Cinta CEO Pada Lesbian

Cinta CEO Pada Lesbian
8. Yue dan Yen Cheng


__ADS_3

" Jadi, apakah kau mau berhenti bekerja jika menikah dengan France nanti?." Oliver bertanya pada Yukiko, karena ia tahu bahwa Yukiko memegang perusahaan Ishigawa.


" Akan ku pertimbangkan, paman." kata Yukiko.


Yukiko Ishigawa adalah putri tunggal keluarga Satoru Ishigawa dan Keiko Akira. Satoru memiliki perusahaan di bidang IT sama seperti de Richman Corp. tapi tidak sebesar perusahaan yang France pimpin. Ishigawa Group di percaya memegang sistem IT kerajaan Jepang. Maka dari itu Oliver ingin pernikahan bisnis dengan keluarga Ishigawa. Akantetapi baik Yukiko maupun France tidak menginginkannya.


" Kau masih ingin bekerja?" dari nada bicara Yukiko, Oliver bisa menangkap rasa enggan melepaskan perusahaannya itu.


" Paman, saya adalah anak tunggal keluarga Ishigawa. Rasanya sangat tidak bijaksana jika saya meninggalkannya begitu saja." Jawab Yukiko.


" Yukiko benar Dad. Kau tak bisa merampas kebebasan berwawasannya begitu saja" France mendukung perkataan Yukiko. Lebih tepatnya adalah enggan menikah dengan orang "kaku" seperti Yukiko. Bisa-bisa tampangnya terlihat lebih tua dari usianya. Yukiko hanya melirik France saat membelanya.


" Bagaimana dengan cucuku ?" Tania ngambek mendengar kesimpulan France atas Yukiko.


" Ibu, kau masih bisa memilikinya dariku. Tapi aku juga tidak tahu dia mau denganku atau tidak." Pikiran France kembali ke Collete yang sedang tersenyum padanya. Cara Collete memegang tas menirukan model terkenal. France jadi senyum sendiri.


" Wanita mana yang berani menolakmu ?" Oliver sedikit menaikan nada bicaranya. Anaknya tampan, kaya raya, dan atletis juga pintar. Adakah yang menolaknya?. Oliver tak habis pikir.


" Dia lesbian" France keceplosan bicara seperti itu karena mendengar nada bicara ayahnya yang sedikit meninggi.


" APAA!!! " Tania hampir pingsan lalu di tahan oleh Yukiko. Sedangkan Oliver hampir saja putus nafasnya karena batuk mendengar kata " lesbian" dari anaknya.


" Come on" France merasa malu sekali. " **** France. Kenapa kau bicara tolol begitu" France bicara pada dirinya sendiri. Memaki dirinya karena mempermalukan diri di depan ayah dan ibunya. Lebih parahnya lagi di depan Yukiko. Wajahnya tak bisa di sembunyikan lagi. France malu sekali.


" Kau menyukai wanita yang lesbian, France" Oliver tertawa tak henti-hentinya mengolok anak lelakinya yang tampan.


" Apakah tidak ada wanita lain, nak?" Tania merasa khawatir pada anaknya.

__ADS_1


" Kau harus mengenalnya dulu, bu. Jangan membencinya karena dia lesbi" France memelas pada ibunya. France takut ibunya menilai lebih cepat dari pada mengenalnya lebih dulu.


" Apakah kau bisa mengundangnya main ke sini?" Oliver menantang anaknya.


" Ayolah mum, dad.. Mana aku bisa secepat itu. Bicara panjang dengannya saja baru sekali. Itu juga bertemu secara kebetulan." France merasa tantangan dari ayahnya sangat tidak adil.


" Bagaimana kalau paman mengundangnya di ulang tahun pernikahan kalian di pulau pribadi paman ?. Jadi bibi bisa bertemu langsung dengannya. Yukiko memberikan ide myang sangat cemerlang. Lagi-lagi France mendukung idenya tersebut dengan mengangguk-angguk setuju.


" Baiklah, aku penasaran dengan wanita yang anakku sukai ini. Berani sekali dia menolak anak lelakiku." Kata Oliver. Tania mengangguk setuju.


Bulan depan akan di adakan pesta ulang tahun pernikahan emas, 50 tahun pernikahan Oliver dengan Tania Richman di pulau pribadi milik Oliver Richman. Bulan depan Aubrey juga akan hadir. Jadi momen ini merupakan momen tepat menjerat Collete.


