Cinta Diatas Perjodohan.

Cinta Diatas Perjodohan.
23.Jangan mengintip!


__ADS_3

Keysa terbangun saat matahari menyentuh kulitnya, ia mengerjakan matanya dan kaget saat melihat Hansel masih tertidur dengan wajah damainya.


"Apa semalam dia begadang? Biasanya dia bangun lebih dulu dariku,"batin Keysa.


Seketika Keysa sadar jika dirinya masih memeluk Hansel, ia segera menarik tangannya pelan agar tak membuat Hansel terbangun.


Tiba tiba Keysa ingin ke kamar mandi, tapi ia tak berani membangunkan Hansel yang terlihat sangat nyenyak dalam tidurnya.


Ia akhirnya memberanikan diri karena tak dapat menahan lagi kantung kemihnya yang sudah penuh.


"Hansel..."panggil Keysa perlahan sambil mengguncangkan badan Hansel.


"Hem iya ada apa?"tanya nya Masi menutup mata.


"Kau sangat mengantuk sepertinya,tidurlah!"ucapnkeysa akhirnya tak tega harus membangunkan Hansel.


Hansel tak mendengar suara Keysa lagi, ia akhirnya membuka matanya dan mendapati Keysa yang sedang menggigit bibir bawahnya pelan.


"Hey kau kenapa? Apa kaki mu sakit lagi?"ucap Hansel panik saat melihat Keysa yang sedang menahan rasa sakit.


"Tidak bukan itu Hansel,"ucap Keysa lirih.


"Tidak ada penolakan,kita kedokter sekarang, aku akan memanggil solupir untuk menyiapkan mobil,"ucap Hansel mengambil dompet dan hendak keluar dari kamar.


"Aku sesak buang air kecil Hansel!"teriak Keysa dengan mata yang berkaca kaca. Hansel tiba tiba menghentikan langkahnya dan terkejut melihat Keysa yang mulai menangis.


"Shutt... jangan menangis,ayo sekarang kita kekamar mandi,"ucap Hansel mengelus kepala Keysa dan menggendong nya kekamar mandi dengan perlahan.


"Pelan pelan,"ucap Keysa saat ia meletakkan nya dikamar mandi,"sekarang cepat keluar aku sudah tidak tahan,"


"Kau buang air kecil saja,aku tidak akan mengintip, aku letih jika harus keluar dan langsung masuk lagi."ucap Hansel sambil memasukkan tangannya kedalam saku.


"Jadi kau tidak ikhlas membantuku? Yasudah pergilah!"ucap Keysa dengan wajah yang ditekuk.


"Bukan begitu , ahh sebaiknya kau buang air kecil saja jika tidak perutmu akan sakit."ucap Hansel malas berdebat dengan Keysa.


"Tapi itu..."


"Cepatlah!"


Janji jangan mengintip!"peringat Keysa membuat Hansel mengerutkan keningnya.


"Baiklah anak kecil,"


"Berbalik lah dan tangan mengintip,"seru Keysa lagi membuat Hansel mulai jengah.

__ADS_1


Setelah beberapa saat Hansel memunggungi Keysa namun Keysa belum juga selesai.


"Apa masih lama?" tanya Hansel Masi berbalik badan.


"Sudah dari tadi."ucap Keysa polos membuat Hansel langsung membalikkan badannya.


"Kenapa kau tidak memanggilku saat sudah selesai."


"Aku hanya mengetes mu, apakah kau akan berbalik mengintupmu atau tidak,"


"Dasar badanmu saja datar begitu,aku tidak ada niatan untuk mengintupmu anak kecil!"


Keysa langsung memasang wajah tak sukanya, bagaimana bisa Hansel mengeatai tubuh nya yang proporsional ini.


"Hey apa matamu tidak bisa melihat?body ku ini bagus tau!" seru Keysa tak terima.


"Asal kau lupa nona, aku memang belum melihat body mu itu."tunjuk Hansel pada Keysa membuatnya langsung terdiam.


"Jangan sampai Hansel malah mau melihat body ku.Kenapa kau malah memancingnya Keysa,dasar bodoh!"batin Keysa meruntuki dirinya sendiri kenapa ia sampai keceplosan.


"Ah sudah lupakan saja,sekarang bawa aku kedalam kamar,"ucap Keysa manja sambil mengulurkan kedua tangannya.


Hansel menggendong Keysa kedalam kamar dan meletakkan hati hati ditempat tidur,


"Aku akan memanggilkan pelayan untuk membawkan makanan mu kesini,"Hansel berjalan keluar pintu tapi belum sempat keluar Keysa sudah bertanya tentang pekerjaan nya.


"Aku akan bekerja setelah siang,berkas yang kukerjakan semalam belum selesai dan aku rasa aku akan menyelesaikan nya dirumah saja."


