
Pagi itu, terlihat seorang gadis cantik, dengan mengenakan kaos putih dan celana jeans-nya, menyelusuri jalanan yang cukup ramai dipagi hari.Banyaknya mobil dan sepeda motor yang berlintasan didepannya, membuat dya menghentikan langkah kaki yang hendak menyeberangi jalanan ramai tersebut.
Tanpa sengaja,mata gadis itu tertujuh pada sosok gadis kecil yang hendak berlari menyeberangi jalanan ramai, tanpa memperhatikan banyaknya mobil yang melintas dan hampir merenggut nyawanya. Dengan sigap Cahaya berusaha menyelamatkan gadis kecil yang saat ini berada didekapannya.
"Kamu tidak apa apa",Cahaya bertanya kepada gadis kecil itu, yang jika diliat dari ukuran tubuh dan wajahnya masih berusia sekitar 6 tahun.
"Aku baik baik saja kak", sahut Aqila,gadis kecil yang berada didekapan Cahaya dengan wajah yang dipenuhi rasa takut.
"Kamu harus hati hati sayang,gak boleh asal lari gitu aja ditengah jalan", Cahaya mengelus rambut gadis imut tersebut.
__ADS_1
"Sayang kamu tidak apa apa, kenapa kamu berlari sayang,mama gak tau harus gimana jika terjadi sesuatu pada mu sayang".ibu itu terlihat menangis memeluk gadis kecil yang baru saja diselamatkan oleh Cahaya.
"Terima kasih nak, sudah menyelamatkan putri saya, perkenalkan nama saya Aini mamanya Aqila".
"Ia sama sama Bu,kalau begitu saya permisi dulu ya Bu",Cahaya hendak pergi meninggalkan ibu dan anak yang tadi sempat dia tolong,namun suara sih ibu dari anak kecil tersebut menghentikan langkahnya," Tunggu nak bolehkan saya tahu nama kamu,dan bisakah kita ngobrol sebentar".
"Nama saya Nur Cahaya Oktaviana Bu,Cahaya melihat jam yang melingkar ditangannya, yang sudah menunjukan pukul 08.05 WIB."Baik lah Bu, kebetulan saya masih punya waktu dua jam lagi,bagaimana kalau kita duduk di taman itu dulu bu".
Bu Aini memperhatikan wajah Cahaya yang terlihat Cantik,dan sifat yg penuh kelembutan maupun kesopanan,sangat menyejukkan hati dan membuat nyaman siapa saja yang dekat dengannya,dalam hati Bu Aini ingin lebih mengenal Cahaya lebih dalam lagi,dalam hati dan pikirannya timbul niat untuk mendekatkan Cahaya dengan anak laki laki nya yang terkenal cuex,dan jutek kepada orang lain.
__ADS_1
Bu Aini yakin Cahaya bisa merubah sifat anak lelaki satu satunya tersebut,agar bisa berubah lebih baik dan membuat anak nya itu bahagia.
Lamunan Bu Aini tersentak dengan panggilan dari putri kecilnya,"mama,kak Cahaya boleh gak main kerumah kita, Aqila ingin main sama kak Cahaya di rumah,Aqila gak punya teman ma",Bu Aini pun tersenyum dan mengangguk an kepalanya,"Boleh saja sayang jika kak Cahaya tidak keberatan",
"Kak Cahaya mau kan",tanya gadis kecil itu dengan wajah penuh harap.
Cahaya yang mendengarnya langsung tersenyum, dan menjawab sembari mengelus kepala gadis kecil tersebut dengan penuh kasih sayang."Bukan kakak tidak mau sayang, tapi kakak masih ada janji dengan teman kakak,kakak janji lain waktu akan main kerumah adx Qila,nanti kakak akan memberikan no handphone kakak ke mama Qila, jika adx kangen hubungi aja kakak oke", "Kakak janji ya jangan bohong sama Aqila",ucap Aqila "ia sayang kakak janji",hingga tak terasa jam sudah menunjukan pukul 10.00 WIB.
Saatnya Cahaya pamit untuk menepati janji bertemu dengan teman dekatnya,"Bu saya pamit dulu ya, teman saya sudah menunggu saya", pamit Cahaya kepada Bu Aini,"Oh gitu ya,tapi sebelumnya ibu boleh gak minta no hp kamu nak".
__ADS_1
Cahaya pun tersenyum dan berkata ,"oh ia lupa maaf Bu, boleh kok Bu", Cahaya menyebut kan no handphonenya,dan setelah itu berlalu pergi meninggalkan kedua ibu dan anak tersebut.
Maaf ya teman teman,🙏jika ada salah dalam penulisan kata q mau pun letak spasi atau tanda bacanya,karna AQ baru belajar dan ini pertama kali nya mohon kritik dan sarannya ya teman teman😊