CINTA ABANG TENTARA (Penantianmu)

CINTA ABANG TENTARA (Penantianmu)
Awal Pertemuan


__ADS_3

Bagi seorang prajurit negara hari libur adalah salah satu hal yang selalu ditunggu..


karna seperti yang kita ketahui bahwasanya jarang sekali untuk prajurit negara memiliki libur disela padatnya tugas yang menjadi tanggung jawab mereka..


Tidak hanya sekali dua kali mereka akan gagal mendapatkan hari kebebasan itu salah satu contohnya yaitu tentara yang dimana waktu 5 menit pun menentukan..


Seperti yang sedang dirasakan oleh laki-laki yaitu Lettu Giandra Cakra Manggala..


Seorang perwira TNI AD yang berada di Batalyon xx kota Semarang..


Bagaimana tidak sudah 2 Minggu lebih dirinya disibukkan dengan persiapan pemberangkatan anggotanya yang akan mengikuti tugas pengamanan di perbatasan wilayah timur indonesia..


"Duh Gustii capek banget ini badan rasanya" eluh bang Cakra sambil memejamkan mata di kursi ruang kerja kantornya..


"hufftt,,, untung kegiatan udah hampir selesai tinggal ikut upaca pemberangkatan nanti" sambil menghela nafasnya...


"Gasabar gua mau habisin libur besok buat rebahan di rumah seharian,, hahaha..." dengan mengatakan rencana hari liburnya diiringi tawa riangnya...


.....


.....


Hari ini merupakan hari yang dinanti nantikan-nya dimana ia akan mendapatkan hari liburnya untuk esok hari setelah keberangkatan para anggotanya..


Rasa lelah yang kian bertambah ingin rasanya menenangkan pikiran dan segera mengistirahatkan tubuh itulah yang ada dibenaknya beberapa hari ini...


"Alhamdulillah,, semua sudah selesai sekarang waktunya pulang,, eh sebelum itu enaknya beli makan dulu kali ya biar nanti dirumah tinggal makan hahaha..." ucap bang Cakra.


.....


.....


Saat sedang melakukan motornya melewati SMA angkasa sekitar 100 meter tiba-tiba ia mengerem motornya secara mendadak...


Dilihatnya ada seorang gadis SMA yang hampir saja di tabraknya karena hendak menyebrang jalan tetapi dengan sesekali terlihat fokus melihat ponselnya ketimbang tempat dimana ia berjalan..


"Hei Bocah,, kalo mau nyebrang tuh lihat kanan kiri dulu jangan asal trabas aja. untung saya masih sempet ngerem tadi kalo enggak udah ketabrak kamu itu" gerutu bang Cakra dengan tetap berada diatas motornya.


"kok bapak nyalahin saya" ucapnya gadis itu tak terima.


"bapak juga salah lah,, ngapain bapak ngebut dijalan. gaboleh ya pak itu namanya pelanggaran lalu lintas karna membahayakan pengguna jalan lainnya.." dengan keberaniannya gadis itu berbalik mengomeli bang Cakra..

__ADS_1


"saya lihat bapak sepertinya tentara, harusnya bapak tau dong kalo ga boleh ngebut ngebut, nanti kalo jatuh sakit pak,, apa bapak gak takut nanti bapak dibawa ke Rumah Sakit trus luka bapak di jahit, bapak disuntik trus dikasih obat gede gede suruh minum.. ihhh saya si ogah pak,, itu sangat mengerikan". cerocos gadis itu dengan wajah polosnya dan ekspresi wajah bergidik ngeri..


Sedangkan dihadapan gadis tersebut bang Cakra dibuat melongo dengan apa yang ia dengar...


"tua banget kesannya gua dipanggil bapak sama bocah ini.. terus kenapa juga jadi gua yang salah" batin bang Cakra..


"Hei bocah, kan kamu yang nyebrang sembarangan sambil main hp,, kenapa jadi balik nyalahin saya, pakek ceramah lagi.." jawab bang Cakra garang


"terus juga kenapa panggil bapak,, saya bukan bapak kamu ya,, saya juga masih muda belum bapak-bapak"


Dengan tampang gak punya takut sedikitpun gadis itu membalas.. "terserah saya dong orang mulut-mulut saya.. mau saya panggil bapak, om, pakde, paklek terserah saya lah.. lagian bapak juga salah jadi jangan nyalahin satu pihak dong,, katanya tentara tapi gak mau ngakuin kesalahnnya juga.."


"Apa kamu bilang,,, oke oke saya akui saya juga salah. tapi kamu harus minta maaf sama saya karna udah asal nyebrang adek manis.." ucap bang Cakra berusaha sabar..


"Dih gamau ya pak... bapak dulu dong minta maaf sama saya.."


