
"Nah itu dia Key, karena pertandingan nya tidak lama lagi itu yang buat gue khawatir!"
"Sebenarnya apa yang kau maksud Ra?
dari tadi kau berbicara mutar mutar membuatku semakin bingungnya!"protes Keysa yang tak paham dengan apa yang dibicarakan.
"Jadi sekolah kita akan..."Laura menggantung kalimatnya membuat Keysa semakin penasaran.
" Ngomong cepetan kek Ra,jangan bikin orang penasaran deh!" kesal Keysa karena temannya itu terus saja menggantungkan kalimatnya.
"Sabar lah,jadi karena pertandingan nya gak lama lagi,sekolah bakalan nunjuk salah satu dari tim kita buat gantiin posisi Lo sebagai kapten Key!"ucap Laura dan langsung membuat Keysa kaget mendengar berita yang ia bawa.
"Maksud Lo apaan! Jadi kalian gak sempat gitu nunggu kaki gue sembuh? Jadi selama ini prestasi yang udh kita buat itu gak ada gunanya?" tanya Keysa penuh amarah. Bagaimana bisa pihak sekolah langsung ingin menggantikannya saat ia terluka. Padahal Keysa sudah mengabari jika kesehatannya sudah mulai membaik.
"Gue juga gak tau key,yang harus ngomong kesekolah itu elo. Kita tuh cuma bisa ngikuti arahan dari sekolah,"jelas Laura berharap Keysa bis meredam amarahnya.
Hansel yang melihat ekspresi dan nada bicara Keysa yang berubah menjadi penasaran, sebenarnya apa yang Keysa bicarakan dengan temannya itu ditelpon. Hansel ingin bertanya tapi melihat Keysa yang masih dengan amarah berbicara dengan temannya ditelpon,ia memilih mengurungkan niatnya.
"Terserah kepsek aja lah. Gue cuma bisa nunggu keputusan dia,kalo dia emnag gak sabar nunggu gue sembuh yaudah,"kesal Keysa.
"Yah key, Lo jangan kaya gitu dong!"Laura tau jika Keysa sangat kesal dengan usulan dari sekolah,pasalnya Keysa telah lama mengimpikan bermain di pertandingan kali ini tapi ia malah ingin digntikan karena kakinya yang masih cidera.
__ADS_1
"Yaudah deh Ra,terserah kalian aja,"ucap Keysa putus asa.
"Key,tapi kan–"
Tut Tut....
Ucapan Keysa langsung terputus saat ia memutuska panggilan sepihak. Ia sangat kesal saat ini,pasalnya ia telah lama memimpikan pertandingan yang akan dilakukan karena ini merupakan pertandingan terakhirnya karena ia akan lulus SMA,tapi sekarang karena kakinya yang sakit ia malah mau digantikan,aplagai pihak sekolah tidak berbicara langsung kepadanya melaibkan melalui perantara Laura temanya.
Hansel yang meluhat Keysa mematikan ponselnyaa dan langsung emnunujkkn wajah tidak sukanya membuat Hansel mengerutkan keningnya bingung. Biasanya jika sudah bertelepon dengan sahabatnya Keysa akan langsung semangat dan ceria tapi kali ini ia malah terlihat sangat kesal.
"Hey, kenapa kau terlihat sangat kesal begitu? Biasanya aku akan langsung semangat setelah bertelepon dengan temanmu,ada apa?"tanya Hansel sambil merubah posisinya dududk disamoing Keysa.
"Mereka jahat Hansel,mereka tak memikirkan aku!"Keysa berbicara dengan suara karaunya terlihat ia sedang menahan air matanya agar tak jatuh.
"Pihak sekolah akan menggantikan posisi ku sebagai kapten futsal karena kaki ku yang sedang cidera,"ucap Keysa langsung menghambur kepelukan Hansel dan menumpahkan air matanya. Keysa memang orang yang mudah tersinggung perasaannya dan paling tidak bisa mengendalikan sifat manjanya apalagi sat suasana hatinya yang buruk.
"Lalu apa masalahnya? Kaki mu kan emmabg masih sakit Key?"ucap Hansel santai.
"Ihh kau tidak mengerti!"sambil mencilu it perutnya kuat membuat Hansel megaduh kesakitan.
