Cinta Bersemi Di Langit Qatar

Cinta Bersemi Di Langit Qatar
Obsesi


__ADS_3

Seorang pria tampan sedang sibuk dengan pekerja nya. Dia bekerja dengan serius agar bisa pulang cepat untuk melihat wanita yang ia cintai. Tidak sabar untuk bersua dengan Viona. Katakanlah Xander adalah pria jahat.


Dia mengurung Viona di rumah mewahnya. Sudah 3 hari berlalu saat wanita itu pingsan, namun dia tidak kunjung bertemu dengan Viona setelah hari itu. Sebab Xander harus menghadiri rapat penting juga menyelesaikan proyeknya. Agar pria itu bisa mengambil cuti lagi untuk mengatur pernikahan nya dengan Viona.


"Hais, kertas-kertas sialan ini tidak ada habisnya!" umpat Xander geram seraya membaca setiap kata yang tertera pada proposal yang diajukan oleh bawahan nya.


Suara dering ponselnya berbunyi menandakan pesan masuk. Xander segera membuka ponselnya.


Terlihat Viona sedang tertawa bersama 2 pasang kucing yang ia beli agar menemani Viona selama dia tidak ada.


"Dia cantik."


"Mirip Zara," tambah Xander pelan dengan senyuman penuh arti.


Tidak ada yang tahu kalau Xander mencintai Zara. Istri sahabatnya sendiri, dia terobsesi pada Zara, namun sadar kalau lawannya adalah sahabatnya sendiri yaitu Adam.


Dia tidak mungkin merebut Zara dari Adam. Terlebih lagi keluarganya sudah sangat dekat dengan keluarga Adam. Dia tidak ingin merusak ikatan yang dibangun oleh ayahnya sebab sang ayah bersahabat dengan ayah Adam sejak lama.


Saat bertemu dengan Viona, dia langsung tertarik pada gadis itu sebab warna kulit dan wajah nya mirip dengan Zara. Terlebih lagi setelah menyelidiki asal Viona yang ternyata berasal dari Indonesia.

__ADS_1


Tentu saja dia bahagia. Entah perasaan apa yang lebih tepatnya menggambarkan perasaan nya saat ini?


Yang jelas Xander sangat terobsesi pada Zara. Sampai-sampai merenggut mahkota gadis yang memiliki wajah mirip dengan Zara.


"Aku tidak sabar untuk tidur denganmu lagi, Baby," gumam Xander seraya membasahi bibirnya dengan liur.


*


*


Sedangkan di sisi lain. Viona cukup terhibur dengan adanya 2 pasang kucing yang di beli oleh Xander untuknya. Saat bangun dari pingsan nya dia sudah berada di rumah mewah milik Xander.


"Nona, saatnya makan siang!" ajak sang pelayan ramah pada Viona membuat wanita itu menganggukkan kepalanya..


Dia pun meninggalkan kucing-kucing nya di pergi menuju meja makan. Viona merasa risih dengan tatapan 4 pelayan wanita yang menatapnya sinis. Dari awal dia berada di sana, tatapan mereka sudah tampak tak suka pada Viona.


"Nanti malam Tuan muda Xander akan tiba di sini. Setelah makan siang, Nona harus menjalani treatment untuk merawat kulit Anda agar saat bertemu dengan Tuan Muda kulit Anda semakin berkilau," ujar seorang wanita paruh baya yang setia berdiri di samping Viona.


Terdapat 12 pelayan wanita di sana. Menemani Viona makan, persis seperti di drama Korea. Viona sendiri tidak menyangka akan mengalami suasana canggung seperti ini.

__ADS_1


Setiap makan dan bermain bersama kucingnya, di selalu di temani banyak pelayan.


"Kenapa dia pulang?" tanya Viona tak suka bercampur takut bertemu dengan Xander.


Sang pelayan tersenyum tipis menanggapi pertanyaan Viona.


"Saya ingatkan kembali kalau ini rumah Tuan Xander, Nona. Jadi, terserah beliau mau pulang kapan saja!" tegas sang pelayan membuat Viona bungkam.


Wanita itu tak lagi berkata apapun. Dia segera menghabiskan makanan nya. Tidak ada yang memperhatikan gerak-gerik seorang pelayan wanita yang tersenyum tipis melihat Viona menghabiskan makanannya.


"Rasakan itu *******," gumam nya dalam hati.


*


*


Bersambung.


Jangan lupa like coment vote dan beri rating 5 yah kakak 🥰🥰

__ADS_1


Salem aneuk Nanggroe Aceh ❤️


__ADS_2