Cinta Bersemi Di Langit Qatar

Cinta Bersemi Di Langit Qatar
Ada Apa Dengan Xander?


__ADS_3

Xander tersenyum-senyum sendiri ketika mengingat sosok istrinya yang sedang menunggu kepulangan nya. Dia baru saja selesai bekerja, senja telah tiba, menandakan bahwa sudah saatnya dia pulang ke rumahnya.


"Syukurlah, hari ini berjalan lancar. Berkat doa istriku," gumam Xander pelan dengan senyuman manis tersemat di wajah nya.


Pria itu melihat bekal makanan yang sudah kosong, buru-buru ia masukkan ke dalam tas kerja sebelum kelupaan. Dia takut istrinya ngambek lagi, sudah tiga kali dia lupa membawa pulang Tupperware istrinya, membuat Viona kesal setiap kali mengingat hal itu.


"Padahal kan kalau hilang tinggal beli baru, kenapa dia sampai ngambek begitu, hanya karena benda ini hilang," gumam Xander pelan. Pria tampan itu sering kebingungan dengan tingkah istrinya.


Pria tampan itu segera pergi dari sana. Meninggalkan gedung pencakar langit itu, dalam perjalanan pulang, Xander menepikan mobilnya di halaman toko Bakery cake.


Dia ingin membeli kue kesukaan istrinya. Viona sangat suka kue coklat kering, begitupun dengan kue kering varian keju.


"Berapa, Nona?" tanya Xander datar.


"85 dollar, Tuan." Kasur menjawab dengan ramah. Xander pun segera membayarnya, kemudian pria itu pergi.


*


*


Xander menghubungi Viona di rumah, pria itu ingin memberitahukan kalau dia sudah di jalan pulang, agar Viona tak khawatir dengan nya.


"Halo, Babe." Nada suara Xander berubah ceria ketika panggilan tersambung.


[Iya, Xander. Kamu sudah pulang?]

__ADS_1


Viona bertanya di seberang sana, Xander telat pulang beberapa menit. Di tambah lagi salju sudah mulai turun, dia takut Xander terjebak di tengah badai salju.


"Aku lagi di jalan pulang, Sayang. Salju turun, jadi aku tidak bisa ngebut, jalanan nya licin!"


Xander menjelaskan pada istrinya. Terdengar helaan nafas Viona, Xander merasa hangat hatinya, memiliki wanita yang menunggunya pulang dan mengkhawatirkan keadaan nya, membuat pria itu merasa spesial.


[Baiklah, tetap hati-hati. Karena saat malam tiba, rawan perampokan. Matahari sudah tidak tampak lagi, langit pun sudah mulai gelap.]


Viona sangat mengkhawatirkan suaminya. Benar apa yang ibu hamil itu katakan, malam hari rawan perampokan. Kejahatan terbesar di dunia ada di Amerika. Negara maju itu memiliki banyak penjahat.


"Tenang saja, Sayang. Aku baik-baik saja, karena doa mu selalu menyertai ku," balas Xander menggoda istrinya.


Viona di seberang sana pun tersenyum malu. Pipinya memerah, dia tidak habis pikir, bagaimana bisa dia memiliki suami yang sangat pandai menggoda.


[Jangan menggodaku, fokus saja kemudikan mobilmu dengan baik!]


Xander pun terkekeh kecil.


"Aku selalu fokus pada apa yang aku lakukan, Sayang. Jadi, jangan khawatir! Aku akan baik-baik saja!" balas Xander jujur, saat ini saja dia mengemudikan mobilnya dengan kecepatan rendah.


Agar tak terjadi kecelakaan, bukan takut terluka atau takut mobil rusak, dia takut istrinya khawatir. Jadi, sebaik mungkin Xander menjaga dirinya agar selalu baik-baik saja.


Biasanya sebelum menikah, mau salju, hujan, dan semi, Xander tak peduli. Dia akan membawa mobilnya dengan kecepatan tinggi. Tetapi, semenjak menikah dia sangat menjaga tubuhnya agar tak terluka.


Orang bijak pernah berkata, "Seorang pria akan berubah demi wanita yang dicintai, kalau dia belum berubah saat bersamamu, berarti kamu bukan wanita yang dicintainya."

__ADS_1


[Baiklah, kalau begitu aku matikan telepon nya saja, ya. Agar kamu bisa fokus mengemudi.]


"Tidak, Babe. Aku akan lebih fokus kalau mendengar suaramu. Biar aku punya teman, karena salju turun, aku harus bawa mobil lambat. Jadinya, aku akan terlambat pulang nanti," jelas Xander dengan nada merengek.


Dia benar-benar kesepian di dalam mobilnya.


Viona pun terkekeh kecil. Keduanya terus mengobrol ringan, sesekali tertawa. Xander memang serba bisa, dia pandai menggoda istrinya, pintar juga membuat lawakan.


"Ah … aku rasa aku jatuh cinta lagi pada–,"


Brakk.


[Halo, Xander.]


[Sayang …]


*


*


Setuju nggak novel ini crazy up?? Kalau setuju komentar di bawah, biar author tahu berapa banyak penggemar Xander dan Viona.


Bersambung.


Jangan lupa like coment vote dan beri rating 5 yah kakak 🥰🥰

__ADS_1


Salem Aneuk Nanggroe Aceh ❤️🥰


__ADS_2