Cinta Hadir Seiring Berjalannya Waktu

Cinta Hadir Seiring Berjalannya Waktu
10.Kebahagian diwajah Aqila


__ADS_3

"Gini nak Cahaya,ada hal yang ingin ibu bicarakan sama nak Cahaya,ibu harap nak Cahaya tidak keberatan."


"Apa itu Bu, insya alah jika Cahaya sanggup akan Cahaya terima."


"Nak Cahaya mau gak menikah dengan anak ibu "Yoga".


"Ha!, ibu gak lagi bercanda dengan Cahaya kan Bu."


"Tidak nak,ibu serius dan Yoga sendiri yang mengusulkan rencana ini nak."


Cahaya pun menolehkan kepalanya ke arah Yoga.


"Yah benar ini memang kemauan aku,karna aku liat Aqila sangat menyayangi dan menginginkan kamu selalu didekatnya". Yoga berusaha memberikan alasan dya memilih untuk menikahi Cahaya. "Tapi kita kan gak dekat maupun kenal." Cahaya berusaha menolak.


"Kak,Aqila mohon kakak mau ya Nerima Abang Aqila,dan Aqila mohon jadilah kakak buat Qila kak."


"Tapi sayang,gak mesti kayak gini pun kakak sudah menganggap Qila kayak Adek kakak sendiri." pujuk Cahaya kepada Aqila,namun Aqila segera menggelengkan kepalanya." "Enggak kak,beda kak,Aqila takut suatu hari nanti kakak akan ninggalin Aqila kak,Aqila takut jika nanti kakak menikah dengan orang lain akan ngelupain Aqila, atau kakak akan dibawah pergi jauh oleh suami kakak Aqila takut kak.

__ADS_1


Cahaya tidak tegah melihat air mata gadis kecil itu.namun dya juga tidak mungkin menerima usulan yang tidak pernah terpikir sedikit pun dikepalanya.Namun setelah lama berdiam diri akhirnya Yoga bersuara. "Bisakah kita bicara sebentar berdua saja." Yoga pun menarik tangan Cahaya tanpa menunggu jawaban dari nya.


Ditaman depan rumah Yoga dan Cahaya duduk diatas ayunan,dan terlihat canggung untuk saling memulai obrolan mereka.


Yoga:Ku harap kamu tidak akan salah paham, aku melakukan ini semua hanya demi Aqila,dya adik AQ satu satunya,dari lahir tubuh dan jantung nya sangat lemah sehingga menyebabkan dya mudah sakit,aku sangat menyayanginya dan aku ingin dya bahagia,kamu tenang saja aku tidak menyukaimu sama sekali,dan jika kita menikah nanti aku hanya ingin kita menjadi teman,aku janji akan memperlakukan mu sebaik mungkin,aku akan memberimu kebebasan,dan kita akan bercerai jika suatu hari nanti kamu atau aku sudah menemukan pasangan masing masing,dan aku tidak akan menyentuh maupun menuntut kewajibannya sebagia istri ku,apakah kamu mau!.


Cahaya: Kenapa harus aku,kenapa kamu tidak menikah saja dengan pacar mu.


Yoga: Aku baru putus dengan pacar ku,dan lagi Aqila hanya menyukaimu dya memohon pada ku untuk menjadikan mu keluarga kami dan aku pikir dengan cara aku menikahimu akan membuat dya bahagia.


Cahaya: Sekali pun harus mengorbankan kebahagian mu sendiri!.


Aku hanya berusaha untuk membuat nya bahagia,walau harus berkorban tidak masalah untuk ku.Aku harap kamu mau mewujudkan keinginannya sampai nanti dya bosan dengan mu,dan saat itu juga kamu bebas untuk pergi meninggalkan kami.


Cahaya: Baik lah aku setujuhi.


Yoga: Terima kasih banyak.

__ADS_1


Cahaya: Tapi kamu janji hanya akan menganggap ku sebagai teman kan.


Yoga: Hahaha sedikit pun aku tidak berharap lebih pada mu.


Cahaya: Oke deal


Cahaya dan Yoga memutuskan untuk masuk kan memberitahukan kabar bahagia tersebut pada mama dan adik nya.


Sesampainya mereka diruang tamu tempat Bu Aini dan Aqila menunggu keputusan mereka.


Yoga; Ma,kami memutuskan untuk menikah bulan depan.


Bu Aini: Kalian serius .?? Bu Aini tak mampu menyembunyikan kebahagian yang terpancar dari wajahnya.


Yoga: Ia ma kami serius!


Aqila berlari untuk memeluk Yoga dan Cahaya terima kasih bang dan kak cahaya Aqila mencium pipi cahaya dan Yoga bergantian.

__ADS_1


bersambung,,


__ADS_2