Cinta Bersemi Di Langit Qatar

Cinta Bersemi Di Langit Qatar
Happy Ending


__ADS_3

Pagi-pagi buta seorang pria tampan bangun dari tidur nyenyak nya. Dia melihat jam di dinding yang menunjukkan pukul enam pagi. Segera saja dia bangkit dari ranjang besarnya, beranjak keluar dari kamarnya.


Menuruni anak tangga, melihat banyak orang di dalam rumahnya sedang mendekorasi rumahnya. Xander tersenyum cerah, dia sengaja mengundang jasa WO untuk mendekorasi rumahnya, karena besok pagi dia ingin memberikan kejutan untuk istrinya.


"Sudah siap?" tanya Xander pada orang-orangnya.


"Sudah, Tuan. Kue raksasanya sedang dalam perjalanan!" balas salah satu di antara mereka membuat Xander mengangguk kepalanya.


"Jangan sampai ada kesalahan, aku tidak mau istriku sedih di hari anniversary 7 tahun pernikahan kami!" tegas Xander dengan nada dingin.


Mereka semua menganggukkan kepala, sabar memutuskan untuk masuk ke dalam kamar putra tunggalnya, dia melihat Gabriel terlelap nyenyak di atas ranjang yang berlapisi sprei spider-man itu, putranya tampak sangat tampan dan menawan mirip sekali dengan sander hanya warna kulitnya saja yang mirip Fiona.


"Anak Daddy, tampan sekali," gumam Xander pelan.


Xander segera membangunkan putranya itu mengajak Gabriel mandi, seperti biasa memang kalau tugas memandikan Gabriel sudah menjadi urusan Xander pria itu tidak mau istrinya memegang burung tak berdosa putranya, biarlah Viona memegang burung gagah dan perkasa miliknya yang tersimpan di dalam celana nya.


"Boy, bangun! Hari ini Daddy mau kasih kejutan bat mommy! Kamu mau ikut, tidak?" tanya Xander pada anaknya.


Awalnya Gabriel merengek, namun saat mendengar kejutan untuk ibunya, bocah kecil itu langsung bangun. Dia sangat menyukai segala hal yang bersangkutan dengan ibunya.


"Kejutan apa, Dad?" tanya Gabriel cepat dengan suara parau.


"Hari anniversary 7 tahun Daddy dan mommy menikah. Seperti kejutannya Uncle Adam untuk aunty Zara yang waktu itu!" Xander menjelaskan membuat Gandueo mengerti.


Bocah itu teringat pada acara anniversary Adam dan Xander, dia juga sempat meminta pada ayahnya untuk membuat acara seperti itu


Berbeda dengan Adam yang mengundang banyak orang, Xander lebih suka acara anniversary mereka hanya dirayakan bertiga dengan Gabriel.


Bila Adam senang memamerkan Zara pada publik, beda dengan Xander yang menyembunyikan Viona. Dua pria yang sangat mencintai istri mereka dengan cara berbeda.


"Oke, Dad. Kalau begitu ayo kita mandi!" ajak Gabriel semangat.


Xander segera memandikan putranya dengan bersih, dia juga memakaikan Gabriel jas mungil yang sangat menawan dan keren.


"Nah, kamu tunggu di bawah ya! Biar Daddy yang bangunin mommy!" ujar Xander pada putranya membuat bocah itu menganggukkan kepalanya semangat.


"Siap, Papa!" ujarnya dengan senang.


*

__ADS_1


*


Xander masuk ke dalam kamar, dia segera membangunkan istrinya dengan penuh kelembutan. Awalnya Viona bingung, karena Xander membangunkan nya sangat awal.


"Eugh … ada apa, Dad?" tanya Viona dengan suara parau membuat pria tampan itu tersenyum manis.


Dia mengelus pipi istrinya. Memandangi Viona dengan mata indahnya.


"Ayo kita mandi bersama, terus turun ke bawah! Gabriel udah capek nungguin kita di ruang makan!" ajak pria itu membuat Viona semakin bingung.


