Aryan yg mendengar suara langkah kaki, Langsung menoleh dan mendapati Hana sudah berdiri di hadapan, Ia sangat terpukau melihat penampilan Hana saat ini, Begitu pun dengan Bu Dona.


"Bagaimana tuan muda?" Tanya nya pada Aryan. Yg masi terpukau dengan penampilan Hana.


Hana sangat cantik dengan memakai kebaya itu, Kulit putih bersih nya saat cocok di padukan dengan kebaya putih yg sendang ia pakai sekarang, Apa lagi leher jenjang nya terekspos saat menggunakan kebaya itu.


"Dia terlihat sangat cantik tan.." Ujar Aryan pelan.


"Hey tuan muda, Aku menyuruh mu menilai kebaya itu, Bukan yg memakainya" Ujar Bu Dona berusaha menahan tawanya.


"Aish.. Kau suka sekali menggoda ku tan" Aryan sadar jika wanita paruh baya yg sedang duduk di sebelah nya itu, Sedang menggoda nya.


Sementara Bu Dona hanya tertawa karena telah berhasil menggoda tuan muda Wijaya itu.


Ia pun berdiri menghampiri Hana. "Wah kau terlihat sangat cantik Hana" Puji Bu Dona tersenyum.


"Bahkan tuan muda es itu, Tidak bisa mengalihkan pandangan nya darimu" Ujar Bu Dona melirik Aryan yg masi duduk diam di tempatnya, Sedangkan Hana hanya tersenyum malu.


Aryan bangkit dari duduk nya lalu menghampiri Hana, "Tentu saja tante, Dia terlihat sangat cantik, Bagaimana aku bisa mengalihkan pandangan ku dari nya" Ucap nya menatap Hana. Yg terlihat semakin gugup.


Yg mampir baca,Jangan lupa tinggalkan jejak ya,Like ,Komen ,Favorit ,Dan Rate bintang 5⭐,


Makasih buat kalian yg selalu like dan komen, berkah selalu 🙏,

__ADS_1


__ADS_2