CEO KU TERNYATA CALON SUAMIKU

CEO KU TERNYATA CALON SUAMIKU
26.Mencari Tau Siapa Pelakunya


__ADS_3

"I-iya pak" Hana pun langsung berjalan menghampiri sofa, Saat melihat raut Wajah Aryan yg tiba-tiba berubah,


Aryan langsung berjalan ke arah laci kecil untuk mengambil kotak P3K, Lalu menghampiri Hana dan berjongkok di hadapan nya,


"Pak biar saya saja" Kata Hana saat Aryan mulai memegang kakinya,


"Diam lah !! Jangan bergerak" Ucapnya degan tegas.


"Ceritakan apa yg terjadi, Kenapa kamu bisa tiba-tiba terjatuh" Tanya Aryan sambil membersihkan luka di lutut Hana dengan sangat hati-hati,


"Em.. Tadi saya turun untuk ambil air pak, Saat ingin keluar dari sana, Seperti ada yg menyandung kaki saya, Jadi saya tersungkur ke lantai" Jelas Hana sambil terus memperhatikan Aryan yg sedang mengobati lukanya, Wajah yg terlihat panik di wajah bosnya, Membuat Hana sedikit bingung, *"Apa dia selalu khawatir seperti ini, saat ada pegawai nya yg terluka?" Gumam Hana dalam hati, Ia menatap wajah Aryan dengan tatapan yg tak bisa di artikan.


"Auw.." Hana tiba-tiba meringis saat Aryan mengoleskan sesuatu di lukanya, Yg membuat Aryan langsung mendongak menatapnya ,


"Apa sakit? " Tanya Aryan, Yg membuat Hana mengangguk,


"Kau istirahat lah di sini, Aku akan keluar sebentar" Ucap Aryan dan langsung berjalan keluar dari ruangan,

__ADS_1


Hana terus memperhatikan punggung Aryan, Sampai hilang di balik pintu, "Astaga ada apa dengan ku, Jantung ku seperti ingin meledak" Gumam Hana sambil memegangi dadanya.


.....


Cekrekk


"Tuan anda di sini?, Apa anda butuh sesuatu?" Kenzo langsung berdiri dari duduknya, Saat melihat Aryan yg baru saja masuk ke dalam ruangan nya,


Aryan tidak menjawab pertanyaan dari Kenzo, Dan langsung duduk di sofa sambil menyilang kakinya,


"Ada apa tuan, Apa ada masalah?" Tanya Kenzo sedikit bingung


"Kau terlalu banyak tanya Ken, Periksa saja dulu" Ucap Aryan sedikit kesal,


Aryan dan juga Kenzo sudah bersahabat sejak lama, Keluarga Wijaya juga sudah banyak membantu keluarga Kenzo, Bahkan Aryan lebih sering menginap di Apartemen milik Kenzo, Di bandingkan harus pulang ke rumahnya sendiri, Tapi Kenzo selalu bersikap formal pada Aryan saat sedang berada di kantor, Selayaknya atasan dan bawahan,


"Baiklah tuan" Kenzo beranjak pergi ke mejanya untuk mengambil sebuah laptop, Dan langsung membawanya ke hadapan Aryan,

__ADS_1


Ia pun mulai mengecek CCTV yg berada di lantai 5,


"Berhenti, Siapa wanita itu? " Tanya Aryan saat melihat seorang wanita yg sedang mengikuti Hana dari belakang, Tapi sayang ia tidak bisa melihat wajah dari wanita itu, Di karenakan wanita itu sedang membelakangi kamera CCTV tersebut,


"Periksa CCTV yg berada di dapur kantor" Titah Aryan, Ia semakin penasaran siapa yg telah berani bermain-main dengan calon istrinya,


"Baik tuan" Kenzo pun mulai mencari CCTV yg terhubung dengan dapur yg berada di kantor itu,


"Stop " Aryan menyuruh Kenzo untuk berhenti saat wajah dari wanita yg sedang mengikuti Hana tertangkap oleh CCTV , "Dia? " Aryan terkejut saat melihat wajah dari wanita itu.


....


"Auw.. Ini sangat perih" Ucap Hana sambil memegang lutut nya yg telah di plester oleh Aryan tadi, Ia kembali teringat dengan perlakuan dari Aryan , Raut wajah khawatir dari bosnya itu selalu terbayang-bayang di kepalanya,


"Aahh kenapa aku selalu memikirkan nya" Gerutu Hana sambil mengacak-ngacak rambutnya, "Huh lebih baik aku menyelesaikan pekerjaan ku" Ia pun berjalan menuju mejanya dengan langkah sangat pelan, Karena lutut nya masi terasa perih.


Yg mampir baca,Jangan lupa tinggalkan jejak ya,Like ,Komen ,Favorit ,Dan Rate bintang 5⭐,Makasih🙏

__ADS_1


__ADS_2