Cinta CEO Pada Lesbian

Cinta CEO Pada Lesbian
3. Yue pria sensitif


__ADS_3

" Tuan, Nyonya Tania akan ke kantor pukul 10.00 WIB untuk menemui Anda, tuan" kata Yue.


" Mau apa ibu datang ke mari ?" France penasaran.


" Nyonya pasti ingin membicarakan rencana pernikahan Anda dengan nona Yukiko. "


" Oh, Tuhan. Ibu pantang menyerah rupanya. "


" Baiklah, biarkan ibu datang ". France tidak menyukai wanita yang dijodohkan oleh ibunya tersebut.


" Baik tuan." Yue undur diri dari ruangan France.


de Richman Corp. adalah perusahaan Richman yang pemegangnya sudah turun-temurun. France Richman adalah pemegang generasi ke tiga. Dari kecil France sudah di didik secara disiplin, di siapkan sampai berusia 25 tahun. Maka France Richman siap menunggangi semua bisnis de Richman Corp. Perusahaan yang Richman kelola di bidang konstruksi, IT, dan pangan. Saat ini France berusia 31 tahun, jadi selama France memegang de Richman Corp. selama 6 tahun. Dalam sepanjang karirnya France adalah orang yang paling di segani dan di takuti, France juga tidak segan-segan dengan semua saingannya yang bermain kotor karena Yue akan cepat turun tangan mengatasi mereka. Ada yang di buat bangkrut ada juga yang di masukan ke penjara.


" Nak, kapan kau akan menikahi Yukiko?. " Suara ibunya memecah keheningan, France tidak mengetahui sejak kapan ibunya yang mungil ini berada di depannya.


" Mum, I told you... ku katakan berkali-kali ibu, biar ku temukan jodohku dengan cara dewa cinta yang mempertemukan kami. Bukan cara ibu dengan perjodohan konyol itu. Ini bukan jaman Siti Nurbaya. Mum sayang " Wajah France yang tampan terlihat kelelahan mencari cara untuk memberikan pengertian pada ibunya.


France Richman adalah anak lelaki pertama dari pasangan Oliver Richman dan Tania Richman dari dua bersaudara Aubrey Richman. Sayangnya Aubrey tidak tertarik dengan dunia bisnis seperti kakaknya. Aubrey selalu berkeliling dunia untuk badan amal yang di jalaninya. Aubrey suka menjadi relawan anak-anak korban perang di negara konflik. " Memberi makan orang miskin hanya akan membuang waktu mu saja. " Hal yang selalu di katakan France pada Aubrey. Bagi France, apa yang di lakukan oleh Aubrey hanya menghabiskan harta keluarganya yang padahal, uang keluarga Richman hanya akan akan berkurang 0,1% saja per tahun.


" Apa kau tahu, jika Mum-mu ini mati. Maka aku akan mati sia-sia, nak. Karena aku belum memiliki cucu, aku ingin menimangnya. Setidaknya, aku tenang kalau kau sudah ada yang menjaga. Mengertilah nak " ternyata Tania sudah menyiapkan perkataan yang dapat di gunakannya sebagai senjata.


" Mama, kau tak bisa menggunakan kata cucu padaku. Akan ku hamili wanita mana saja asal memberikan cucu padamu dan ayah." France memberikan senyum smirk nya yang menawan. Biasanya smirk yang di berikannya selalu ampuh meluluhkan hati ibunya tersayang.


" Kau tak bisa menghancurkan kehidupan seorang gadis hanya untuk ke egoisanmu, nak." Ibunya yang berhati marsmellow langsung mengalah. Lagi.. Karena tidak akan tega dengan gadis yang akan menjadi tumbal putranya tersebut.

__ADS_1


" Mum tidak berpikri aku akan benar-benar melakukannya kan ?" France tidak percaya ibunya mengalah.


" Sayang makan malamlah di rumah. Ibu mengundang Yukiko untuk makan bersama." Akhirnya Tania mundur untuk menyerang lagi nanti malam. Mundur selangkah, maju ke delapan penjuru. Tania wanita cerdik dan sangat mengenal anaknya. Tania tidak akan menyerah, Tania akan mundur untuk menyusun strategi baru melawan France. Ibu dan anak yang saling menyayangi.


" Baiklah, aku tidak bisa berjanji. Tapi akan aku usahakan, bu " sambil memberikan ciuman di kening, tannda perpisahan mereka berdua. Keluarga Richman keluarga yang unik dan saling menyayangi satu sama lain, hanya mereka memiliki caranya masing-masing.