" Baiklah, kau berikan sendiri undangannya dad." France tidak ingin Collete tahu kalau yang mengundang adalah ayahnya. France tidak ingin keluarganya terlihat ikut campur dalam urusan percintaannya.


" Aku harap kau berubah pikiran, nak" Tania mengelus tangan anak laki-lakinya itu. Bersimpati pada apa yang di rasakan anaknya tapi perempuan yang disukainya tidak tahu.


" Yue akan menghubungi ayah" kata France lesu.


Makan malam menjadi kacau berkat perempuan yang France suka. Perasaan Tania menjadi khawatir pada anaknya. Sedangkan Oliver penasaran dengan Collete. Besok Oliver akan menemuinya untuk mengundang di acaranya. Yukiko pulang ke rumah dengan perasaan yang sangat lega, karena telah mengatakan tetap ingin bekerja. Selanjutnya terserah Oliver saja.


Yue ke ruang kerja Oliver. Oliver mengintrogasi Yue tentang wanita bernama Collete. Yue menceritakan semua yang ingin di ketahui oleh Oliver. Oliver adalah bos nya dulu. Jadi Yue juga tidak sungkan pada Oliver.


" Baiklah. Kita lihat besok. Apakah dia ada di bar atau tidak." kata Oliver.


" Baik tuan" kata Yue.


" Ada lagi tuan?"

__ADS_1


" Tidak, tolong jaga putraku" kata Oliver lagi.


" Baik tuan" Yue keluar dari ruang kerja Oliver.


Ternyata France sudah menunggu Yue di luar ruangan ayahnya.


" Bagaimana?" kata France.


" Besok tuan Oliver sendiri yang mengantar undangannya untuk nona Collete dan nona Marry" kata Yue.


" Yah, ada Collete ada Marry." Kata France.


" Benar tuan, sekarang. Bolehkah saya pulang ?. Anda ingin menginap disini atau kembali ke mansion Anda tuan?" tanya Yue, karena ia sudah mulai lelah.


" Aku tidur di mansion ayah malam ini. Kau pulanglah"


" Baik tuan. Selamat malam." Yue langsung keluar dan menelepon seseorang untuk menjemputnya.


Yue adalah seorang asisten pribadi France untuk sekarang. Terkadang Oliver minta bantuan Yue jika sesuatu yang mendesak terjadi. Sehingga, Yue tidak mungkin berada di dua tempat secara berbeda. Maka dari itu, Yue juga memiliki orang kepercayaan yang sungguh dapat di andalkan. Sama pintarnya sama gesitnya, hanya saja kemampuannya sedikit berbeda. Asisten Yue adiknya Yen, pintar dalam akademis. Ia sering sekali di minta untuk menyelesaikan urusan kantor. Sedangkan Yue, mampu bebuat keji di lapangan dan dapat dengan cepat menyelesaikan urusan kantor. Jika terjadi hal seperti sekarang ini, Yue tidak membawa kendaraan. Yen akan menjemput Yue.


Gen pintar ini memang dari keluarga Cheng, hanya saja mereka berasal dari kalangan biasa. Bekerja dengan keluarga Richman sangatlah mudah. Jika menyelesaikan perintah dengan sempurna, maka kau di gaji besar jika tidak jangan harap mendapatkan gaji. Saat ini gaji Yue mencapai 150 juta. Cukup mampu menggaji adiknya. Dan tidak ada seorang Richman pun yang mengetahuinya sejak 5 tahun belakangan.


" Yen, tolong kau selidiki perempuan bernama Collete Scott. Selidiki latar belakangnya, lebih detail lagi. Tampaknya tuan Richman tertarik padanya." Kata Yue pada Yen adik laki-lakinya. Yen dan Yue bergerak sama-sama cepat. Tapi jika keduanya sama-sama mendapatkan informasi. Tidak ada salahnya memperbanyak pengetahuan tentang Collete.


" Baik kak. Laporan bulanan kemarin sudah ku rangkumkan untukmu. Saat ini perusahaan aman, tidak ada yang korupsi." Kata Yen yang diminta menyelidiki laporan akhir bulan tim audit.


" Bagus kalau begitu. Tolong angkat saja telponnya jika tuan France yang menelepon." Yue bersandar dan tertidur di sisi mobil.

__ADS_1


" Baiklah" Yen kembali fokus menyetir mobilnya menuju kediaman mereka.


__ADS_2