Cinta Beda Usia Terhalang Restu

Cinta Beda Usia Terhalang Restu
Bab 11: Patah Hati


__ADS_3

H 4 P P Y R 3 4 D I N G🌻


🌹✨💞✨🌹


Ivan heboh karena Nian adalah artis NetEase dan mempunyai fans hingga 1.262.000. Lebih banyak dari mereka. Udah itu, akun Nian sudah mendapat tanda verifikasi user di Weibo (kalau di kita, centang biru Instagram).


Bahkan profil Nian masuk ke dalam Baidu Baike juga (kalau di kita, masuk wikipedia). Mereka heboh dan memuji Aksa yang sangat hebat. Nggak pernah nampak pacaran, sekalinya dapat gadis manis dengan garis emas!


"Bos luar biasa."


"Ya, benar saking luar biasa, mendapat kan kakak ipar yang cantik."


Nian tidak terlalu memperdulikan pujian mereka. Mata nya terus tertuju menatap Aksa.


"Kakak ipar, saya melihat dari Baidu Baike, kakak ipar kuliah jurusan bioteknologi dan elektronika. Apa kakak ipar baru mulai kuliah?" tanya Dimas.


"Itu adalah pendidikan S2 ku (jadi, dia sekarang kuliah S2). Aku sudah lulus sekarang," jawab Nian.


Dimas dan Nino tentu semakin kagum, "Jadi, kapan Kak ipar mulai kuliah?"


"Saat umur 15 tahun," jawab Nian. Makin kagetlah yang lain. Aksa juga tampaknya kaget.


"Karena universitas punya kelas junior," jawab Nian. jadi, Nian beberapa kali lompat kelas, jadi dia cepat lulus dan kuliah.


"Kakak ipar tolong kenalkan saya pada teman wanita kakak ipar. Impian saya selama ini adalah bertemu dengan murid wanita yang pintar," ujar Dimas penuh harap.


"Tidak masalah, tapi teman-teman ku semuanya sangat fokus belajar, jadi ya tahulah," kata Nian.


Nino yang mendengar itu menjadi penasaran lalu ikut bertanya.


"Apa Kakak ipar pernah main game?"


"Tidak, aku tidak tau."


Mendengar jawaban tidak. Semua tidak percaya.


Nian takut kalau dia bilang pernah main game dengan Radit yang di kira Aksa akan semakin salah paham padanya karena dia kan waktu itu mengira main dengan Aksa (dan memang ya sebenarnya).


Kedua nya terus bicara. Aksa sampai harus meletakkan alat makannya dengan keras agar mereka bisa diam.


"Jika sudah selesai makan bersiaplah supir sudah menunggu dan akan mengantar mu."


"Dan kalian berdua. Mulai dari sekarang, kalian tidak di izinkan untuk memanggilnya 'kakak ipar' di waktu mendatang," Aksa memperingati.

__ADS_1


Aksa pergi dan Nian mengikutinya. Dimas dan Nino panik takut Aksa marah.


Aksa mengantar Nian ke mobil dan menyuruh supir untuk mengantarkan Nian ke hotel tempat Nian menginap.


Saat sudah masuk ke dalam mobil, Nian langsung menatap Aksa dengan sedih. Dia takut kalau Aksa berpikir dia sangat mengganggu.


"Apa setelah pergi, aku tidak akan bertemu lagi dengan nya?" batin Nian bertanya. Dia sedih.


Nian sangat sedih hingga menangis. Dia terus menatap ke belakang mobil, melihat Aksa. Hatinya semakin sedih karena Aksa sudah berbalik pergi. Dia merasa cinta pertamanya sangat menyakitkan.


Para anggota Ultra sedang latihan. Tapi, di tengah-tengah latihan. Dimas malah bergosip mengenai cara Aksa bisa mengambil hati Nian.


Saat itu, Riko baru datang dan mendengar gosip mereka tersebut. Dimas kemudian bertanya pada Riko yang adalah saudara Aksa.


"Apakah kau mendengar gosip bos tadi?"


"Tidak, jika kalian ingin bertanya sangat detail dan panjang silakan tanya kan langsung, itu orang nya sudah datang," ujar Riko, Pas pula Aksa masuk dan menegur mereka yang sedang berbincang. Semua langsung takut dan lanjut


"Aku ingin bicara pada mu," ucap Riko mengajak Aksa ikut dengan nya.


"Ya."


"Katakan, ada apa?"


"Berikan ponsel mu, aku akan menelpon nya," ujar Aksa, karena kalau dia menelpon pakai ponselnya, kakek bisa tahu nomornya dan akan terus mengganggu.


