Cewek Ice Cube

Cewek Ice Cube
Kekuatan Tak Terduga


__ADS_3

Zain mulai maju ke hadapan orang yang ada dihadapan abah, disana ada sekitar 20 orang dengan ada seorang yang terlihat mungkin tetua atau pelatih perguruan tersebut.


"Maaf semua, saya disini mewakili abah akan menerima bimbingan dari para senior. Silahkan pilih yang terbaik, tidak perlu sungkan" ucap Zain seperti memberi penghormatan kepada orang-orang tersebut namun jika cukup pintar ada ucapan sindiran sekaligus ejekan yang tersirat.


Mendengar ucapan Zain, abah Ayub menyunggingkan senyumnya yang mengisyaratkan kepuasan pada anak muda yang baru pertama kali ini mereka bertemu.


"Baik, kami kirim murid terbaik, jangan sampe kalian menyesal dan jika kalah kalian harus menyerahkan murid-murid kalian" ucap sombong salah satu dari mereka yang mungkin merupakan wakil atau juru bicara tetua yang ada disitu.


"Maaf, tapi yang belajar disini semua nya bebas tidak ada yang terikat secara tertulis atau tidak. Disini bukan perguruan resmi, yang belajar disini hanya untuk melatih diri agar sehat dan bisa menjaga diri sendiri dari kejahatan di sekitar yang sekarang mulai marak kembali"ucap abah Ayub karna memang benar adanya yang belajar disitu tidak terikat apapun, mereka bebas, bahkan tidak ada satupun yang dipungut bayaran.


Tanpa basa-basi lagi ada seorang yang memiliki badan tinggi, tegap yang maju berhadapan dengan Zain, setelah memberi penghormatan seperti dalam pertandingan dia mulai menyerang Zain.


Awalnya Zain hanya menahan serangan orang tersebut seakan mengukur kekuatan dariborang tersebut. Bagi hampir semua orang mungkin terlihat Zain terdesak dan akan kalah, namun abah Ayub hanya tersenyum kemudian berbisik kepada Al.


"Cucu abah, coba tebak akan berapa jurus atau serangan yang bisa bikin lawan pacarmu itu kalah atau terkapar coba tebak?" tanya abah Ayub sambil terkikik pelan.


Pertanyaan abah Ayub justru membuat Al mengerutkan alis karna yang dilihat Zain terdesak bahkan Al kuatir Zain akan terluka.


" Maksud abah apa sih, kak Zain terdesak seperti itu kok?"tanya Al yang kebingungan.


"Jangan hanya dilihat sekilas dan dengan emosi atau kekhawatiran, coba Al liat dengan seksama, pelajari juga gerakan pacarmu itu, semua perhatikan dengan detail. Untuk bisa menambah kemampuan Al, sepertinya kalian harus berlatih bersama disini lebih sering. Abah yakin nak Zain bukan sembarangan anak muda seperti yang lain. Dia spesial bagi Al kan?"tanya abah dengan kekehan kecilnya.


Mendengar perkataan abah, Al pun mulai dengan seksama memperhatikan pertarungan Zain dengan orang tersebut yang katanya murid terbaik perguruan itu. Al mulai bisa melihat bagaimana serangan orang itu mulai mengendur sementara Zain mulai terlihat akan menyerang balik.

__ADS_1


Hanya dengan 3 serangan telak Zain membuat orang tersebut rubuh atau terjatuh namun Zain tidak melukai titik vital orang tersebut. Zain hanya membuat nya sedikit terluka namun sulit untuk bangkit karna sakit yang dia rasakan akibat serangan dari Zain.


Melihat itu, abah Ayub hanya tersenyum, sementara yang lain termasuk Al terkejut melihat hal itu.


Zain pun kemudian berbicara dengan orang-orang disitu yang mengatas namakan mereka perguruan Macan Gunung.


"Maaf saudara-saudara sekalian, jika sudah merasa puas silahkan tinggalkan tempat ini. Namun jika masih penasaran dan belum puas biar calon istri saya ini mewakili abah untuk menemani salah satu murid yang lain dari perguruan kalian" ucap Zain sambil mengedipkan mata kepada Al.


Zain melakukan hal itu karna dia melihat dengan jelas tatapan kagum bahkan seperti tatapan ingin memangsa beberapa orang laki-laki disitu saat melihat Al membuat Zain rasanya ingin mencongkel mata mereka satu persatu. Namun Zain ingin membuktikan bahwa Al itu calon istri nya dan Al bukan cewek sembarangan yang bisa di dapatkan siapa aja.


Mendengar ucapan Zain, Al melototkan matanya karna terkejut. Sambil menghampiri Al, Zain berbisik kepada Al sesuatu yang membuat Al tersenyum tapi bukan senyuman manis atau indah namun senyum mematikan yang bisa membuat siapa pun bergidik ngeri. Apalagi dengan aura yang kemudian Al pancarkan karna ucapan Zain.


Guys, mau tau gak apa yang dibisikin Zain? Hihihihi.


