Cinta Hadir Seiring Berjalannya Waktu

Cinta Hadir Seiring Berjalannya Waktu
57.Panggilan Sayang


__ADS_3

"Sayang,besok aku bakal dinas luar selama 3 hari,kamu mau ikut gak Yank.!" yang ditanya bukannya langsung menjawab, melainkan wajah kebingungan yang tampak diwajahnya.


Cahaya merasa bingung dengan sebutan yang baru saja diucapkan sang suami.


"Icha,kok kamu gak jawab pertanyaan aku sih."Yoga kembali membuat Cahaya semakin bingung."


"Kamu salah minum obat ya Yog,malam ini kamu panggil aku dengan sebutan aneh deh,atau kamu lagi ngayalin pacar kamu yang lain ya."tuduh Cahaya pada Yoga.


Yoga tersenyum."Mulai sekarang kamu harus terbiasa dengan sebutan "Sayang" mau pun "Icha", karna keduanya adalah panggilan sayang dari ku."ucap Yoga sambil mengelus kepala Cahaya dan berlalu pergi menujuh ranjang mereka


"Sini yank."ajak Yoga sambil menepuk nepuk bantal yang berada disebelahnya,Cahaya pun menurut dan segera naik keatas tempat tidur,"


"Jadi gimana kamu mau ikut aku gak besok."kembali Yoga bertanya kepada Cahaya.


"Tidak,kamu kan mau bekerja bukan berlibur,aku dirumah aja deh Yog."


"Kamu yakin yank,atau mau aku antar kerumah mama."

__ADS_1


"Gak usah Yog,lebih baik aku dirumah aja,kan ada bibi juga dirumah,jadi aku gak sendirian."


"Yasudah,jika kamu maunya seperti itu,hari ini aku sangat Lelah,kita tidur yuk,dan biarkan aku tertidur sambil memeluk tubuh mu sayang."Yoga berkata dan kemudian mengecup kening istrinya,sebelum mereka terlelap.


***


Yoga sudah terlihat rapi dan siap untuk berangkat kerja,namun disaat ia turun dari kamarnya, ia melihat sang istri sedang merawat bunga di dalam ruang tamu,ia meletakan tas kerjanya dimeja makan,,lalu melangkah untuk mendekati sang istri,tanpa suara Yoga mengambil satu pot bunga dari tangan sang istri,serta membalikan tubuh sang istri yang tadinya membelakangi dirinya, sehingga kini mereka sudah saling berhadapan,Yoga ingin memeluk tubuh sang istri yang sangat ia cintai.


"Aku bakal kangen sama kamu yank,3 hari aku bakal jauh dari mu,jangan nakal ya selama aku gak ada dirumah."Ucap Yoga dengan suara manjanya.



"Ia aku gak bakal nakal kok,jadi kamu jangan takut,pokus aja kepekerjaan kamu agar cepat selesai dan segera kembali kerumah."


Yoga langsung memeluk erat sang istri,dya merasa ragu untuk meninggalkan sang istri, bukannya Yoga tidak percaya dengan ucapan Cahaya,hanya saja ia merasa berat, jika harus berjauhan dengan istrinya,jangankan 3 hari,1 jam saja dia tidak melihat sang istri, rasa hampa dan kerinduan menghampirinya, seakan ia tak ingin jauh jauh dari pujaan hatinya tersebut.


"Aku bakalan rindu banget sama kamu yank,aku akan usahain agar cepat kembali,aku gak mau ngebiari Istri ku yang cantik ini sendirian dirumah,aku takut jika aku pergi sampai 3 hari, posisi ku sebagai suami mu bakal digantikan orang lain,jadi aku gak mau lama lama jauh dari mu yank."

__ADS_1


Cahaya hanya dapat tersenyum mendengar kekonyolan sang suami.


"Ya sudah, kamu sarapan dulu keburuh siang loh ,ayok aku temani kamu sarapan pagi."


Cahaya menarik tangan Yoga menuju ruang makan keluarga,dengan telaten ia melayani sang suami dimeja makan tersebut,dari mengambilkan nasi,sayur dan minum,Yoga hanya menatap wajah sang istri, tanpa berkedip sedikit pun,dalam hati ia merasa sangat beruntung memiliki istri yang Cantik,pengertian dan sangat penyayang seperti Cahaya.


" Ini buruan dimakan keburu dingin."


Cahaya menyodorkan piring yang sudah ia isi nasi lengkap dengan sayurnya.


"Suapin yank."rengek Yoga dengan manjanya.


Cahaya hanya menuruti keinginan sang suami untuk menyuapi nya,,tanpa mereka sadari sepasang mata menyaksikan adegan mesra mereka diruang makan tersebut,,sehingga menimbulkan senyum diwajahnya yang sudah menua.


"Den Yoga benar benar tampak bahagia,dan benar benar sudah berubah,,tidak seperti biasanya yang pendiam dan susah diajak bicara,,semoga hubungan mereka kekal hingga maut memisahkan mereka ya Allah."batin sang bibi yang sedang berdiri didapur,,,


Bersambung....

__ADS_1


__ADS_2