
Setelah mengantarkan Viona ke rumahnya. Xander segera pergi ke markas nya. Guna menemui Jessica, pria itu hanya berdecak kesal. Dia sudah terobsesi pada Viona dan tak tertarik lagi pada wanita manapun. Terpaksa menemui Jesica, karena wanita itu lumayan tinggi jabatan nya di dunia hitam nya.
"Aku harus berhati-hati pada wanita ular itu," gumam Xander pelan.
Pria tampan itu turun dari mobilnya. Dia melangkah masuk ke dalam markas. Nuansa serba hitam memanjakan matanya. Saat tiba di dalam, dia melihat Jessica sedang duduk di meja kerjanya. Kaki kanan nya ia letakkan atas paha kiri. Tak lupa cerutu mahal berada di sela-sela jari telunjuk dan tengahnya.
"Hay, Babe! I Miss you so much." Jessica berjalan linglung seperti orang mabuk. Dia menghampiri Xander lalu memeluk erat tubuh kekar pria tampan itu.
Xander hanya mampu memutar bola matanya malas. Dia sangat geram dengan Jessica, selalu saja mabuk dan hilang kewarasan nya, karena wanita itu pecandu alkohol dan g@nja.
"Apa yang kamu lakukan di sini, Jess? Kenapa tiba-tiba datang?" Xander memapah wanita seksi itu membawanya ke sofa panjang.
Keduanya duduk di sana. Jessica menghisap cerutu nya lalu asap mengepul di udara.
"G@nja ku sudah habis! Aku butuh g@nja lagi agar aku bisa hidup nyaman." Wanita seksi itu berkata santai dengan sorot mata sayu. Lingkaran hitam di pelupuk mata dan matanya memerah seperti pecandu g@nja pada umumnya.
"Kalau kamu cuma butuh g@nja kenapa harus repot-repot panggil aku kemari? Kamu bisa mint sama Edgar atau Elman?" Xander menatap sinis Jessica, pria itu tahu kalau wanita itu datang ke markas nya bukan untuk mengambil g@nja saja.
Jessica tersenyum manis. Dia menutup mulutnya.
"Aku mau $eks!" Jessica langsung mematikan ujung cerutu nya dengan menekan ujungnya pada asbak.
Lalu naik ke atas tubuh Xander. Dia menggoyangkan pinggulnya sensual. Tak mampu membangkitkan hasrat Xander, sebab pria itu sudah merasakan nikmatnya perawan. Setelah tidur dengan Viona, adik kecil Xander hanya merespon saat bersama dengan Viona saja.
"Sorry, Jess. Aku sudah mau menikah dengan wanita yang aku cintai. Seperti perjanjian kita dulu, kalau hubungan kita berakhir bila aku berhasil jatuh cinta pada gadis lain!" Xander berkata lembut seraya membelai pipi wanita yang pernah tidur bersamanya.
__ADS_1
Pria tampan itu sangat pandai melambungkan hari wanita lalu menjatuhkan nya ke dalam liang lahat terdalam.
Kejam memang, namun mau bagaimana lagi? Xander tetaplah Xander.
Raut wajah Jessica berubah kesal. Mau marah tetapi tak bisa, karena dirinyalah dulu yang menawarkan hubungan ranjang pada Xander, dan akan berakhir kalau salah satu diantara mereka jatuh cinta pada orang lain.
"Dia gadis? Masih perawan?" tanya Jessica serius membuat Xander menganggukkan kepalanya.
"She's still virgin, tapi sekarang tidak lagi." Xander menjawab seraya tersenyum penuh misteri.
Jessica menyipitkan matanya. Wanita pecandu itu tahu kalau teman tidurnya ini telah berbuat aneh-aneh.
"Kamu yang merenggut mahkota nya?" tebak Jessica membuat Xander terkekeh kecil.
Jessica mendengus kesal. Dia memukul dada bidang Xander.
"Dasar jahat!" Jessica mencium bibir Xander rakus. Keduanya saling bertukar Saliva, ciuman perpisahan tak dapat terelakkan.
Xander tersenyum dalam hati.
"Satu masalah terselesaikan," batin Xander tersenyum kejam.
*
*
__ADS_1
Viona terlelap pulas setelah pulang bermain bersama Xander. Dia hanya memakai gaun tidur tipis. Tak sadar kalau ada harimau berkaki dua yang siap menerkam nya di tengah malam.
Xander pulang ke rumahnya, dia masuk ke dalam kamar. Samar-samar melihat Viona terbaring atas ranjang dengan selimut yang sudah melorot ke lutut wanita itu.
"She's so hot." Xander menggigit bibirnya. Lalu segera membuka pakaian dan membuangnya asal. Pria itu naik ke atas ranjang lalu menindih tubuh Viona. Mata wanita itu terbelalak kaget. Saat merasakan sentuhan pada aset pribadinya.
"Xander," pekik Viona terkejut bukan main.
Pria itu tersenyum misterius. Dia mengusap pipi Viona lembut.
"Yes, Babe. Tidurlah kembali! Aku tidak akan mengusik tidurmu, tetapi yang aku usik adalah tubuhmu," bisik pria itu sensual terdengar mengerikan bagi Viona.
Gleg.
*
*
Maaf baru up lagi, jangan marah yah. Terima kasih semuanya 🙏🥺❤️
Bersambung.
Jangan lupa like coment vote dan beri rating 5 yah kakak 🥰😘
Salem Aneuk Nanggroe Aceh ❤️🥰
__ADS_1