" Tuan, nona Yukiko sangat cantik. Spek mantu idaman, mengapa tuan tidak ingin menikah dengannya?." Yue juga sangat penasaran. Setan apa yang merasuki tuannya hingga wanita secantik Yukiko tidak di pandangnya sama sekali.


" Yue, hidupku sudah tertata. Apa yang harus ku lakukan seperti sudah ada listnya. Tuhan sudah merencanakan segalanya padaku. Bahkan ibuku saja sudah mengetahui jadwal kosongku di kantor adalah jam 10 pagi." France merasa dirinya sangat menyedihkan. Sangat mudah di tebak.


" Ya tuan. Lalu saat anda tidak bisa tidur. Anda akan pergi ke gym sampai kelelahan dan tertidur." Yue tidak dapat menahan tawanya lagi. Tuannya benar-benar terlihat sangat menyedihkan.


" Bagaimana dengan nona Collete, tuan ?" Yue ingin tahu juga soal perasaan tuannya dengan wanita ini.


" Yue, dia murahan. Tarifnya 300juta untuk satu pria, lalu dia lesbian. Lesbian, Yue.." France sengaja memakai penekanan pada kata "lesbian" agar Yue melupakan saja Collete. Begitu juga ia.


" Kau mau mati ya?!" matanya melotot, ketara sekali France tidak rela.


" Tuan tidak mau. Aku juga butuh wanita dalam hidupku, tuan. Nyonya Tania ada benarnya soal keturunan. Aku merasa nyonya Tania bukan menyinggung Anda, melainkan aku" Yue mengatakannya benar-benar tanpa perasaan.


" Yue! nyonya Tania yang kau sebut itu adalah ibuku. Mana mungkin dia menyinggungmu. Dasar bodoh kau ini terlalu perasa sekali. Aku yang disinggungnya" France frustasi dengan sikap mental asistennya.


" Kau ambil saja Yukiko. Jangan Collete."


" A ha. di beri gratis pun aku tak akan mau, tuan. Aku tidak ingin hidupku seperti Anda, tuan. " Balas Yue pada tuannya.

__ADS_1


" Lalu, kenapa kau tertarik pada Collete? " France bertanya sebagai lelaki.


" Aku tidak munafik tuan. Tubuh sexy nona Collete sangat menggoda. Dengan statusnya sebagai lesbian membuatku semakin tertantang untuk memiliki cintanya." Perkataan Yue tersebut sama persis dengan pikiran France.


" Bagaimana dengan tarif 300 juta semalam?" France membantah lagi.


" Tuan, apakah Anda masih perjaka?" Yue kembali bertanya pada tuannya.


" Aku tidak peerduli dengan masa lalu wanitaku. Karena masa depanlah yang akan ku jalani dengannya." Perkataan Yue membuat France berpikir kembali.


" Kau benar." France menjawab singkat.


" Lalu aku harus bagaimana ?"


" Tuan jika Anda menggebu-gebu pada nona Collete maka kejarlah. Jiwamu bebas, maka ikutilah kata hatimu. #braveheart. " Yue memandang tajam tuannya.


" Kau benar, mengapa aku harus peduli dengan perkataan orang lain. Kau kan bisa bungkam mereka semuanya." France mengangkat kedua tangannya. Merasa hilang sudah beban pikirannya atas Collete.


" Siapkan kopi hitam di ruangan meeting untuk ku. Aku akan pulang cepat hari ini " bukan untuk bertemu dengan ibunya yang merencanakan makan malam dengan Yukiko, tetapi ke klub mencari keberadaan Collete.


" Baik tuan." Yue undur diri dari ruangan France untuk menyiapkan meeting nanti siang.


France memejamkan matanya, kembali mengingat Collete bernyanyi. Mendengar suara merdunya, penghayatan pada tiap syair. France bagai terpanah dewa cinta. " Tuhan mempertemukan kita karena ada sesuatu." kata France dalam hatinya. " Kau milikku Collete" kata France pelan.


-------------

__ADS_1


Readers tersayangku, terima kasih telah mendukung karya pertamaku T^T terima kasih selalu atas komen dan masukannya. Jangan lupa terus komen dan berikan masukannya atas novel ini. Lucid sedang berada di daerah terpencil yang cukup sulit mendapatkan sinyal dan listrik. Semoga Lucid selalu semangat menulis apapun rintangannya. -jaga kesehatan selalu-


__ADS_2