
Selesai berbelanja Bu Aini,Aqila dan Yoga langsung pulang kerumah mereka.Setelah sampai dirumah,tiba tiba handphone Yoga berdering,menandakan panggilan masuk dari Rindu kekasihnya.
Vita: Sayang kamu kemana aja sih,katanya mau nemenin aku belanja gimana sih!!"
Yoga: Maaf sayang tadi habis nemenin mama dan Aqila benlanja sebentar,ya udah ini aku langsung kesana ya, kamu tunggu aku datang oke.
Vita: cepatan ya,jangan lama lama aku udah bosen ne nunggu kedatangan kamu.
Yoga:ia sayank
Yoga yang belum meletakan kunci mobil langsung permisi kepada mama nya untuk pergi lagi.
"Ma,Yoga pergi sebentar ya ma, ada janji sama Rindu ma."
"Tapi kan kita baru sampai nak,apa kamu tidak lelah." Bu Aini merasa kasihan kepada putranya yang memang belum sempat istirahat mau pun duduk sebentar.”Tidak kok ma,Yoga tidak lelah,ya udah Yoga berangkat dulu ya ma."
"Ya sudah hati hati ya nak, jangan ngebut ngebut dijalan".
__ADS_1
"Oke ma." jawab yoga sambil berlari menujuh ke mobilnya.
Kini Yoga dan Rindu sudah berada didalam mobil,dan sedang dalam perjalanan menuju kesebuah mall.
Yoga: kamu mau beli apa yank.
Rindu:belum tau yank,liat tar aja apa yang buat menarik disana.
Sesampai di mall tersebut, Rindu dan Yoga berjalan mengelilingi mall tersebut.Namun Rindu dikejutkan oleh tangan seseorang yang memegang tangannya dari belakang.
Andri: Seharusnya aku yang tanya kamu sendiri Lagi apa disini dan siapa pria ini menunjuk ke arah Yoga.
Wajah Rindu terlihat pucat dan berkeringat.
Yoga: Kamu sendiri siapa, dan apa hubungan mu dengan Rindu.
Andri : Aku yang seharusnya tanya kamu siapa,dan kenapa bisa dekat dengan pacar ku,aku dan Rindu akan segera bertunangan.
__ADS_1
Rindu tampak menangis menghadapi situasi tersebut,ia berusaha memegang tangan Yoga seerat mungkin,"maafin aku."
"Yoga dengerin penjelasan aku dulu." Namun Yoga segera menepis tangan Rindu, "mulai detik ini jangan pernah hubungi aku lagi,dan jangan pernah kamu muncul dihadapan aku ngerti!".
Yoga pergi meninggalkan Rindu dan Andri dengan emosi yang meluap dihati dan kepalanya.
"Ahhhhhhh berengsek kamu Rindu,tega kamu lakuin ini semua ke aku,selama ini aku selalu ada untuk mu,selalu memberikan apa mau mu,namun ini balasanmu pada ku,aku gak pernah main main dengan hubungan kita Rindu sialan."
Bu Aini dan Aqila mendengar suara kaca yang pecah jatuh dilantai dari arah kamar Yoga,dengan langkah yang terburu buru Bu Aini membuka pintu kamar Yoga dan melihat banyak nya kaca bingkai dan photo Yoga bersama Rindu berantakan dilantai .
Bu Aini pun memutuskan untuk masuk dan memeluk Yoga yang sedang menangis,Yoga terlihat menjambak rambutnya,terlihat jelas kesedihan dan kekecewaan terpancar dari wajahnya.Bu Aini pun memeluk Yoga dan berkata "kamu kenapa sayang".
"Rindu ma,dya tegah mainin hati Yoga ma,dya jadiin Yoga permainan dya ma,Yoga gak bisa terima ini semua ma."
"Sabar sayang,mungkin dya bukan yang terbaik untuk kamu nak,lupain dya kamu harus kuat nak,masa depan kamu masih panjang,masih banyak wanita yang lebih baik diluar sana nak,kamu harus kuat jalani ini semua." Yoga semakin menangis didalam pelukan sang mama.
Bersambung....
__ADS_1