"Baiklah kalau begitu, Hansel apa aku boleh meminta sesuatu?"


"Kau mau apa?"


"Aku ingin jus mangga dengan gula merah ya,"


" Hanya itu saja?"


" Kurasa hanya itu saja."


" Kalau begitu tunggu disini, aku akan menyuruh pelayan membuatkannya untukmu."ucap Hansel pergi keluar namun Keysa malah memanggilnya lagi.


"Hansel!" panggil Keysa membuat Hansel merasa jengkel.


"Ada apalagi Key? Jangan membuatku tak jadi mengambilkan makanan mu,"


"Ahh tidak jadi..."ucap Keysa sedih melihat raih wajah Hansel yang terlihat sangat kesal.

__ADS_1


Hansel merasa tak enak karena telah meninggikan suaranya dan membuat Keysa menjadi takut."apa yang kau inginkan hem?"


tanya Hansel sambil mengusap puncak kepala Keysa dengan lembut.


Keysa langsung mendongak meneriman perlakuan lembut Hansel,jika sudah seperti ini maka rasa kesal dan marahnya akan langsung hilang.


"Bolehkah kau memindahkan Ema ke bagian dapur saja atau kau bisa menyuruhnya membersihkan bagian dalam mansion ini saja."


"Ema? memangnya dia siapa?"tanya hsnel dengan kening berkerut bingung,ia tak mengenal siapa itu Ema.


" Ema adalah pelayan yang haisanya mengurus bunga di taman belakang,dan sekarang kami sudah menjadi teman. Jadi aku mau dia bekerja dibagian dakam mansion saja agar kami bisa sering bertemu."


"Berikan alasan untuk aku mengabulkan permintaan mu itu,"


Keysa langsung menjawab Hansel dengan cepat,"Hansel kau tau kan di mansion seluas ini aku tidak memiliki teman, dan kau juga jarang dirumah jadi aku tidak punya teman untuk bertukar pikiran bahkan teman berbicara saja tifak ada karena mereka semua sibuk dengan urusannya masing-masing. Jadi kumohon tolong pindahkan Ema ya?" punya Keysa dengan wajah memelas ya membuat Hansel berpikir sebentar.


"Baiklah, tapi jika dia bekerja dengan hasil yang buruk, aku akan langsung memecatnya."ucap Hansel Sirius, dia memang tidak pernah bermain main dengan ucapannya.


"Baiklah, aku percaya kepadanya.Krlihatannya dia orang yang baik dan bertanggung jawab."


"Jadi aoa kau sudah selesai bicara agar aku bisa turun dan pelayan bisa mengantar kan mu sarapan untuk pagi ini."


"Sebenarnya Hansel..."ucap Keysa ragu.


"Apa lagi?"Hansel langsung menghembuskan napasnya kasar .


"Hehe tidak ada, aku hanya ingin bilang hati hati menuruni tangga nanti kami mu terluka dan aku harus menggendong mu lagi."ucap Keysa membuat Hansel hanya bisa menggelengkan kepalanya melihat tingkah kekanak kanakan gadis didepannya ini.


Saat Keysa sedang sibuk memainkan ponselnya pintu kamar dibuka dan menampilkan Ema dengan sarapan yang ia bawa.


"Kenapa bisa kau yang mengantarkan nya Ema?"tanya Keysa heran.


"Maaf jika nyonya tidak suka, tapi saya disuruh tuan Hansel untuk mengantarkan sarapan Anda nyonya."jawab Ema sambil meletakkan sarapan Keysa diatas meja.


"Ehh buka aku tidak senang,tapi aku heran kenapa kau tiba tiba yang mengantarkan ku sarapan."


"Saya juga tidak tau nyonya, bahkan tuan juga memperingatkan saya untuk menjaga anda dan memenuhi semua keperluan Anda nyonya!"


Keysa kaget ,ternyata Hansel langsung mengabulkan permintaan nya dan sekarang ia tidak akan selalu kesepian karena sudah ada Ema yang menjadi temannya.


"Ternyata dia baik Ema, padahal aku berpikir dia akan mempertimbangkan nya terlebih dahulu tapi ternyata tidak,"


"Tuan seperti nya sangat menyayangi anda nyonya, tadi saja tuan sempat mengancam saya jika terjadi sesuatu yang buruk pada anda."


"Benarkah? Dia mengancam mu apa?" tanya Keysa penasaran

__ADS_1


"Tuan mengatakan jika sesuatu terjadi maka saya akan dipecat dan tuan akan membalas perbuatan saya,"ucap Ema takut saat membayangkan wajah serius Hansel saat berbicara dengannya tadi.


"Memang dia pandai sekali membuat orang ketakutan ya,"ucap Keysa tertawa melihat ekspresi Ema yang terlihat takut apalagi saat mengatakan jika Hansel mengancamnya


__ADS_2