",Auuu, jangan mebcubitku itu sangat sakit Key! Memangnya kenapa jika kua tidak ikut bertanding?"kini suara Hansel berubah menjadi lembut,sambil menaruh kepala Keysa di atas pahanya memudahkan Hansel mengelus lembut kepala keysa.
__ADS_1
"Aku telah lama menantikan pertandingan ini.Ini adalah pertandingan yang diadakan dua tahun sekali dan membawa nama harum sekolahnya masing-masing. Dulu saat aku masih k las satu aku tidak bisa ikut karena aku masih anggota abru tim futsal putri,tapi sekarang aku sudah kelas tiga dan ini adalah saatnya aku mengikuti pertandingan ini,"jelas Keysa panjang lebar membuat Hansel tau apa yang membuat Keysa begitu marah sejak bertelepon dengan temannya.
Hansel tersenyum dan tangannya masih dengan lebut mengelus rambut Keysa membuat rasa nyaman, "Apakah pertandingan ini begitu penting bagimu?"tanya Hansel membuat Keysa mendongakkan kepalanya menatap mata yang menedugkan hatinya.
"Pertandingan ini sangat berarti bagiku, aku sudah menunggu selama dua tahun dan ini adalah kesempatan terakhirku untuk bermain karena tahun depan aku sudah lulus,"
"Yasudah kalau begitu,aku akan mencari jalan keluar nya agar kau bisa ikut bermain,tapi dengan satu syarat!"ucap Hansel menhuat Keysa sembagt dan juga penasaran dengan sayarat yangbia ajukan.
"Apa syaratnya? Kau tidak akan mengajukan sayart yang sulit dipenuhi kan?" Keysa menyipitkan matanya menerawang syarat yang mungkin akan Hansel berikan padanya.
"Tidak, sayarat nya kau harus benar benar puluh agar bisa mengikuti pertandingan,jika kau belum pulih maka aku sendiri yang akan menyeret mu dari lapangam bola itu agar kau tidak jadi bermain,"
"Hanya itu? Oh baiklah aku akan istirahat yang cukup agar bisa cepat sembuh,jika bisa kau bisaembayar dokter spesialis untuk mebgibati,"memberi pendapat agar Keysa lebih cepat sembuh lagi dan bisa ijt bermain futsal.
"Hadis selama ini dokter yang merawat mu adalah dokter abal abal?dia adalah salah satu dokter yang hebat di negara ini,dan kau seharusnya tau jika aku tidak letnah asal dalam memilih apapun,termasuk dokter keluarga ku."jelas Hansel membuat Keysa tertawa,padahal tadi ia hanya ingin bermain tapi Hansel malah langsung terbawa suasana.
"Tidak aku hanya bercanda,aku tau kalau kau itu bukan orang biasa dan akan memakai dokter abal-abal .Kau adalah seorang Hansel Piterson seorang pebisnis yang memiliki harta kekayaan yang sangat banyak,jika dibandingkan dengan ku ,aku hanya remah remah kerupuk." ucap Keysa mendramatisir membuat Hansel malah semakin kesal.
"Hey apa kau mengejek ku lagi?jika iya aku tidak akan membantumu untuk ikut pertandingan futsal mu itu!"ancam Hansel membuat Keysa langsung panik seketika. Jika benar benar tidak ikut bermain maka segala latihannya selama ini akan sia sia.
"Hey aku hanya bercanda Hansel,kau tau kan aku sangat ingin ikut bertanding jadi tidak mungkin aku malah mencari masalah denganmu dan membuat ku tidak bisa ikut,"jelas Keysa sambil tersenyum renyah.
__ADS_1
"Yasudah kalau begitu aku keluar dulu,aku ada pekerjaan sebentar,"jelas Hansel dan beranjak dri duduknya. Hansel meninggalkan Keysa didalam kamar sendirian karena ada hal penting yang harus ia siapkan.
"Untung saja dia tidak marah kepadaku,jika tidak sudah pasti dia tidak akan membantuku.Semoga saja aku bisa ikut bermain!"ucap Keysa dan memiliki h untuk tidur karena kakinya sudah lebih banyak k setelah Hansel memijatnya tadi.