Cinta Hadir Seiring Berjalannya Waktu

Cinta Hadir Seiring Berjalannya Waktu
62.Kemesraan


__ADS_3

Cahaya terbangun dari tidurnya,ia melihat sang suami yang masih tertidur lelap dengan tangan masih memeluk tubuhnya,Cahaya berusaha memindahkan tangan sang suami dari tubuhnya dengan sangat pelan,berharap sang suami tak terbangun dengan gerakannya.


Setelah berhasil terlepas dari pelukan Yoga,Cahaya pun turun dari atas tempat tidur dan segera menujuh kamar mandi untuk mencuci muka sebelum berperang didapur.


"Hem..masak apa ya enaknya sebelum Yoga bangun ".batin Cahaya.Disaat Cahaya sedang sibuk dengan alat masaknya tiba tiba Cahaya dikejutkan dengan sepasang tangan yang sudah melingkar dipinggangnya.


" Iss kamu, buat aku terkejut aja deh,pengen ya aku mati jantungan,aku pikir entah tangan siapa tadi,untung aja pisau ditangan ini gak melayang",ucap Cahaya.


"Kenapa udah bangun sih yank,udah gitu ninggalin aku sendirian dikamar tanpa pamit pula",rengek Yoga.


"Aku harus buat sarapan untuk kita sayang,sengaja aku bangun pagi agar gitu kamu terbangun sarapan sudah terhidang dimeja makan", Jawab Cahaya.


" kita kan bisa pesan aja yank buat sarapan jadi kamu gak mesti repot repot masak sayang",ucap Yoga sambil meletakkan dagunya di leher Cahaya namun semakin mempererat pelukan nya.

__ADS_1


"Lebih enak masak sendiri sayang,lagian cuma sebentar kok,tar lagi juga selesai,mending kamu tidur lagi deh,nanti kalau udah selesai baru aku bangun kan ya",balas Cahaya.


"Gak mau ah,aku mau ngeliatin dan menemani istri aku masak aja",ucap Yoga


"Terserah kamu deh"balas Cahaya.


Cahaya pun terpaksa memasak dengan ditemani Yoga yang tak sedikit pun mau melepaskan pelukannya dari tubuh Cahaya.


"Sudah selesai sayang ayo kamu lapar kan,ayo aku temani kamu sarapan pagi",ajak Cahaya kepada Yoga.


Yoga dan Cahaya pun terhanyut oleh suasana dipagi hari itu,Yoga dengan penuh nafsu menghujani setiap tubuh sang istri dengan bibirnya,dan kemudian berkata" Aku sangat mencintai kamu sayang,aku gak bisa hidup tanpa kamu,jangan pernah bosan dengan segala kekurangan ku,dan jangan pernah berpikir untuk meninggalkan aku",Pinta Yoga kepada Cahaya dengan meletakan wajah Yoga dikening Cahaya.


Namun Cahaya hanya terdiam sambil terus menatap tajam wajah sang suami,ia melihat kejujuran dan ketulusan diwajah Yoga,karena tak mendapat jawaban apa pun dari Cahaya Yoga pun kembali bertanya," Kenapa kamu diam saja,jangan bilang kamu sudah terpikir buat pergi dari ku",wajah Yoga berubah marah seketika.

__ADS_1


"Kamu pikir aku bakal diam saja dan ngebiarin kamu pergi gitu aja dari kehidupan aku,setelah kamu datang dan mengisi ruang kosong dalam hati ku,gak segampang itu sayang,aku bakal buat kamu segera mengandung dan melahirkan anak kita,sehingga kamu gak akan bisa pergi jauh dari ku", Ancam Yoga yang seketika membuat Cahaya sangat terkejut dengan ucapan Yoga.


Cahaya tidak menyangka Yoga memiliki pemikiran seperti itu kepadanya,namun tak dapat Cahaya pungkiri hatinya sangat senang mengatahui bahwa Yoga sangat takut untuk kehilangan dirinya.


Disaat Cahaya masih sibuk dengan semua pemikiran yang ada di dalam kepalanya,tanpa sepata kata lagi Yoga pun langsung menggendong Cahaya menujuh kamar tidur mereka kembali.


Bersambung...


Maaf ya buat yang udah nungguin Novel ini update lagi..aku baru bisa up itu pun gak banyak baru satu,tapi aku usahakan untuk up lagi dalam waktu dekat...


makasih udah menyukai novel pertama ku ini dan makasih buat dukungannya..


banyakin like dan Vote nya ya biar aku makin semangat😁..

__ADS_1


Selamat malam dan selamat beristirahat buat semuanya🥰🥰


__ADS_2