CEO KU TERNYATA CALON SUAMIKU

CEO KU TERNYATA CALON SUAMIKU
70.Perasaan Yg Aneh


__ADS_3

Hingga tidak terasa ia terlelap di atas tempat tidur, Dengan posisi terlentang dengan kakinya masi menyentuh lantai.


...


"Eh nyonya udah pulang" Ucap Bik Surti saat melihat majikannya baru saja masuk ke dalam rumah.


"Iya Bik"


"Oiya Bik, Ana sudah pulang?" Tanya Bu Rika, Kini ia sedang duduk di ruang tamu bersama sang suami, Sambil menoleh sekeliling rumah.


"Non Hana udah pulang dari tadi Nyonya, Tapi dia langsung masuk ke kamar" Jelas Bik Surti sopan.


Bu Rika mengangguk mendengar ucapan Bik Surti. "Ya sudah Bik, Tolong ambilkan air yah" Pinta nya dengan ramah.


"Baik nyonya" Bibik pun langsung berjalan ke arah dapur.


...


Dikamar Hana, Gadis itu masi tertidur dengan posisi yg sama, Tidur yg tidak di sengaja adalah tidur yg paling enak yg dirasakan gadis itu, Hingga ia sangat betah menutup matanya. Jarang-jarang ia bisa tidur senyenyak ini.


Tapi tiba-tiba tidurnya terusik saat mendengar ketukan pintu, Yg membuatnya dengan terpaksa membuka matanya.


Dengan perlahan ia mengubah posisinya menjadi duduk. "Hoam.. Ini udah jam berapa?" Gumamnya sambil mengucek matanya.


Ia mengambil ponselnya yg berada tidak jauh dari tempatnya duduk. "Astaga udah jam 4 sore, Apa aku tidur selama itu" Ia sedikit terkejut saat melihat jam, Dan menyadari ia belum mengganti pakaian nya.


Tok tok tok

__ADS_1


"Iya iya, Sebentar" Teriak nya, Dan dengan langkah gontai ia berjalan menghampiri pintu.


"Kenapa Bik?" Tanya nya saat pintu itu telah ia buka.


"Tuan sama nyonya sudah pulang Non." Ujar Bik Surti.


"Ya udah Bik, Aku mandi dulu baru turun ke bawah"


"Baik Non, Bibik ke bawa dulu" Pamit Bik Surti.


"Eh bentar Bik?" Cegah Hana membuat bik Surti menghentikan langkah nya.


"Ada apa Non?" Tanya nya menoleh.


"Tolong masakin aku mie kuah ya Bik. Aku sangat lapar" Pinta Hana tersenyum manis.


Hana menutup kembali pintu kamarnya lalu berjalan masuk ke dalam kamar mandi. Tidak lama kemudian ia pun keluar dengan wajah yg terlihat sangat segar.


Ia duduk di meja rias, Seperti biasa ia memakai skincare untuk merawat wajahnya. Dan tiba-tiba pandangan nya tertuju pada benda yg sedang tergantung di lehernya.


Dengan pelan ia menyentuh benda itu. "Kalung ini sangat indah" Tampah sadar ia tersenyum sambil melihat kalung itu.


*Jangan pernah melepaskan kalung ini dari leher mu, Apa pun yg terjadi"


Tiba-tiba ia teringat dengan kata-kata Aryan saat di tokoh kalung tadi. "Ada apa dengan ku? Kenapa setiap mengingat nya, Jantung ku selalu berdetak kencang" Ia memegang dadanya yg kini sedang berdetak kencang. Ia merasa sangat bingung dengan apa yg ia rasakan saat ini. Perasaan yg sangat aneh menurutnya.


"Ah sudahlah. Mending aku cepat-cepat ke bawah" Ia berusaha menghilangkan perasaan itu, Dan memilih turun ke bawah untuk mengisi perutnya yg sedari tadi sudah berbunyi minta di isi.

__ADS_1


...


Hana yg baru saja turun dari tangga, Ingin melangkah kan kakinya untuk masuk ke dalam dapur, Tapi terhenti saat mendengar suara sang Ibu.


"Ana, Kemari lah sayang" Panggil Bu Rika sedikit berteriak.


"Iya Mah..." Sahut nya, Dan langsung berjalan menghampiri sang ibu yg sedang duduk di ruang tamu bersama ayah nya.


Hana langsung duduk di sebelah ibunya. "Kenapa Mah?"


"Bagaimana perjalanan mu bersama nak Aryan?" Bu Rika sangat penasaran, Karena ini adalah kali pertama putrinya pergi jalan berdua dengan calon suaminya.


"Semuanya lancar Mah" Jawab Hana dengan santai. Ia menyender kan tubuhnya di sandaran sofa sambil memangku bantal kecil.


"Ih kamu ini, Maksud Mama kalian ngapain aja?" Bu Rika sedikit kesal dengan putrinya itu, Saat ia menjawab dengan singkat.


"Gak ada yg spesial Mah, Kita hanya ke butik, Terus ke mall buat nyari cincin" Jelas Hana.


'Spesial..?' Ia lagi-lagi teringat dengan kata-kata Aryan saat mereka sedang makan di Restoran. 'Dia menyuruh setia? Memang nya wajah ku ini tidak terlihat seperti wanita setia apa!'


Ia terus saja melamun hingga tidak mendengar kan ibunya yg sedang berbicara.


"Ana.." Panggil Bu Rika menggoyahkan lengan sang putri dengan pelan.


Yg mampir baca,Jangan lupa tinggalkan jejak ya,Like ,Komen ,Favorit ,Dan Rate bintang 5⭐ Biar Author makin semangat buat up:v


Makasih buat kalian yg selalu like dan komen, berkah selalu 🙏

__ADS_1


__ADS_2