
Aku semakin mencintai keluarga ini. Mereka tak seperti majikan yang lain. Mereka bisa di ajak kompromi. Dan betapa kagetnya saat implek, majikan- majikan ku bemberi ku masing-masing satu amplop merah sebesar gajiku sebulan. Ku hitung berkali-kali lembaran ribuan NTS di dalam amplop, ada 16 lembar. kebahagiaan yang tak terkira dari hasil keiklasan ku melakukan semua dengan baik.
Sejak itu, aku semakin rajin. merawat Ama dengan penuh kasih sayang. Membantu meringankan pekerjaan Laupan meski kadang mesti sembunyi- sembunyi saat Ama tidur siang. aku ingin mereka puas dengan apapun yang kulakukan tanpa ketahuan Ama, karena mereka bisa di omelin lagi.
Sampai suatu hari Ama memanggilku saat aku masih membersihkan kaca. ku letakan botol pembersih kaca dan koran begitu saja di lantai.
" Ada apa, Ama? " tanyaku takut.
Dalam hatiku, aku bertanya-tanya apakah aku telah berbuat salah.
" duduklah! " perintah Ama.
" jangan tegang begitu, Ama hanya ingin ngobrol dengan mu" jelas Ama.
Aku jadi sedikit lega
__ADS_1
" Ama ingin menjodohkan kamu dengan keponakan Ama. dia bekerja di sebuah perusahaan elektronik. secara ekonomi dia sudah mapan. sudah punya rumah sendiri. umur nya sudah 36 tahun tapi karena kesibukan nya, sampai seumur itu belum menikah, bahkan belum punya pacar. orang nya baik, apalagi saat Ama memperlihatkan foto mu kepada nya, keliatan nya dia menyukaimu. " papar Ama panjang lebar.
" Hah? Ama.....
tapi.... " jawabku kaget.
" Santai saja, Ana. Ama tak akan memaksa mu. kamu lihat saja dia dulu seperti apa. nanti malam dia dan keluarga nya akan kesini, kamu siapkan makan malam. ini uang untuk membeli sayur makan malam. " aku masih kaget melihat Ama meletakkan 5 lembar uang ribuan NTS ke tangan ku.
" Hah? Memangnya mau beli sayur apa sampai sebanyak ini Ama? " tanyaku kaget.
" Tapi.... "
" Sudahlah, ambil saja! Ama lagi senang. " ujar Ama sehingga membuat kami saling tersenyum.
" Baiklah, terimakasih Ama. " jawabku senang. bukan karna uang, namun melihat kebaikan Ama sejak aku kesini sampai sekarang hatiku benar-benar senang. Aku jadi ingat kisah teman ku yang menceritakan Ama yang di asuhnya begitu cerewet dan pelit. Namun tidak dengan Ama yang ada di hadapan ku ini. dia sangat baik dan juga kurasakan dia sangat menyayangi ku. Terlebih mereka tak pernah memaksa ku untuk memakan babi, makanan yang di larang di agama ku. juga boleh aku menjelaskan sholat benar-benar langkah bisa bertemu setua ini. namun Pikiran nya tidak kolot dan egois.
__ADS_1
***Pernah pada suatu hari Ama bercerita padaku. Dulu dia juga hidup susah.. Saat dia bekerja di sebuah pabrik kertas dia bekerja dengan sungguh-sungguh. Sampai akhirnya majikannya sekeluarga suka dengan segala pekerjaan dan keramahan Ama. dan ternyata anak majikannya yang besar ( mendiang suami Ama) diam-diam mencitai nya hingga akhirnya mereka menikah. Sejak itu Ama berpikir, kalau kita bekerja dengan sungguh-sungguh setiap keringat kita akan di balas orang lain dengan nilai yang berlipat ganda. begitu juga kalau kita berbuat bsik, langkah kita akan lebih ringan dan di mudahkan oleh kehidupan.
" Wah, Ama. Ama bukan saja baik namun bijaksana. " Pujiku pada perempuan yang sudah memasuki usia senja. umurnya 70 tahun namun dia masih sehat walafiat.
" Ama, apa rahasia kesehatan dan awet mudamu? " tanyaku penasaran.
" Lakukan semua kegembiraan. maka segala hal tak enak akan jauh dari pikiran mu. kekacauan pikiranlah yang menjadi penyebab segala penyakit. Kalau orang sudah sakit maka usia juga cepat tua. " paparnya.
Aku manggut- manggut mendegar kalimat yang kaluar dari perempuan di depan ku ini. dan aku bersyukur, karena campur tangannya kini sku memiliki suami dan kehidupan yang sangat baik.
Kini, aku sedang menunggu kelahiran anak pertama ku yang merupakan cucu Ama juga sejak aku menikah dengan Ham bun. kurasakan kehidupan benar-benar bahagia karena aku di keliling orang-orang penuh cinta. ternyata rencana Tuhan indah. aku pergi ke Taiwan untuk menjadi pembantu, ternyata malah menemukan jodoh, hak sama sekali tak pernah kuduga sebelumnya.
" Terimkasih Ya allah, untuk semua rencana mu yang indah yang telah Engkau atur dalam kehidupan ku." ujarku penuh rasa syukur. "
BERSAMBUNG***......!
__ADS_1