
Aryan pun hanya berdeham mendengar ucapan dari Hana, Karena yg Hana katakan memang benar, Ia lupa kalau ini masi jam istirahat. Ia pun kembali memeriksa berkas-berkas yg berada di atas mejanya, Dan sesekali melirik Hana, Yg terus saja tertawa saat melihat ponselnya.
'Apa yg sedang dia lihat di ponsel nya, Hingga dia sebahagia itu' Batin Aryan yg terus melirik Hana, Ia penasaran apa membuat Hana terus saja tersenyum saat melihat ponselnya.
Beberapa menit kemudian..
"Lanjutkan pekerjaan mu" Titah Aryan, Yg membuat Hana langsung menoleh pada nya.
Dan Hana pun kembali melihat jam di ponsel nya. 'Jam istirahat sisa 3 menit lagi, Tapi dia sudah menyuruh ku bekerja' Gumam Hana sedikit kesal.
"Baik pak.." Ia pun terpaksa menyimpan kembali ponselnya di dalam tas, Dan langsung melanjutkan pekerjaan nya. Tapi tiba-tiba ia teringat dengan satu hal.
"Pak Aryan.." Panggil Hana.
Aryan yg sedang sibuk memeriksa beberapa berkas-berkas langsung menoleh saat mendengar suara Hana, "Ada apa?.." Tanya nya.
"Itu pak. Besok saya ada jadwal kuliah, Jadi besok saya hanya masuk setengah hari" Jelas Hana, Mengingat kan sang bos, Dengan permintaan nya di setiap hari jumat dan sabtu, Ia hanya masuk setengah hari untuk bekerja.
"Hm.. Baiklah" Ucap nya mengiyakan perkataan Hana.
__ADS_1
"Terimakasih pak.." Ucap Hana tersenyum lebar. Ia sangat bahagia mendapatkan pekerjaan yg sangat bagus, Dan masi bisa melanjutkan kuliah nya di sela-sela pekerjaan nya.
Aryan tersenyum tipis saat melihat wajah Hana yg sedang tersenyum lebar. 'Kau sangat manis saat tersenyum seperti itu' Batin nya. Menggelengkan kepalanya dan kembali melanjutkan pekerjaan nya.
Tidak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 16:00 WIB...Itu artinya jam pulang kantor telah tiba,
Kini Hana sedang merapikan kembali meja kerja nya, Dan menyusun beberapa berkas-berkas yg tadi ia kerjakan. Setelah selesai, Ia pun mengambil tas nya dan beranjak mendekati meja Aryan,
"Saya pamit pulang dulu pak.." Ijin Hana saat telah sampai di Maja Aryan.
"Ini sudah jam berapa? " Tanya Aryan.
"16:00 WIB pak.." Jawab Hana.
"Aku akan mengantar mu.." Ujar nya dan langsung berjalan melewati Hana menuju pintu.
"Hah.. Gak usah pak, Saya sudah memesan taksi online" Tolak Hana mengikuti Aryan dari belakang dengan langkah pelan, Karena lutut nya masi terasa perih.
"Jangan membantah!! Cepat lah.." Ucap nya dengan tegas dan langsung membuka pintu dan keluar dari ruangan tersebut.
__ADS_1
"Mulai lagi.." Hana menepuk jidatnya, Karena bos nya itu suka sekali memaksa dirinya. Mau tidak mau ia harus mengikuti bos nya.
"Kenapa lama sekali ?" Tanya Aryan saat Hana baru saja masuk ke dalam lift.
"Lutut saya masi terasa perih pak, Jadi jalan nya harus pelan.." Jelas Hana.
Aryan baru ingat kalau lutut Hana sedang terluka, Satu ide pun muncul di kepala nya untuk kembali menggoda gadis itu,
"Apa perlu ku gendong ?" Bisik Aryan dan berusaha menahan tawanya.
Hana yg mendengar ucapan dari bos nya itu, Refleks langsung menjauhkan dirinya dari bos nya itu, "Heh pak Aryan jangan macam-macam !!" Ucap nya sambil mengangkat tas nya ke depan dadanya.
Tawa Aryan pecah saat melihat tingkah Dari Hana, Dan melihat wajah gadis itu sudah mulai panik. " Hahaha tenang lah, Aku hanya bercanda.." Ucap nya sambil tertawa.
"Lagi pula tubuh mu pasti sangat berat, Jadi aku tidak akan menggendong mu" Ucap nya lagi dengan masi menggoda Hana.
"Berat !!, Enak saja, Apa bapak tidak lihat tubuh ku se kecil ini, Mana mungkin aku berat" Ucapnya, Ia tidak terima dengan perkataan dari bosnya itu,
"Baiklah, Kemari lah biar ku buktikan kau berat atau tidak" Kata Aryan yg masi berusaha menahan tawanya.
__ADS_1
"Ti-tidak perlu membuktikan nya.." Kata Hana sambil melipat tangan nya di atas dadanya dengan wajah yg cemberut.
Yg mampir baca,Jangan lupa tinggalkan jejak ya,Like ,Komen ,Favorit ,Dan Rate bintang 5⭐,Makasih🙏