Cinta Hadir Seiring Berjalannya Waktu

Cinta Hadir Seiring Berjalannya Waktu
70.Numpang Makan


__ADS_3

Kini semua masakan Cahaya sudah tertata rapi diatas meja makan.


Yoga juga ikut membantu Cahaya menata hidangan tersebut,namun disaat Yoga akan mengambil hidangan terakhir dari dapur,tiba tiba saja bel rumah mereka berbunyi menandakan ada tamu yang datang kerumah mereka.


"Mas aku buka pintu dulu ya". pamit Cahaya pada Yoga


"Oke sayang".


Yoga pun lanjut menata makanan diatas meja makan.


"Wah wah wah, seorang Yoga sejak kapan sih mau masuk dapur, Salut aku, begitu banyak perubahan dalam diri seorang Yoga selama menikah". ejek Arief yang gak tau sejak kapan berdiri dipintu dapur memperhatikan Yoga secara diam diam.


Cahaya hanya tersenyum manis menlihat raut wajah sang suami yang terlihat jengkel dengab ucapan Arief.


"Bisa diam gak kamu Rief, ada perlu apa kamu pagi pagi kerumah aku". tanya Yoga kepada Arief.


"Idiihh galak banget,emang gak boleh ya aku kerumah kamu mentang mentang udah punya istri terus lupa sama sahabat sendiri tega benget". ungkap Arief dengan raut wajah yang dia buat sememelas mungkin.


Namun bukannya Yoga merasa bersalah,ia malah lebih memilih menoyor kepala Arief sehingga membuat Cahaya tertawa melihat perdebatan antara suami dan temannya tersebut.


" Makanya kamu itu cepat cari istri juga biar gak punya waktu buat datang kerumah aku ganggu orang di pagi hari aja". ucap Yoga

__ADS_1


"Aku juga ingin cepat cepat menikah, tapi mau gimana lagi Cahaya lama banget sih jadi Jandanya".Arief sengaja memancing emosi Yoga


"Anjir, barusan kamu bilang apa, "Janda" ini mulut ukuran berapa sih kok kalau ngomong itu asal njeplak aja".Yoga menarik bibir Arief karena emosi mendengar ucapan temannya tersebut.


"Aduh, kok ditarik sih Yog,tar gak seksi lagi loh kalau sempat molor nih bibir tar Cahaya gak naksir lagi deh sama aku",ucap Arief sambil memegangi bibirnya yang baru saja ditarik oleh Yoga.


"Dari dulu pun Cahaya itu gak pernah Naksir ya sama kamu jangan kebanyakan ngayal deh kamu Rief.


"Wah,, kamu lupa ya gini gini aku duluan loh yang dekat sama Cahaya,dan gini gini aku udah sempat loh kencan sama Cahaya,bukan gak mungkin kan Cahaya itu udah ada rasa sama aku kalau saja kamu itu gak nongol dan merebut Cahaya dari aku Yog,entah pun Cahaya memang masih ada rasa sama aku sampai sekarang hanya saja gak berani ngaku takut kamu gak bisa terima kenyataan dan milih lompat dari atas genteng rumah ini ",Balas Arief


"Makin ngaco ya omongan kamu itu, sampai kapan pun Cahaya itu gak bakal mau sama kamu,udah deh ada perlu apa kamu datang kemari". tanya Yoga


" Aku kangen aja sama Cahaya udah lama gak ketemu sama dia", Jawab Arief


Seketika membuat Arief terbungkam dan tak berani berkutik lagi.


"Ia deh ia canda tau,segitu sensitifnya kamu kalau udah menyangkut Cahaya jangan bucin bucin banget napa,aku kemari itu mau nganter berkas sekalian numpang makan tau".balas Arief


" Sini mana berkasnya".Yoga mengulurkan tangan meminta berkas yang dimaksud oleh Arief


Arief pun segera mengeluarkan berkas tersebut dari dalam tasnya.

__ADS_1


"Ini berkas yang harus kamu tanda tangani", Arief memberikan berkas itu ketangan Yoga


dan berniat duduk dikursi berhadapan dengan Yoga ia pun langsung mengambil piring kosong.


"Kamu mau ngapain duduk disitu Rief".


" Ya mau makan dong Yog, masak ia mau mandi".


" Masalahnya Yang ngijini kamu makan disini itu siapa Rief,jangan mimpi".


"Wah bener bener tega kamu Yog sama temen sendiri, Ay liat tuh suami kamu masak aku gak dibolehi numpang makan pagi ini aja Ay aku udah lapar Ay". Mohon Arief dengan wajah memelasnya.


"Mas, biarin dong Arief makan disini,kasian loh mas".Pujuk Cahaya yang seketika membuat Yoga terdiam tanpa berucap sepatah kata pun selain menatap tajam kearah Arief yang diliatnya langsung menarik kursi dan mengambil makanan tanpa memperdulikan tatapan tajam dari Yoga.


Yoga tak bisa menolak jika sudah Cahaya yang berkata.


Tatapan Yoga masih tertujuh kepada Arief yang sudah menikmati sarapan dipiringnya.


" Makan aja yang banyak,dan sekarang tersenyum lah kamu sebelum entar keluar lagi tuh makanan dari dalam perut kamu Rief,Gimana pun caranya aku bakal buat tuh makanan keluar lagi,Liat aja nanti yang pasti gak didepan Cahaya saat ini". Batin Yoga


Bersmabung...

__ADS_1


Terus like Novel aku ya teman teman dan jika suka sama novel aku jangan lupa ya ajak juga teman yang lain buat singgah


TERIMA KASIH.


__ADS_2