
Xander mengajak Viona jalan-jalan di sekitaran hotel. Kebetulan dekat dengan pantai dan salju pun telah berhenti turun, hanya saja cuaca masih dingin.
"Kamu bahagia menikah dengan aku?" Xander bertanya serius melirik istrinya yang sedang tersenyum menikmati indahnya pemandangan.
"Untuk saat ini aku sangat bahagia menikah denganmu, kamu selalu mengutamakan aku dan memperlakukan aku dengan sangat lembut. Tentu saja aku bahagia!"
Viona membalas perkataan Xander dengan kata-kata manisnya. Sontak saja hati Xander bak taman bunga yang bunga nya telah mekar semua. Pria itu tak bisa menyembunyikan wajah bahagia nya. Pipi Xander langsung merah merona.
"Sayang, kamu demam? Kenapa wajah kamu tiba-tiba memerah?" Viona bertanya polos. Dia terkejut melihat wajah putih Xander berubah menjadi merah merona.
"Ekhm … aku baik-baik saja, honey." Xander berdehem pelan. Pria itu langsung mengeratkan genggaman tangannya. Viona pun tak banyak komentar lagi. Wanita itu asik menikmati pemandangan di depan.
Berbeda dengan Xander yang sedari tadi asik memandang wajah istrinya dari arah samping. Hidung nya kecil, matanya tak terlalu besar atau sipit, kulitnya coklat eksotis. Bibirnya seksi, kecil dan tebal. Bulu mata Viona sangat lentik dan rambutnya sedikit keriting.
Maklum saja ayah Viona merupakan orang Jakarta dan ibunya berasal dari Kupang. Wajar saja kecantikan nya sangatlah merakyat Indonesia.
"Cantik," gumam Xander pelan terpana melihat kecantikan istrinya.
__ADS_1
"He'um. Pemandangan nya cantik!" Viona menambahkan. Wanita itu mengira kalau suaminya sedang memuji pemandangan indah di hadapannya ini.
Sontak saja Xander terkekeh kecil. Viona pun mengalihkan atensi nya ke arah sang suami. Dia ikut membalas senyuman suaminya.
Jantung Xander berdebar-debar kencang. Untuk kedua kalinya dia merasa begini, saat bertemu dengan Zara – istri sahabatnya. Namun, kali ini lebih hebat debaran nya. Terasa nyata dan menyenangkan.
"I love you." Xander tiba-tiba mengungkapkan perasaan nya membuat Viona terkejut.
"Hah?"
"I love you, Vio. Aku baru sadar kalau kamu cinta pertamaku. Bukan Zara! Aku hanya terobsesi pada Zara, berbeda denganmu. Aku benar-benar cinta padamu!" Pria tampan itu langsung langsung berkata dengan nada tegas.
"Terima kasih, Vio. Terima kasih karena sudah hadir dalam hidupku! Akhirnya aku sadar … kalau perasaan ku pada Zara selama ini hanya obsesi. Dan aku benar-benar sudah jatuh cinta padamu!"
Xander kembali menyatakan cintanya pada sang istri. Entah mengapa Viona ingin menangis rasanya, bola mata wanita itu berkaca-kaca. Dia merasa bahagia kalau suami nya benar-benar tulus padamu.
"Terima kasih, karena sudah jatuh cinta padaku!" balas Viona lembut dengan suara bergetar menahan air mata agar tak tumpah.
__ADS_1
Xander pun langsung menarik tengkuk istrinya mencium lembut bibir sang istri. Viona dapat merasakan perbedaan ciuman kali ini dengan sebelumnya. Terasa lembut tanpa hasrat yang menggebu-gebu.
"Berjanjilah untuk tidak meninggalkan ku!" pinta Xander dengan suara bergetar.
Pria itu menyatukan keningnya dengan kening Viona. Sang istri menatap dalam bola mata suaminya.
"Aku janji tidak akan meninggalkan mu!" balas Viona mantap membuat Xander tersenyum lebar.
*
*
Bismillah bakal up rutin lagi ❤️
Bersambung.
Jangan lupa like coment vote dan beri rating 5 yah kakak 🥰🥰
__ADS_1
Salem aneuk Nanggroe Aceh ❤️