Dengan menahan geram bang Cakra pun mengucapkan maaf kepada gadis itu.. "oke saya minta maaf, udah kan??..."


lalu gadis itu memicingkan matanya sejenak melihat bang Cakra sambil mengulurkan tangannya..


"oke saya maafin.." sambil tersenyum usil, setelah itu ia berkata "karna bapak sudah minta maaf dan saya sudah maafin bapak,, kalo gitu saya permisi dulu ya pak. Daahh pak tentara,,, hahahaha" dengan tertawa keras dia berlari berlalu pergi meninggalkan bang Cakra yang geram atas tingkahnya..


"Woy,, dasar bocah ga minta maaf malah kabur.." ujar bang cakra yang melihat gadis itu yang mulai menghilang dari pandangannya..


(eeaakk gadis menjengkelkan katanya,, belum tau aja gimana pesona gadis menjengkelkan tersebut yang akan merebut seluruh hati bang Cakra,, hahaha).


Sesampainya dirumah bang Cakra memilih untuk langsung membersihkan dirinya menunaikan sholat lalu makan malam..


Setelah semua selesai bang Cakra memilih untuk mengistirahatkan tubuhnya dengan tidur lebih awal untuk menyambut hari liburnya esok..


.....


.....


Tibalah hari libur yang dinanti nantikan sang Lettu..


saat ini tepatnya disebuah rumah dinas suara adzan subuh yang berkumandang dengan sangat jelas tengah membangunkan seseorang dari tidur lelapnya..


"hooaamm.... ternyata sudah jam setengah 5 pagi" ucapnya sambil melihat kearah jam yang ada di nakas sebelah tempat tidurnya..


lalu ia bangun dan menuju kamar mandi untuk membersihkan diri dan bersiap melaksanakan ibadah sholatnya di Masjid asrama..

__ADS_1


Selesai sholat dan tiba di asrama bang Cakra memilih untuk melakukan joging berkeliling komplek asrama tempat tinggalnya sambil memikirkan apa saja yang akan dikerjakan di hari liburnya..


saat sedang berlari keliling komplek dari jauh bang Cakra melihat ada seorang gadis yang sedang berjalan dengan menghentak hentakkan kakinya dengan sesekali menendang udara sambil mengomel kesal..


Dari kejauhan dia melihat dengan jelas bahwa gadis tersebut adalah gadis yang ditemuinya kemarin saat pulang dari dinas dan hampir ditabraknya..


"bukannya itu bocah yang kemarin ya, kok ada di sini" pikirnya dengan bingung..


"jangan-jangan dia anak anggota di batalyon ini lagi" batinnya sambil terus memperhatikan gadis itu..


Lalu bang Cakra lari mendekat kearah gadis itu dengan berkata "Hei bocah bar-bar"


kemudian gadis itu menoleh "maaf ya pak saya bukan bocah saya sudah besar bukan anak kecil lagi" ketua gadis tersebut..


"kalo bukan anak kecil ga mungkin dong kamu kabur tanpa meminta maaf atas kesalahanmu kemarin"


Seketika gadis itu mengingat dimana kiranya dia bertemu bang candra.


Dan taraa dia mengingatnya, lalu dengan sedikit rasa gugup dia memandang ke arah bang candra..


"gimana sudah ingat bukan" ucap bang candra sambil tersenyum devil.


"ya-yakan saya sudah minta maaf" kata gadis itu


"kapan coba, saya gak denger" dengan tetap memasang tampang garangnya..


"i-iya kemarinlah, tapi dalam hati"


sontak bang candrapun melongo mendengar jawaban gadis tersebut..


"Bicara langsung bisakan, kamu saya lihat juga punya mulut. gampang kan tinggal bilang saya minta maaf apa susahnya coba" gerutu bang candra didepan gadis itu


"saya minta maaf.. udah kan kalo gitu sana sana bapak pergi.. ganggu orang aja"


Tampak bang candra melotot kan matanya dan bergeleng pelan. lalu setelah itu memilih pergi melanjutkan aktifitasnya sambil bergumam "Dasar bocah aneh, masih pagi aja tingkahnya sudah gajelas"...


dan tanpa sengaja gadis itupun menoleh karna mendengar gumaman bang Cakra saat melewatinya tadi..


Secara spontan dia berteriak dengan berkacak pinggang dengan pandangan tertuju kearah berlalunya bang Cakra,,


"hei pak jangan sembarangan ya kalo ngomong. suka-suka saya lah, kenapa anda yang sewot. dasar pak tentara nyebelin"...

__ADS_1


Sedangkan sang Lettu yang mendengar teriakan gadis tersebut dari kejauhan tidak menoleh sama sekali dan tetap melanjutkan kegiatan lari paginya sambil menyunggingkan senyum samar... "gadis bar bar pemberani" ucap bang Cakra..


...******...


__ADS_2