Riko meminjamkan dan Aksa langsung menelpon kakek. Begitu tahu Aksa yang menelpon, kakek langsung memarahinya panjang lebar. Dia memerintahkan Aksa untuk memesankan tiket pesawat karena dia akan berkunjung. Kemudian, dia mengomeli Aksa yang sudah 30 tahun tapi masih juga bermain komputer. Apa Aksa tidak mau menikah? Tidak mau punya anak? Sekarang ini dia sangat malu kalau harus memberitahu orang lain, Aksa masih bermain komputer di usia sekarang ini.


"Dengarkan ini baik-baik, lusa Kakek akan datang berkunjung. Kau cucu nakal wajib menjemput ku di bandara. Awas saja sampai tidak!" ancam Kakek.


"Iya, aku akan menjemput Kakek nanti," sahut Aksa.


Setelah mengomel panjang lebar, akhirnya kakek menutup teleponnya.


Aksa menarik nafas lega. Dia tidak lagi mendengar suara petasan.


Di sisi lain, Nian masih saja galau. Dia nyesal karena tidak mengucapkan Sampai jumpa lagi pada Aksa.


Dan tiba-tiba, dia teringat sesuatu. Dia segera membuka laptop-nya dan mencari informasi mengenai Ultra. Dan akhirnya, dia tahu kalau Aksa adalah pendiri Ultra dan juga investor Ultra. Dia juga jadi tahu kalau Aksa adalah mantan anggota Black tim 10 tahun yang lalu. Pokoknya, Aksa adalah orang yang sangat terkenal dan top.


Membaca semua berita dan profil Aksa, membuat Nian semakin terpesona. Tapi, membaca berita saat Aksa mengumumkan diri pensiun, membuat Nian shock.


Dan setelah itu, Nian terpikir sesuatu. Dia segera pergi ke kamar Mei. Mei membukakan pintu, dan Nian meminta waktu bicara.

__ADS_1


"Aku ingin bertanya beberapa hal mengenai CTF. Bisakah aku bertanya pada suamimu?" tanya Nian.


"Kau benar-benar tertarik dengan CTF sekarang?" kaget Mei.


"Ya. Sekarang panggilkan suami mu cepat," ucap Nian.


"Sabar," Mei pergi meninggal Nian dan memanggil suami nya.


Tak berselang lama Mei dan suami nya tiba.


Dan Nian langsung menunjukkan foto Aksa yang dia cari di internet. Begitu melihat foto Aksa, suami Mei langsung histeris. Dia adalah fans berat Aksa yang di kenal juga Hebat dan tampan. Karena Aksa lah dia sampai datang ke Kota B untuk melihat pertandingan! Baginya, sebagai pria, Aksa itu orang tampan.


Tanpa di tanya Nian-pun, suami Mei langsung dengan semangat memberitahu semua informasi Aksa. Tidak hanya itu, dia menunjukkan video-video pertandingan Aksa dulu yang dia simpan di ponselnya.


Mei sampai berkata kalau dia tidak menyangka ternyata suaminya menyukai artis juga. Suaminya membenarkan. Bahkan jika di beri waktu semalaman, tidak akan cukup baginya menceritakan mengenai Aksa.


"Jadi, kau ingin tanya apa?" tanya suami Mei pada Nian.


"Aku ingin tanya mengenai pengalaman berkencan nya."


"Apa kau serius ingin mendengar gosip mengenai Aksa?"


"Iya," Nian mengangguk mengiyakan. Suami Mei tampak berpikir karena dia tidak begitu yakin dengan Aksa yang pernah kencan.


"Saya kurang yakin tentang ini, tapi dari gosip yang beredar. Aksa menyukai teman sesama klub mereka, tapi wanita itu sudah memiliki pacar. Dan dari itu anggota klub mereka berantakan hingga Aksa keluar. Tapi itu hanya lah gosip, tidak ada bukti kebenaran, tentang itu."


"Jadi, mana yang benar?" tanya Nian, penasaran.


"Tidak tahu. Ini masalah yang tidak terselesaikan."


"Jadi, ada kemungkinan wanita yang Aksa sukai adalah Sarah," simpul Nian dengan sedih. "Apa mereka pacaran?"


"Tentu saja tidak! jika mereka pacaran, maka masalah ini tidak akan di sebut tidak terselesaikan."


"Oh iya, satu lagi ada beberapa yang bilang kalau alasan Aksa membentuk Ultra tim sekarang adalah untuk mendapatkan Sarah," ujar suami Mei.


"Mendapatkan nya kembali?" tanya Nian, dengan sedih.


"Cinta pandang pertama ku, berakhir tragis. Belum juga berjuang sudah harus berhenti," batin Nian. Dada nya terasa sesak mendengar kenyataan menyakitkan ini.


...Bᴇʀsᴀᴍʙᴜɴɢ......


...✨____________ 🌼🌼_______________✨...

__ADS_1


__ADS_2