CEO KU TERNYATA CALON SUAMIKU

CEO KU TERNYATA CALON SUAMIKU
58.Malam Ini Sangat Cepat Berlalu


__ADS_3

"Ke rumah utama?" Tanya Kenzo bingung, Sambil mengikuti bos nya dari belakang.


"Ya. Mama menyuruh ku untuk pulang besok, Tapi aku akan pulang hari ini" Jelas Aryan dan masi terus berjalan.


"Baiklah tuan.."


.....


"Besok kamu jangan kemana-mana ya sayang" Ujar Bu Rika saat mereka sedang duduk di meja makan, Sedang menyantap makan malam.


"Memang nya kenapa Ma?" Tanya Hana menoleh pada ibu nya.


"Besok calon suami mu akan datang ke sini, Jadi kamu harus tetap di rumah" Timpal Pak Bram dengan lembut.


'Ya ampun ayah kenapa terburu-buru banget sih' Batin Hana, Sebenarnya ia belum siap untuk bertemu dengan calon suami nya itu, Tapi mau bagaimana lagi? Ayah nya sudah mengatur semua nya, Mau tidak mau ia harus mempersiapkan dirinya.


Ia hanya berharap, Semoga calon suami nya itu tidak memiliki perut yg buncit serta kepala yg plontos.


"Iya Ayah.." Jawab nya, Sambil memakan makanan yg berada di piring nya, Walaupun saat ini ia sudah tidak berselera lagi untuk makan, Akibat rasa gelisah akan hari esok, Ia berharap malam ini jangan cepat berlalu.


"Aku udah kenyang Ma, Aku ke atas dulu ya" Pamit Hana, Bangkit dari duduknya meninggal kan kedua orang tuanya yg masi menikmati makan malam nya.


...


Cekrekk

__ADS_1


Hana membuka pintu kamar nya, Dan langsung naik ke atas tempat tidur lalu duduk menyender kan tubuh nya di sandaran tempat tidur.


"Apa yg akan terjadi besok?"


"Jawaban apa yg akan aku berikan? Setelah bertemu dengan pria itu"


"Apa aku akan tetap menolak perjodohan itu? Tapi bagaimana dengan Ayah" Hana terus saja berbicara dengan dirinya sendiri.


"Astaga aku sangat bingung" Ia mengusap wajah nya frustasi.


Kemudian ia teringat dengan sahabat nya. Dengan buru-buru ia langsung mengambil ponsel nya yg berada di meja dekat tempat tidurnya. Dan langsung menghubungi Bella.


"Halo Bell.." Ucap Hana saat panggilan nya telah tersambung.


"Halo Na, Suara nya kek gak semangat gitu" Ujar Bella di ujung telpon sana.


"Buat apa?" Tanya Bella sedikit bingung.


"Besok dia akan datang Bell.." Jawab Hana lirih.


"Eh calon suami lu dateng besok Na?" Tanya Bella, Sekarang ia tau apa yg menyebabkan sahabat nya itu jadi tidak semangat.


"Huh iya Bell, Mana gw gugup banget lagi" Entah kenapa ia merasa sangat gugup saat mengingat apa yg akan terjadi besok pagi.


"Udah Na tenang aja, Semua nya pasti akan baik-baik aja" Bella berusaha membuat sahabat nya itu agar lebih tenang. "Sebaiknya lu tidur aja, Oke?" Ucap nya lagi.

__ADS_1


"Ya udah Bell, Gw matiin dulu ya, Bye.." Ia pun langsung kembali menaruh ponsel nya lalu turun dari tempat tidur, Kemudian berjalan masuk ke dalam kamar mandi untuk mencuci mukanya serta menggosok gigi.


....


Pagi ini terlihat begitu cerah, Sang surya yg baru saja menampakkan dirinya, Memaksa masuk melewati sela-sela gorden yg masi tertutup rapat, Menutupi kamar yg bernuansa putih pink itu, Di mana di dalam terlihat seorang gadis cantik yg masi setia memeluk selimut nya dengan erat dan masi menutup mata nya.


Cektekk


Pintu kamar itu terbuka, Dengan pelan Bu Rika berjalan ke arah jendela lalu menyibak gorden itu, Agar sang surya leluasa masuk ke dalam kamar itu.


Bu Rika pun berjalan menghampiri putrinya yg masi tertidur dengan nyenyak, Dengan pelan ia membelai rambut sang putri, " Ana, Bangun sayang ini sudah pagi" Ia berusaha membangun kan putrinya itu, Bukannya bangun, Hana malah semakin erat memeluk selimut nya.


"Sayang ayok cepat bangun, Terus mandi" Suruh nya lagi sambil menggoyahkan tubuh putrinya dengan pelan.


"Hem..Aku masi ngantuk Ma.." Gumam Hana dengan mata masi tertutup rapat .


"Sebentar lagi calon suami mu akan datang." Mendengar ucapan dari sang ibu, Membuat matanya langsung terbuka lebar. Jantung nya tiba-tiba berdetak dengan cepat.


Ia pun mengubah posisinya menjadi duduk, " Em.. Ini udah jam berapa Ma?" Tanya nya pada sang ibu yg sedang duduk di sebelah nya.


"Udah jam setengah 8, Kau cepat mandi, Mama mau turun ke bawa dulu, Mau masak." Ujar Bu Rika. Lalu beranjak keluar dari kamar putrinya, Meninggal Hana yg masi diam mematung di tempat nya.


"Astaga kenapa malam ini sangat cepat berlalu, Aku baru saja menutup mata, Dan sekarang udah pagi aja" Gerutu Hana.


Ia pun dengan cepat turun dari tempat tidur dan langsung berjalan masuk ke dalam kamar mandi.

__ADS_1


Yg mampir baca,Jangan lupa tinggalkan jejak ya,Like ,Komen ,Favorit ,Dan Rate bintang 5⭐,


Makasih buat kalian yg selalu like dan komen, berkah selalu 🙏,


__ADS_2