Setahunya Gabriel tak pernah bangun cepat. Bocah itu selalu saja terlambat, tetapi, sekarang kenapa bisa bangun cepat.


"Tapi–,"


"Ayo mandi! Kasihan Gabriel!" seru Xander semangat.


Viona tak banyak membantah, dia segera masuk ke dalam kamar mandi. Mereka berdua mandi bersama, tidak ada ritual apapun. Karena Xander tidak ingin membuat istrinya kelelahan.


Setelah selesai mandi, Viona bingung melihat suaminya memakai jas, padahal hanya sarapan, tetapi, kenapa harus pakai jas?


Wanita itu tidak tahu kalau hari ini adalah hari yang paling ia tunggu-tunggu setiap tahunnya.


"Aku mau ajak kamu ke suatu tempat! Hady, pake baju yang cantik!" balas Xander santai seraya tersenyum misterius.


Wanita itu pun segera melaksanakan perintah suaminya. Memakai gaun yang indah dan merias wajahnya natural.


Xander yang melihat penampilan istrinya pun hanya bisa terpana. Viona bila merias diri, cantiknya kebangetan.


"Ayo kita turun!" ajak Xander membuat Viona menganggukkan kepalanya.


"Tapi, aku mau tutup mata kamu dulu!" tambah Xander membuat Viona lagi dan lagi sangat bingung.


"Kenapa sih, Dad?" tanya Viona lagi.


"Nurut aja, Babe."


Viona hanya bisa patuh, bibirnya tersenyum. Hatinya berkata kalau sang suami punya kejutan untuknya.


Mereka menuruni anak tangga. Saat berada tepat di hadapan Gabriel yang menekuk salah satu kakinya, bergaya seperti pemuda yang memberikan bunga pada wanita yang ia cintai.

__ADS_1


"Aku akan buka matamu, Babe."


1


2


3


Xander membuka penutup mata istrinya. Perlahan pemilik bulu mata lentik itu membuka matanya. Viona menutup mulutnya tak percaya, matanya langsung berkaca-kaca.


"Happy anniversary, Mommy!" Gabriel memberikan sekuntum bunga mawar merah untuk ibunya. Sontak saja Viona menangis haru.


Dia baru ingat kalau hari ini merupakan hari anniversary pernikahan nya dengan sang suami tercinta.


"Terima kasih, Baby. Oh my God, mommy terharu!" Viona meneteskan air matanya. Tidak menyangka akan mendapatkan kejutan hebat dari anak dan suaminya.


Setelah mengambil bunga mawar dari Gabriel, dia langsung berbalik dan memeluk erat tubuh Xander. Dia menangis terharu.


"Terima kasih, Dad. Hiks … terima kasih karena sudah mencintai ku, menjadikanku ratu di hatimu dan di rumah mu!" ujar Viona di sela-sela tangisnya.


Xander mencium pundak terbuka istrinya. Dia merasa senang, karena Viona senang.


"Sama-sama, Sayang. Terima kasih juga karena sudah mau bertahan dengan ku selama ini!"


"Mommy, Daddy. Aku juga mau di peluk!" pinta Gabriel membuat Xander langsung menggendong anaknya. Mereka bertiga berpelukan.


Keluarga Cemara memang tak bisa di ragukan. Pada hari itu, Xander beserta istri dan anaknya bercanda bahagia. Mereka merayakan hari anniversary di rumah. Bukan di restoran mewah, karena Xander tahu kalau istri dan anaknya lebih menyukai rumah daripada restoran atau hotel.


*


*


*


TAMAT


Maaf kalau cerita ini singkat dan tidak banyak konflik. Karena memang author mau buat cerita Xander yang bahagia saja, sebab dia sudah tersiksa karena jomblo dan digebukin ayahnya juga Adam gara-gara mau memperkosa Zara ,πŸ˜…


Maaf kalau ada salah kata, ambil yang baiknya, buang yang buruknya yah πŸ₯°πŸ˜˜β€οΈπŸ™

__ADS_1


Terima kasih banyak sudah setia mendukung author.


__ADS_2