CEO KU TERNYATA CALON SUAMIKU

CEO KU TERNYATA CALON SUAMIKU
61.CEO KU TERNYATA CALON SUAMIKU?


__ADS_3

'Apa jangan-jangan... Tidak! Tidak, Apa yg aku pikirkan' Hana sibuk dengan pikiran nya sendiri, Dan tampa sadar ia menggelengkan kepala nya.


Yg membuat Aryan yg sedari tadi menatap nya, Langsung mengangkat sedikit ujung bibirnya, Ini yg ia nantikan, Yaitu melihat wajah terkejut dari calon istri nya itu yg terlihat sangat menggemaskan.


"Ana.." Hana tersadar dari lamunannya saat mendengar suara ayah nya.


"Iya ayah?" Sahut nya menoleh ke arah Ayah nya.


"Ana. Pria yg sedang duduk di depan mu itu namanya Aryan Wijaya, Dia adalah putra dari om Rendi dan juga Tante Winda" Pak Bram menunjuk Aryan. Yg membuat Hana juga ikut melihat Aryan.


"Dia adalah pria yg akan di jodohkan dengan mu sayang" Lanjut Pak Bram dengan lembut.


Mendengar itu seketika Hana membulat kan mata nya, Menatap ke arah Aryan yg juga sedang menatap nya, Dan membuat manik mata mereka bertemu.


'Apa! Apa aku tidak salah dengar?' Batin Hana tidak percaya dengan apa yg baru saja ayah nya katakan.


"A-apa maksud ayah?" Tanya nya menoleh ke arah ayah nya.


"Iya Ana, Dia adalah calon suami mu, Pria yg akan di jodohkan dengan mu" Ucap Pak Bram lagi.


"Ja-jadi CEO ku ternyata calon suamiku?" Ucap Hana terkejut. Dan langsung menutup mulutnya.


Bella yg duduk di sebelah sahabat nya itu, Berusaha menahan tawa nya mendengar ucapan dari Hana.


Begitu pun mereka yg sedang duduk di ruang tamu itu, Mereka tertawa pelan saat mendengar ucapan polos yg keluar dari mulut Hana. Tampa terkecuali Aryan dan Kenzo, Mereka berdua masi saja memasang wajah datar nya.

__ADS_1


"Jadi bagaimana Hana, Apa kau menerima perjodohan ini?" Tanya Bu Winda. Yg membuat suasana di ruangan itu jadi hening.


Aryan terus menatap Hana,menunggu apa jawaban dari gadis itu.


"A-apa aku bisa bicara berdua saja dengan Pak Aryan terlebih dahulu, Tante?" Tanya nya melirik Aryan yg sedang menatap nya.


'Ais kenapa pak Aryan natap gw mulu sih, Mana tatapan nya ngeri banget lagi, Dia gak tau apa kalau jantung gw kek mau copot di tatap seperti itu' Batin Hana. Semakin gugup mendapat tatapan dari Aryan.


"Tentu saja Hana" Ucap Bu Winda tersenyum.


"Bicaranya nanti saja, Sebaiknya kita sarapan dulu" Timpal Bu Rika. Karena masakannya telah matang sedari tadi, Takut makanan itu dingin.


"Tidak apa-apa tante, Kalian sarapan duluan saja, Biarkan Hana berbicara berdua dengan ku sebentar, Nanti kami akan menyusul" Ujar Aryan.


"Baik lah, Pergi lah Hana" Suruh Bu Rika lembut.


"Astaga Bella, Awas lu ya" Bisik nya geram.


Ia pun bangkit dari duduk nya, Lalu berjalan mendekati Aryan. "Mari Pak" Ajak nya.


Mereka pun berjalan ke arah taman yg berada di samping rumah Hana.


Sementara Kedua orang tua Aryan dan juga Hana, Memilih untuk sarapan terlebih dahulu, Begitupun dengan Bella dan Kenzo.


....

__ADS_1


Di taman, Hana dan juga Aryan sedang duduk di bangku panjang yg berada tepat di bawah pohon yg ukurannya tidak terlalu besar. Tapi cukup untuk jadi pelindung bagi orang yg sedang duduk di bawah nya.


Aryan melihat di sekeliling taman, Tidak ada perubahan di taman itu, Ia jadi teringat dengan kejadian di masa lalu, Saat seorang gadis kecil terjatuh di taman itu dan menangis sejadi-jadinya, Yg bisa membuat nya diam cuma satu, Yaitu Bu Winda. Aryan jadi tersenyum saat mengingat masa-masa itu.


"Pak Aryan" Suara Hana membuyarkan semua lamunan Aryan.


"Hm ada apa?" Tanya nya menoleh pada gadis yg sedang duduk di sebelah nya.


"Apa Pak Aryan sudah mengetahui semua ini?" Tanya Hana penasaran.


"Ya.."


Hana terkejut mendengar jawaban dari Aryan. "Pak Aryan sudah mengetahui nya!" Ucap nya tidak percaya.


Sementara Aryan hanya berdehem mengangguk kan kepala nya.


"Lalu kenapa Bapak tidak memberi tau ku?"


"Untuk apa?" Jawab Aryan dengan singkat. Membuat Hana jadi terdiam.


'Eh iya juga, Untuk apa ya?' Gumam nya dalan hati. Bingung.


"Em Bapak kan bisa bilang kalau Bapak yg di jodohkan Dengan ku" Ujar Hana.


"Kau tidak pernah bertanya, Jadi untuk apa aku bilang?" Kini Aryan mengubah posisi duduk nya agak sedikit miring ke arah Hana, Agar ia lebih mudah melihat gadis itu.

__ADS_1


Yg mampir baca,Jangan lupa tinggalkan jejak ya,Like ,Komen ,Favorit ,Dan Rate bintang 5⭐,


Makasih buat kalian yg selalu like dan komen, berkah selalu 🙏,


__ADS_2