"My Jade,ada beberapa cowok yang memandang mesum kepadamu, hajar mereka sedemikian rupa sampe mereka tidak memiliki pemikiran apapun dalam otak kecil mereka itu"ucap Zain dengan seringai yang bisa membuat orang biasa ketakutan.


Al maju kehadapan orang-orang tersebut, dia memindai orang-orang disitu dengan tatapan tajam dan aura yang bikin suasana disitu menjadi mencekam. Al ingin memilih lawannya untuk dia lampiaskan kekesalannya, pertama karna Fery yang dia sudah anggap seperti adiknya sendiri terluka walau hanya luka ringan, kedua karna provokasi Zain tersebut yang membuat Al rasanya ingin menghabisi semua cowok yang memiliki tatapan tidak baik kepadanya itu.


Al menunjuk 4 orang cowok yang dia rasa memiliki pandangan dan niat tidak baik kepadanya.


"Kalian berempat silahkan melawanku, boleh srndiri-sendiri boleh juga barengan. Aku tau kalian memiliki pemikiran yang tidak pantas kepadaku dan aku sangat benci hal seperti itu"ucap Al dengan tegas dan intimidasi yang bisa bikin ciut nyali.


Benar saja salah satu dari keempat cowok tersebut menciut nyalinya dan mengundurkan diri sementar yang 3 merangsek maju kedepan Al.

__ADS_1


Salah satu dari ketiga cowok tersebut menawarkan diri untuk menghadapi Al lebih dulu dan hanya sendiri sementara Al sudah menawarkan agar mereka melawan Al bersamaan.


Saat cowok pertama itu mulai menyerang Al, hanya dengan 2 gerakan berkelit kemudian Al menyerang cowok pertama itu dengan satu serangan telak yang membuat cowok tersebut langsung tersungkur.


Hal itu membuat semua terkejut bahkan Zain yang tidak menyangka kekuatan Al ternyata sebesar itu.


"Pantas, tadi pagi Al tidak bereaksi dengan genggamanku yang tidak sengaja menggunakan tenaga saat terkejut, ternyata kekuatan My Jade sebesar ini" monolog Zain.


Melihat temannya yang terkapar dalam sekali pukul, kedua cowok tadi mulai emosi dan memutuskan menyerang Al secara bersamaan. Mereka menyerang dengan emosi dan membabi buta membuat serangan mereka mudah terbaca oleh Al. Hal itu membuat Al dengan mudah bisa menangkis dan menghindari serangan mereka dengan mudah. Apalagi dengan apa yang Al pelajari saat melihat pertarungan Zain sebelumnya, dimana Al menguji seberapa besar kekuatan lawan dan membuat lawan sedikit kelelahan untuk membalikkan serangan mereka dengan telak saat mereka mulai lelah dan lengah.


Zain melihat cara bertarung Al kemudian melirik abah Ayub yang berada di sebelahnya, seraya bertanya dengan hanya sekedar lirikan mata. Abah yang mengerti dengan lirikan Zain hanya tersenyum sambil menganggukkan kepala nya.


"Kekuatan, kejeniusan dalam mempelajari suatu hal dalam waktu singkat, kejutan dan keistimewaan apa lagi yang akan kau perlihatkan padaku My Jade?" tanya Zain dalam hati nya.


Pertarungan ini memakan waktu agak lama karna kedua cowok itu tidak terima kalah, walaupun mereka audah cukup babak belur terkena serangan Al secara bertubi-tubi dan telak. Sampai akhirnya tetua rombongan perguruan itu menghentikan pertarungan itu kemudian pamit meninggalkan tempat abah Ayub dengan rasa malu yang sangat dengan kekalahan telak mereka bahkan melawan seorang perempuan dengan keroyokan pun tetap kalah.


Setelah kepergian orang-orang tersebut terdengar celetukan seorang remaja tanggung membanggakan idolanya meskipun mereka baru mengenal belum lama.


"Aku udah yakin kak Al pasti bisa mengalahkan mereka makanya aku minta abah menelpon kakak. Emang kak Al yang terbaik deh. Lihat aja suatu hari nanti aku akan bisa seperti kakak bahkan lebih hebat, kakak ingat itu ya" ucap Fery dengan penuh kebanggaan terhadap kakak seperguruan yang dia idolakan juga semangat dan tekad kuat.


"Iya, yang semangat berlatih" ucap al singkat sambil mengelus kepala remaja tanggung tersebut.


Al sudah menganggap Fery seperti adiknya sendiri meskipun baru mengenalnya. Al mengetahui jika Fery seorang anak yatim dan memiliki ibu yang kesehatannya kurang baik namun Fery tidak pernah menyerah dan bersemangat makanya Al begitu menyayangi Fery dan berniat menjadikannya sebagai adik angkatnya.

__ADS_1


Alhamdulillah guys bisa beres lagi nih mudah-mudahan bisa lancar terus up setiap hari. Semoga kalian bisa suka dan tetap disini sampai novel ini tamat ya, makasih semua.


__ADS_2