Cinta Bersemi Di Langit Qatar

Cinta Bersemi Di Langit Qatar
Janji Xander


__ADS_3

"Will you marry me, Viona?" Xander bertanya dengan nada lembut. Pria tampan itu menatap hangat sang kekasih hatinya. Pria itu tidak akan menyia-nyiakan kesempatan untuk mendapatkan Viona seutuhnya.


Sependek pengetahuan nya, seorang wanita yang sedang hamil di luar nikah akan mudah di ajak menikah, agar calon anak mendapatkan keluarga yang utuh.


Viona terdiam sesaat. Wanita itu teringat bagaimana pernikahan kedua orang tuanya dulu. Suram dan menyeramkan. Dia adalah korban keegoisan orang tuanya.


"Aku takut," gumam Viona pelan membuat Xander paham kalau sang kekasih memiliki trauma berat.


"Percaya padaku! Aku akan membahagiakan mu dan percayalah, kalau aku menyakitimu. Maka orang tua ku sendiri yang akan menghajar ku, karena mereka paling tidak suka bila aku bersikap pecundang!" tegas Xander dengan nada serius membuat hati Viona tersentuh. Wanita itu menatap dalam bola mata kekasih hatinya. Dia percaya apa yang dikatakan oleh Xander.


Tidak tersirat sedikitpun kebohongan di dalam nya. Dia percaya … sangat percaya malahan.


"Tapi, bagaimana dengan temperamen mu yang buruk. Aku tidak ingin menjadi korban temperamen mu yang buruk itu terus-menerus!"


Viona memberanikan diri untuk berdiskusi dengan Xander. Mumpung pria itu sedang kepala dingin, jadi enak untuk di ajak bicara.


Xander paham apa yang di katakan oleh sang kekasih. Pria itu sangat sulit mengontrol amarahnya dan itu hanya ia perlihatkan pada Viona dan orang-orang yang berada di rumahnya itu.


"Kamu penting bagiku sekarang, apalagi ada junior ku di dalam perut mu. Aku yakin, aku bisa menahan diriku untuk tidak marah padaku. Hanya saja aku mau kamu tetap tenang dan jangan ikutan panas bila aku sedang marah! Karena kau tahu sendiri, orang yang sedang marah itu bagai gas bocor yang siap meledak kalau ada pemantik nya!" jelas Xander membuat Viona menganggukkan kepalanya.

__ADS_1


Wanita itu adalah tipikal yang tidak suka berdebat. Bukanlah syarat yang susah untuk menjalankan keinginan Xander. Keduanya pun tersenyum manis, saling menatap satu sama lain dengan sorot mata penuh damba.


"Viona, Will you marry me?" Xander bertanya untuk ketiga kalinya membuat Viona menganggukkan kepalanya mantap.


"Yes, i Will." Viona membalasnya dengan lantang membuat hati Xander berbunga-bunga. Pria itu merasa sangat bahagia, seumur hidup baru kali ini dia merasakan kebahagiaan yang sebesar ini.


Rasanya sangat menyenangkan. Bahkan, lebih menyenangkan saat dia membayangkan tidur dengan Zara.


Entah kapan dia bisa melupakan Zara. Obsesinya pada istri sang sahabat telah punah tak membekas.


"I love you." Xander mencium rakus bibir Viona dengan lahap penuh hasrat. Di hari itu keduanya tampak sangat bahagia dan bersyukur sebab hari itu tidak ada keributan dan pertikaian.


*


*


Terlebih lagi Xander tiba-tiba datang membawa seorang wanita cantik berkulit eksotis. Mirip seperti Zara, begitulah pandangan orang luar. Sama seperti orang Indonesia melihat bule, hampir mirip.


"Kenapa tiba-tiba?" tanya Eliza setelah sadar dari keterkejutan nya.

__ADS_1


"Karena calon istriku sedang hamil, Mom!" jawab Xander polos membuat Alex tersedak ludahnya.


Pria itu tidak menyangka putranya langsung menghamili gadis yang dicintai. Lebih parah dari dirinya ketika masih muda.


Bugh.


Alex melempar wajah anaknya dengan bantal sofa. Dia merasa kesal karena tak bisa menjaga Xander dengan baik.


"Dasar anak nakal! Tidak tahu di untung! Berani-beraninya kamu menghamili anak gadis orang, huh?!" bentak Alex dengan suara meninggi membuat Viona ketakutan. Wanita itu langsung menggenggam tangan Xander erat membuktikan dia benar-benar takut di bentak.


*


*


Bersambung.


Jangan lupa like coment vote dan beri rating 5 yah kakak 🥰🥰


Salem Aneuk Nanggroe Aceh ❤️

__ADS_1


__ADS_2