
Yoga tertawa melihat tingkah Cahaya yang langsung berlari begitu membalas perlakuan Yoga terhadapnya,,,tanpa Yoga sadari,ia pun langsung berlari mengejar Cahaya tanpa Merapi kan rambutnya yang sudah tampak acak acak namun tak mengurangi ketampanannya.
Begitu sampai diruang tamu mata Yoga langsung tertuju pada Arief yang tiba tiba sudah berada didepan Cahaya
"Kamu sudah lama sampai Rief."
"Belum baru aja Yog,oh ia itu rambut kamu model baru ya,emang acak acakan gitu."Tegur arief yang memperhatikan rambut Yoga.
"Ia ne model baru bosen dengan model biasanya."jawab Yoga dengan santainya.
"Aku mau pamit ne ngajak Cahaya kepesta,oh ia kita kan gak ada janji an ya kenapa malam ini kita bisa kompak pakai jaket hitam...aku kira kamu bakal pakai jas atau apa gitu Yog."
"Jas cukup dipakai kekantor aja,lagi an ini kan pesta pernikahan bukan acara yang bersangkutan dengan pekerjaan jadi gak terlalu resmi resmi kali kan."
"Ngomong ngomong lebih baik kita satu mobil aja Rief,mobil kamu tinggal disini tar pulangnya kamu ambil ,lagian kita kan satu arah dan satu tujuan,usul Yoga pada Arief ,lagian Cahaya istri ku aku takut jika ada yang kenal dengannya akan ada salah paham."
__ADS_1
"Gimana menurut kamu Cah."Arief pun bertanya akan pendapat Cahaya dengan usulan Yoga."
"Aku gak masalah kok Rief kalau kita memang harus bareng sama Yoga dan pacar nya."
"Baik lah kalau gitu kita berangkat yuk, oh ia Cah malam ne kamu cantik banget."puji Arief
Cahaya hanya tersenyum tanpa menjawab pujian Arief,karna disaat yang sama Yoga langsung memperhatikan Cahaya
"Ya udah ayok kita pergi takut kemalaman,kita kan harus jemput Rindu lagi."yaudah ayok naik.
Yoga langsung keluar menghampiri rindu.
"Maaf ya agak lama ada macet tadi dijalan."Yoga berusaha menjelaskan agar Rindu tidak marah.
"Ya udah sayang gak apa apa kok,ayok kita berangkat."
__ADS_1
Dan ketika Yoga membuka kan pintu mobil,Rindu dikagetkan dengan keberadaan Arief dan Cahaya yang ternyata berada satu mobil dengan dirinya dan Yoga.
"Yank kenapa mereka bersama kita sih,kayak gak punya mobil sendiri aja mereka."protes Rindu yang terlihat jengkel.
"Maaf Rin aku yang usulin mereka untuk satu mobil dengan kita."
Tiba tiba Arief bersuara dari tempat duduk belakang .
"Wah kamu ternyata kompakan juga ya sama Cahaya,sama sama bergaun putih,,kayak nya kita benar benar doubel date yang cocok dan kompak deh."
"Ih amit amit andai aku tahu dia juga bergaun putih gak bakal aku pakai ini."jawab Rindu sambil melemparkan tatapan tidak suka kepada Cahaya
Namun yang ditatap tidak terlalu ambil pusing,Cahaya lebih memilih untuk membuka kaca mobilnya untuk melihat lampu lampu yang menerangi jalan pada malam itu .menurutnya sangat indah.
Namun terpaan angin yang berasal dari kaca jendela mobil yang ia buka berhasil menyapuh wajah cantiknya dan membuat rambut Cahaya sedikit menutupi wajah cantiknya,Yoga yang melihat Cahaya dari kaca spionnya semakin terpanah akan kecantikannya.
"Dia benar benar wanita yang aneh,,,biasanya jika wanita yang sudah berdandan untuk sebuah acara gak akan rela jika rambut yang sudah disalon selama berjam-jam berantakan karna terkena angin tapi dia malah menantang angin dan membuat rambutnya berserakan namun tetap tak mengurangi kecantikannya."batin Yoga.
Maaf teman teman jika ada kata atau penulisannya yang salah
__ADS_1
Terima kasih karna sudah mau mampir di novel pertama aku😊