
Di bagian lain kampus Al-Ghiffary kampus tempat Al berkuliah, ada 3 cowok dengan ketampanan bak seorang pangeran ketiga nya namun dengan 3 karakter berbeda pula sedang membicarakan suatu hal. Kira-kira apa ya yang mereka obrolkan, cekidot....
"Guys, kalian tau gak ada pembalap baru yang kemarin menang di tempat balapan yang udah lama kalian ga kesana. Kebetulan aku main kesana pas beberapa hari lalu, yang lebih mengejutkan tuh aku yakin itu pembalap cewek loh dari postur tubuhnya keliatan lah walau dia pake outfit cowok"ucap Dandi mengawali pembicaraan mereka.
"Masa sih, tempat balapan yang mana nih kan ada 3 tempat yang biasa kita jajal dan cuma kita yang bisa jadi raja disana?" jawab Erik dengan muka penasaran. Sementara Zain hanya mengerutkan keningnya tengah berpikir kira-kira siapa orang tersebut.
"Itu yang sebelah utara di pinggiran kota, ga cuma itu loh, aku cari info ke tempat kita balapan yang lain, ternyata orang ini pun memenangkan balapan di kedua tempat lainnya dalam 2 minggu ini di 3 tempat wooowww sesuatu banget."ucap Dandi dengan nada penuh kekaguman.
" Kamu udah tau identitas pembalap baru itu Dan? tanya Erik dengan muka sumringah bersemangat karna merasa punya tantangan baru membuat adrenalinnya terpicu.
"Justru itu Rik, kata mereka pembalap itu ga pernah membuka helm nya tapi dari suaranya mereka yakin itu pembalap cewek dan dia menyebutkan panggilannya Jade A" jawab Dandi.
"Jade A, ya hhhmmmm" ucap singkat Zain alias si kulkas berjalan yang bikin kedua temannya menggelengkan kepala.
"Dasar kulkas irit bahan bakar, eh salah ya, nungguin komenan dia eh cuma gitu doank" ucap Dandi sambil menepuk keningnya. Sementara Erik hanya terkekeh sudah terbiasa dengan kelakuan Zain yang seperti itu.
__ADS_1
"Kalo emang beneran cewek apalagi cantik, aku kejar deh sampe beneran jadi pacar, terutama kalo dia ngalahin aku di arena udah deh walau malu harus kalah sama cewek tapi gak papa deh" ucap Erik malah bersemangat.
"Yeeee kuda nil, itu kalo dia mau sama kamu kalo dia mau nya sama si kulkas berjalan itu gimana mau dipaksa hah?" tanya Dandi sambil me mutar mata malas.
"Kalo dia suka nya sama cowok kulkas kaya Zain tapi kalo Zain nya gak mau lah aku berjuang dulu lah Dan, tapi apa boleh buat kalo Zain juga mau, palingan aku patah hati, aduuuuhhh sakitnya tuh disini"canda Erik berusaha melucu untuk melihat reaksi Zain. Tapi apalah daya hasilnya Zain hanya melamun memikirkan siapa pembalap misterius itu tanpa menanggapi teman-temannya.
"Kena mental boss, dicuekin tuh sama kulkas, emang enak" ucap Dandi sambil tertawa terbahak-bahak membuat orang-orang yang kebetulan melintas di sekitar mereka berkumpul menoleh memperhatikan mereka.
"Dasar sohib ga ada akhlak malah ngetawain, awas ya" keluh Erik.
Melihat si kulkas berjalan malah melamun, kedua temannya yang kadang minim akhlak saling berpandangan untuk mengerjai dan mengagetkan temannya satu itu. Namun baru juga mereka akan mengagetkan Zain eh Zain malah berdiri dan berbicara
"Jangan coba-coba ngagetin/isengin aku kalo ga mau kena jotos karna ga akan mempan" ucap si kulkas sambil berlalu dari tempat itu.
Auto kicep tuh cowok tampan berdua yang ditinggalkan Zain sambil berpandangan kemudian mereka berlari sambil mengobrol berdua menjejeri langkah Zain.
__ADS_1
"Gimana Zain bisa tau kita mau isengin ngagetin dia ya?" tanya Dandi sambil menggaruk kepalanya yang gak gatal.
"Kayanya dia punya mata dibelakang kepala deh makanya dia bisa tau kita mau isengin dia" ucap Erik sambil terkekeh kecil dengan pemikiran dia sendiri.
"Ngaco kamu Rik, emang Zain apaan, kayanya dia punya insting yang kuat kaya cenayang gitu kali makanya bisa tau" Ucapan Dandi yang malah makin melebar kemana-mana.
Mereka bertiga berjalan beriringan view nya sangat indah memanjakan pandangan para mahasiswi yang mereka lewati,yang memandang mereka bertiga bahkan sampe lupa berkedip. Seperti biasa Erik selalu jadi yang terdepan diiringi Dandi, sementara Zain lebih sering berjalan di belakang mereka sambil memasang wajah dingin sesuai julukan teman-temannya.
3 cowok dengan ketampanan paripurna yang bisa bikin para cewek yang memandang/melihatnya bahkan bisa melendoy melehoy sampe lemes karna terpesona. Tidak hanya ketampanan tapi karna Erik berasal dari keluarga terpandang anak seorang pengusaha kelas atas yang juga berkebangsaan Inggris bernama Michael Scott Ferguson juga ibu nya yang juga anak pengusaha bernama Selly Purnama.
Dandi pun anak seorang pengusaha walau ga sehebat/sekaya keluarga Erik, hanya Zain yang masih misterius karna orang-orang hanya tau kalo Zain itu bernama Zain Malik.G yang kepanjangannya ga ada yang tau.
Dengan kelebihan-kelebihan mereka ditunjang dengan otak yang pintar mereka yang di umur 22 tahun hampir 23 tahun mereka bisa segera menyelesaikan kuliahnya,makanya mereka di juluki Three Most Wanted Guy di kampus itu.
Maaf baru up siang, ada urusan di RL pas kemarin sesudah up pagi makanya ga sempet nulis lagi deh baru sekarang. Makasih banyak buat semua yang udah mampir dan mendukung karya receh othor pemula ini 🙏🏻🙏🏻🙏🏻
__ADS_1
Love you all